Dari Magisnya Gunung Halla, Menyambangi 4 Destinasi Alam Korea Selatan

Dany Garjito, Aditya Prasanda

Selasa, 09 Juli 2019 | 17:12 WIB
Dari Magisnya Gunung Halla, Menyambangi 4 Destinasi Alam Korea Selatan
(Wikimedia Commons Korean Culture and Information Service)

Suara.com - Berada pada ketinggian 1.947 meter di atas permukaan laut, gunung berapi tertinggi di Korea Selatan, Halla menjulang, menawarkan keindahan lanskap alamnya nan menawan.

Bunga-bunga puspa warna dan pepohonan terhampar di sepanjang kaki gunung berapi perisai ini dan udara segar dengan mudah menyesap dada setiap wisatawan yang menyambanginya.

Saat musim semi tengah berada di kondisi terbaik, bunga-bunga azalea berwarna merah muda akan tumbuh, menebar pesonanya, terhampar di seluruh permukaan gunung yang berada di Pulau Jeju, Korea Selatan ini.

Diperkirakan sekitar 1.800 varietas tumbuhan dan 4.000 jenis hewan menghuni pulau yang sebagian besar mengandung abu vulkanik tersebut.

Bagi warga Korea Selatan, Gunung Halla merupakan salah satu gunung keramat. Masyarakat setempat mempercayai roh dan dewa bermukim di puncak gunung yang dijuluki Yeongjusan (pusat keabadian) ini.

(Wikimedia Commons Feth)
(Wikimedia Commons Feth)

Untuk dapat mengunjungi gunung ini, kita dapat bertolak sekitar 15 menit dari terminal setempat menggunakan bis antar kota Jeju.

Selain itu, para wisatawan juga dapat menggunakan bis nomor 5.16 dengan trayek Jeju-Seongpanak-Seogui. Selanjutnya cukup melanjutkan perjalanan menuju Seongpanak.

Mendaki Gunung Halla, setiap wisatawan tak perlu merogoh kocek sepeser pun lho namun akan dikenakan biaya tambahan jika menyewa fasilitas perkemahan setempat. Biayanya juga terjangkau, hanya berkisar Rp 36.000 hingga Rp 48.000.

Selain Gunung Halla, Korea Selatan dikenal memiliki deretan destinasi alam dengan lanskap menawan. Beberapa di antaranya dihimpun Suara.com di sini. Apa saja?

Pulau Ulleungdo

Dijuluki sebagai 'pulau misterius' sebab pesonanya yang sarat kesan angker dan mistis, Ulleungdo diyakini terbentuk akibat letusan gunung vulkanik lebih dari 2,5 juta tahun lalu.

Keberadaannya yang dikitari lautan dengan ombaknya yang berbahaya, membuat pulau ini tak mudah dikunjungi para wisatawan yang hanya bisa mengakses Ulleungdo menggunakan feri.

''Sepanjang sejarah Ulleungdo, pulau suci yang memiliki lanskap menawan ini memang sulit diakses, sehingga alamnya tetap terawat, cukup primitif dan ekosistemnya terjaga dengan baik,'' ungkap Jan Yunhee, seorang pemandu wisata setempat seperti dituip Suara.com dari CNN Travel.

(Wiki Voyage)
(Wiki Voyage)

Pulau yang dihuni sekitar 10 ribu penduduk ini memang terkenal dengan lanskap alamnya nan menakjubkan.

Di Ulleungdo, kita dapat melakukan pendakian singkat di kawasan Gwaneum yang terkenal dengan jembatan gantungnya.

Dari Gwaneum kita dapat melanjutkan perjalanan menapaki puncak tertinggi pulau paling misterius di Korea Selatan ini, Seongingbong.

Tak hanya itu, kita dapat menyimak pesona Nari Basin Forest Trail, mencecap kesegaran sumber mata air, Mountain Spirit Mineral Spring, menyambangi Air Terjun Bongnaepokpo hingga jalan-jalan ke Seokpo Observatory.

