Cerita tentang Kenangan Mantan yang Ingin jadi Kopi Nomor 1 di Asia

Vania Rossa, Vessy Dwirika Frizona

Selasa, 25 Juni 2019 | 13:22 WIB
Cerita tentang Kenangan Mantan yang Ingin jadi Kopi Nomor 1 di Asia
Kopi Kenangan [ig @kopikenangan.id]

Suara.com - Kopi merupakan salah satu minuman favorit banyak orang di dunia. Sebagai negara penghasil kopi, Indonesia punya banyak gerai kopi mulai dari kelas kaki lima hingga gerai premium.

Salah satunya adalah Kopi Kenangan yang didirikan pada 2017 oleh Edward Tirtanata dan James Prananto. Kopi khas Indonesia ini hadir untuk mengisi kesenjangan antara kopi mahal yang disajikan di retail kopi internasional, yang tidak terjangkau oleh sebagian besar orang Indonesia, dan kopi instan yang dijual di banyak kios pinggir jalan.

Kopi Kenangan menyajikan kopi ala Indonesia bagi konsumen muda yang melek teknologi. Produk terlarisnya adalah Es Kopi Kenangan Mantan, yang terinspirasi dari resep kopi es klasik Indonesia, dibuat menggunakan bahan-bahan lokal, serta susu segar dan gula aren organik yang memberikan rasa dan aroma segar yang khas.

“Indonesia adalah pengekspor kopi terbesar keempat di dunia. Namun dengan konsumsi kopi per kapita terendah di kawasan ini karena tidak ada rantai usaha kopi yang besar dan terjangkau dengan cita rasa lokal,” kata Edward Tirtanata, Co-Founder dan CEO Kopi Kenangan melalui siaran pers yang diterima Suara.com.

Perusahaan kopi itu kini memiliki misi ingin membawa kopi berkualitas tinggi, yang dibuat dengan bahan-bahan paling segar yang tersedia secara lokal, kepada konsumen di seluruh Indonesia dan juga seluruh Asia Tenggara. Untuk itu, kini varian minuman segar lainnya juga tersedia di gerai Kopi Kenangan, seperti Thai tea, bubble tea, dan teh tarik.

“Kopi Kenangan kini memiliki 80 gerai di delapan kota dan melayani hampir satu juta cangkir pesanan kopi setiap bulannya, meningkat pesat dari 16 gerai dan 175 ribu cangkir per bulan pada Oktober 2018. Dengan pendanaan baru, kami berencana untuk mempercepat pertumbuhan dengan membuka 150 gerai baru sebelum akhir tahun dan menargetkan membuka hingga 1.000 gerai di seluruh Indonesia pada 2021. Perusahaan yang sudah meraih keuntungan ini, juga berencana untuk melebarkan sayap usahanya ke Asia Tenggara,” sambungnya.

Guna mewujudkan misi tersebut, Kopi Kenangan tengah melakukan finalisasi pendanaan senilai $20 juta (atau sekitar Rp 288 milliar) dari Sequoia India. Para pendiri percaya bahwa perusahaan rintisan ini dapat melakukan terobosan signifikan di segmen F&B melalui penerapan model 'new retail’, yang menggabungkan kenyamanan dan keragaman pilihan belanja online dengan ‘touch & feel’ dari pengalaman belanja offline.

“Konsumen dapat memesan kopi mereka melalui aplikasi Kopi Kenangan yang diluncurkan bulan April lalu, jika mereka tidak ingin mengantre di salah satu dari sekian banyak toko pop-up dan kios kecil Kopi Kenangan – atau memesan kopi melalui layanan pengiriman makanan berbasis aplikasi seperti GrabFood dan Go-Food. Kopi Kenangan, yang menjual sekitar 30% kopi melalui mitra pengiriman online, saat ini berada di peringkat tiga teratas di seluruh Indonesia dalam kategori kopi pesan antar,” jelas Edward.

Perusahaan ini sekarang fokus pada personalisasi, menempatkan aplikasi barunya sebagai 'barista pribadi' yang benar-benar tahu seberapa manis atau kental kopi yang Anda inginkan. Dengan mengoperasikan gerai kecil, Kopi Kenangan memotong biaya per cangkir sebesar 10% hingga 15%, dan perusahaan berencana untuk memanfaatkan teknologi internet of things (IoT) untuk mengelola inventaris dan mengurangi pemborosan, yang akan semakin memangkas biaya.

baca juga

“Sebagian besar pesanan yang kami terima adalah dalam format take-away, pesanan generasi muda yang kian menjalani kehidupan serba cepat di perkotaan. Kami ingin menghadirkan momen menyenangkan bagi pelanggan kami setiap hari dengan pilihan minuman lezat kami dan menjadikan Kopi Kenangan lebih dari sekadar merek kopi, melainkan menjadi bagian dari gaya hidup perkotaan,” kata Co-Founder dan COO James Prananto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Mengejar Cinta, Pria Ini Minum Kopi Tiap Hari Sampai Diabetes!

Demi Mengejar Cinta, Pria Ini Minum Kopi Tiap Hari Sampai Diabetes!

Health | Kamis, 20 Juni 2019 | 13:50 WIB

5 Kopi Favorit Milenial Hilangkan Rasa Lelah Versi Kuliner Online

5 Kopi Favorit Milenial Hilangkan Rasa Lelah Versi Kuliner Online

Lifestyle | Rabu, 03 April 2019 | 07:15 WIB

Pendiri Kopi Kenangan Bagikan Tips Membangun Brand di IMS 2019

Pendiri Kopi Kenangan Bagikan Tips Membangun Brand di IMS 2019

Lifestyle | Sabtu, 19 Januari 2019 | 21:55 WIB

Terkini

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:36 WIB

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:30 WIB

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:23 WIB

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:16 WIB

Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan

Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya

Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Detik-detik Pencuri Alat Tower Dikejar Warga Terobos Polres Dumai

Detik-detik Pencuri Alat Tower Dikejar Warga Terobos Polres Dumai

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:46 WIB

HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut

HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:40 WIB

Review Drama Kill It, Terbongkarnya Rahasia Panti Asuhan Hansol yang Kelam

Review Drama Kill It, Terbongkarnya Rahasia Panti Asuhan Hansol yang Kelam

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Tersembunyi di Hutan Rengasdengklok, Kisah Rumah Djiauw Kie Siong Jadi Bagian Sejarah Proklamasi

Tersembunyi di Hutan Rengasdengklok, Kisah Rumah Djiauw Kie Siong Jadi Bagian Sejarah Proklamasi

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:30 WIB

×