Tak Bisa Dengar Suara Orang Kunyah Makanan, Pria Ini Punya Penyakit Aneh

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rima Suliastini

Minggu, 04 Agustus 2019 | 18:26 WIB
Tak Bisa Dengar Suara Orang Kunyah Makanan, Pria Ini Punya Penyakit Aneh
Derrol Murphy. (Instagram/@derrolmurphy)

Suara.com - Apakah kalian pernah dengar tentang Misophonia? Gangguan mental yang satu ini membuat penderitanya bersikap agresif ketika mendengar bunyi yang dianggap mengganggu. Penyakit aneh inilah yang diderita oleh Derrol Murphy, seorang pria asal San Diego Amerika Serikat.

Gangguan mental yang diderita Derrol ini akan membuatnya marah hingga mengamuk ketika mendengar suara aneh seperti orang mengunyah, menelan makanan, berdehem, dan memainkan pulpen.

Reaksi yang ditunjukkan Derrol ketika menghadapi situasi cukup ekstrem. Dia akan langsung mengamuk dan menyerang sumber keributan itu sebagai aksi balas dendam.

"Selama bertahun-tahun kupikir aku gila. Suara-suara kecil itu bisa membuatku mengamuk. Orang tidak bisa memahami itu dan aku pun tidak bisa menjelaskannya. Hal itu memengaruhi percintaanku dan hubunganku dengan keluarga," ujarnya.

Karena penyakit aneh ini, Derrol dikabarkan putus komunikasi dengan keluarganya selama empat tahun. Ia bahkan pernah nyaris menyerang rekan kerjanya hanya karena memainkan pulpen secara terus menerus.

Derrol Murphy. (Instagram/@derrolmurphy)
Derrol Murphy. (Instagram/@derrolmurphy)

"Mereka sering jadi sasaran kemarahan karena kamu berharap orang-orang yang dekat denganmu bisa memahaminya," lanjutnya.

Derrol yang menghindari makan di restoran ini juga menyampaikan pada orang-orang di lingkungannya bahwa ia bukan pria agresif. Hanya saja, dirinya punya penyakit aneh yang mudah terganggu dengan suara berisik.

Makanan cepat saji. (Unsplash/Carles Rabada)
Ilustrasi makanan siap dikunyah. (Unsplash/Carles Rabada)

"Satu suara saja bisa terus terngiang di kepala dan kalau aku berada di restoran, aku mendengar salah seorang mengunyah lalu bunyi alat makan beradu, membuat perasaanku tak keruan," tuturnya sembari menjelaskan ia pernah meninggalkan teman kencannya karena tak tahan dengan suara kunyahannya.

Derrol biasanya menggunakan headphone untuk mengalihkan perhatiannya dari suara-suara itu. Dia juga tak lelah menyuarakan kondisinya ini agar orang lebih memahami dirinya serta gangguan mental yang ia derita.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO : Anak yang Tinggal di Daerah Konflik Rentan Kena Gangguan Mental

WHO : Anak yang Tinggal di Daerah Konflik Rentan Kena Gangguan Mental

Health | Selasa, 18 Juni 2019 | 16:41 WIB

Sering Menekan Tombol Snooze Alarm Bisa Picu Gangguan Mental?

Sering Menekan Tombol Snooze Alarm Bisa Picu Gangguan Mental?

Health | Senin, 18 Maret 2019 | 08:30 WIB

Studi: Makanan Cepat Saji Bisa Bikin Gangguan Mental

Studi: Makanan Cepat Saji Bisa Bikin Gangguan Mental

Lifestyle | Kamis, 01 September 2016 | 12:09 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×