Gunung Seorak

Bertolak sekitar dua jam dari Seoul, Gunung Seorak membentang di sepanjang Sokcho, sebuah kawasan di bagian utara Korea Selatan.

Salah satu rangkaian pegunungan Taebaek ini memiliki puncak dengan ketinggian yang menjulang hingga 1.708 mdpl.

(Instagram Evol7878)
(Instagram Evol7878)

Bentang alamnya nan menawan, dengan hamparan vegetasi hijau yang menyelimuti kawasan pegunungan membuat Gunung Seorak menjadi salah satu destinasi wisata favorit wisatawan di Negeri Ginseng.

Di sekitar gunung permai ini, bermacam spot wisata menarik lainnya berdiri, dari patung buddha raksasa, rangkaian formasi bebatuan unik di Ulsanbawi hingga kuil Sinheungsa. Semua titik ini dapat dilalui menggunakan kereta gantung, yang jadi wahana wisata favorit wisatawan.

(Instagram Renee Pex)
(Instagram Renee Pex)

Meski memiliki keelokan lanskap alam nan menakjubkan, Gunung Seorak dahulu menyimpan sejarah kelam sebab menjadi area pertempuran tatkala Perang Korea meletus pada medio 1950 hingga 1953.

(Instagram Novie Sitompul)
(Instagram Novie Sitompul)

Beberapa monumen peringatan pun dapat disimak di sekitar area wisata ini, untuk mengenang perjuangan mereka yang gugur di medan perang.

Ode Botania

Membentang di kawasan 17, Oedo-gil, Irun-myeon, Geoje-si, Korea Selatan, Oedo Botania menyuguhkan pesona tanaman puspa warna dengan pepohonannya nan hijau dan rindang. Lereng perbukitannya yang cantik, diselimuti bunga harum nan semerbak.

Rumah bagi sekitar tiga ribu spesies tanaman subtropis macam kaktus, gazania, pohon palem, hingga eucalyptus ini merupakan destinasi wisata tersibuk di kawasan Geoje.

Tak hanya beragam tanaman hijau, di pulau pribadi yang dibangun Lee Chang-ho dan istrinya pada tahun 1969 ini, kita dapat melihat deretan patung-patung dengan ukiran bergaya Eropa.

(Wikimedia Commons Korea Culture and Information Service)
(Wikimedia Commons Korea Culture and Information Service)

Untuk menyambangi Oedo Botania, kita harus menumpangi ferry pulang dan pergi dengan total biaya sekitar Rp 235 ribu hingga Rp 400 ribu.

Nah, vakansi ke Korea Selatan, jangan lupa sambangi deretan 4 destinasi alam di atas ya!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muncul Dua Gumuk Dekat Anak Krakatau, Badan Geologi Minta Warga Jaga Jarak

Muncul Dua Gumuk Dekat Anak Krakatau, Badan Geologi Minta Warga Jaga Jarak

News | Jum'at, 25 September 2026 | 12:58 WIB

Muncul Daratan Seluas 32,8 Hektare Dekat Anak Krakatau: Pulau Baru?

Muncul Daratan Seluas 32,8 Hektare Dekat Anak Krakatau: Pulau Baru?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 12:09 WIB

Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang

Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 08:00 WIB

Jasad ABK Surakman Ditemukan, Keluarga Tak Kuasa Menahan Tangis di Rumah Duka

Jasad ABK Surakman Ditemukan, Keluarga Tak Kuasa Menahan Tangis di Rumah Duka

Video | Kamis, 24 September 2026 | 16:10 WIB

Gunung Merapi Kembali Terbakar, 30 Hektare Hutan Pinus Hangus: Titik Api Terus Bergerak ke Atas!

Gunung Merapi Kembali Terbakar, 30 Hektare Hutan Pinus Hangus: Titik Api Terus Bergerak ke Atas!

