Bye Facial Konvensional, Saatnya Beralih ke Photo Facial Tanpa Sakit

Vania Rossa
Bye Facial Konvensional, Saatnya Beralih ke Photo Facial Tanpa Sakit
Ilustrasi perawatan wajah. (Shutterstock)

Photo facial dilakukan menggunakan teknologi modern, tanpa rasa sakit seperti pada facial konvensional.

Suara.com - Buat kamu yang suka facial, pasti familiar dengan sensasi sakit dan cekit-cekit ketika komedo diekstraksi dari kulit wajah. Ditambah lagi efek kulit kemerahan sesudahnya, yang bikin kamu harus segera pulang ke rumah untuk mengistirahatkan kulit. Langsung ke mal setelah facial? Big no-no!

Tapi kejadian di atas tak akan lagi kamu alami jika beralih ke photo facial, bentuk modern dari facial yang selama ini kamu kenal. Selain tidak sakit, photo facial menawarkan deretan kelebihan dibanding facial konvensional.

Menurut dr. Anangga Dipamira atau biasa disapa dr. Mira dari Zap Clinic, jika facial konvensional umumnya identik dengan proses ekstraksi komedo atau mengeluarkan komedo, di photo facial tidak ada tahapan ini. "Itu sebabnya, photo facial bisa dibilang tidak ada sakit sama sekali," katanya ketika ditemui Suara.com di salah satu Zap outlet.

"Photo facial sendiri, kalau rutin dilakukan, komedo lama-lama akan rontok dengan sendirinya. Tapi memang bertahap. Jadi, tidak perlu diekstraksi yang bikin kulit jadi kemerahan dan pori-pori membesar," katanya lagi.

Baca Juga: Fadly Faisal Buka-bukaan, Cuma Modal Rp 300 Ribu untuk Perawatan Wajah Glowing! Kok Bisa?

Photo facial saat ini diyakini sebagai salah satu bentuk perawatan wajah modern yang aman dan nyaman untuk perempuan yang ingin memiliki kulit sehat yang cerah dan bebas jerawat. Seperti apa prosedurnya?

1. Face toning
Tahapan pertama adalah menembakkan sinar laser ke seluruh permukaan wajah menggunakan Fotona, teknologi laser terbaik dari Eropa. Fungsinya adalah untuk mengurangi hiperpigmentasi kulit di lapisan dalam (dermis), mengecilkan pori-pori, mengurangi minyak berlebih, meningkatkan produksi kolagen sehingga kulit lebih halus dan cerah.

Photo facial - face toning. (Instagram/@zapcoid)
Photo facial - face toning. (Instagram/@zapcoid)

"Krim perawatan wajah hanya mampu menutrisi di lapisan permukaan atas saja. Dengan laser Fotona, manfaatnya bisa bekerja hingga ke lapisan kulit terdalam," kata dr. Mira.

2. Alma rejuvenation
Tahapan kedua adalah mengaplikasikan formulated gel dingin di seluruh area wajah untuk melindungi energi panas yang akan diberikan. Tahapan ini menggunakan teknologi Advanced Fluorescense Technology (AFT) dari Alma yang lebih tinggi dari teknologi Intensed Pulse Light (IPL) pada umumnya.

Photo facial - alma rejuvenation. (Instagram/@zapcoid)
Photo facial - alma rejuvenation. (Instagram/@zapcoid)

Treatment ini efektif mengatasi hiperpigmentasi kulit lapisan atas (epidermis dan dermis), melembapkan, serta menjadikan kulit lebih kenyal dan cerah maksimal. Sensasi yang timbul adalah rasa hangat pada wajah.

Baca Juga: 5 Hal yang Harus Dilakukan Supaya Facial Wash Berfungsi Maksimal

3. Oxy infusion
Tahap terakhir adalah mengaplikasikan serum menggunakan oksigen bertekanan tinggi pada kulit yang akan diserap langsung oleh lapisan kulit wajah melalui pori-pori. Efeknya adalah menyegarkan dan menjaga kelembapan kulit.

Photo facial - oxy infusion. (Instagram/@zapyogyakarta)
Photo facial - oxy infusion. (Instagram/@zapyogyakarta)

Treatment ini juga bersifat soft peel untuk membersihkan kulit wajah dari debu dan kotoran yang dapat menyebabkan kulit wajah menjadi kusam. "Jika melakukan treatment ini sebelum makeup, hasil makeup akan lebih menempel di kulit wajah," kata dr. Mira. Itu sebabnya, tak heran jika banyak perempuan yang melakukan treatment sebelum pergi ke pesta yang mengharuskannya ber-makeup full.