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:31 WIB

Jika Boring, Jangan Lupa Touring: Menikmati Lautan Awan di Puncak Malangsari

Jika Boring, Jangan Lupa Touring: Menikmati Lautan Awan di Puncak Malangsari

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 16:00 WIB

Warga Medan Merapat! 3 Spot Healing untuk Sehari, Bisa PP Naik Motor!

Warga Medan Merapat! 3 Spot Healing untuk Sehari, Bisa PP Naik Motor!

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 10:30 WIB

Kepala Basarnas Banten Pastikan Pencarian 5 Jurnalis dan 2 ABK yang Masih Hilang Tidak Berlanjut

Kepala Basarnas Banten Pastikan Pencarian 5 Jurnalis dan 2 ABK yang Masih Hilang Tidak Berlanjut

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:01 WIB

Menkeu Suahasil Mau RI Belajar dari Korea Selatan demi Jadi Negara Maju

Menkeu Suahasil Mau RI Belajar dari Korea Selatan demi Jadi Negara Maju

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 15:17 WIB

Kemunculan Cucu Krakatau Seluas 30,3 Hektare Bikin Heboh Media Asing: Gunung Api Baru?

Kemunculan Cucu Krakatau Seluas 30,3 Hektare Bikin Heboh Media Asing: Gunung Api Baru?

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:06 WIB

Terkini

Pesta Kembang Api dan Aksi Agnes Mo Buka FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion GBK Tidak Penuh

Pesta Kembang Api dan Aksi Agnes Mo Buka FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion GBK Tidak Penuh

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:17 WIB

Nyamar Jadi Aparat Tajir di FB, Pemuda Kuras Uang Wanita Lampung Selatan Lewat Jebakan Video Call

Nyamar Jadi Aparat Tajir di FB, Pemuda Kuras Uang Wanita Lampung Selatan Lewat Jebakan Video Call

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:15 WIB

Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong

Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 20:11 WIB

Sinopsis Irreplaceable, Dracin Terbaru Zhao Jin Mai dan Wei Da Xun di Youku

Sinopsis Irreplaceable, Dracin Terbaru Zhao Jin Mai dan Wei Da Xun di Youku

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 20:10 WIB

Izin BPR Syariah di Banten Dicabut, Belasan Bank Kecil Bangkrut di September

Izin BPR Syariah di Banten Dicabut, Belasan Bank Kecil Bangkrut di September

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:02 WIB

Menjaga Kesegaran Makanan di Kulkas, Ini yang Perlu Diperhatikan agar Tetap Optimal

Menjaga Kesegaran Makanan di Kulkas, Ini yang Perlu Diperhatikan agar Tetap Optimal

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 20:02 WIB

Cerita Pilu Sopir Truk di Bali Dibakar Bos Gegara Setoran, Tewas Setelah Seminggu Kritis

Cerita Pilu Sopir Truk di Bali Dibakar Bos Gegara Setoran, Tewas Setelah Seminggu Kritis

News | Jum'at, 25 September 2026 | 20:00 WIB

Good Talk GNFI di UAD: Pendidikan RI Dianggap Hanya Cetak Tenaga Kerja

Good Talk GNFI di UAD: Pendidikan RI Dianggap Hanya Cetak Tenaga Kerja

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 20:00 WIB

LRT Kelapa GadingManggarai Sedot 100 Ribu Penumpang dalam Sembilan Hari

LRT Kelapa GadingManggarai Sedot 100 Ribu Penumpang dalam Sembilan Hari

News | Jum'at, 25 September 2026 | 19:59 WIB

Rekam Jejak Rustam Lutfullin Wasit Timnas Indonesia vs Singapura: Hati-hati Justin Hubner

Rekam Jejak Rustam Lutfullin Wasit Timnas Indonesia vs Singapura: Hati-hati Justin Hubner

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 19:50 WIB

×