Sosialisasi Hemat Plastik saat Idul Adha, Pria Ini Pakai Kostum Daur Ulang

Silfa Humairah Utami

Minggu, 04 Agustus 2019 | 20:00 WIB
Sosialisasi Hemat Plastik saat Idul Adha, Pria Ini Pakai Kostum Daur Ulang
Seorang pencinta lingkungan mengenakan kostum dari sampah plastik saat mensosialisasikan pengurangan sampah plastik.(Suara.com/Ari Purnomo)

Suara.com - Sosialisasi Hemat Plastik saat Idul Adha, Pria Ini Pakai Kostum Daur Ulang.

Menjelang pelaksanaan Idul Adha, sosialisasi pengurangan penggunaan plastik terus dilakukan. Salah satunya juga dilakukan di Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (4/8/2019). Bertempat di Car Free Day (CFD), sosialisasi dilakukan oleh sekelompok pecinta lingkungan.

Untuk menarik perhatian, salah seorang pecinta lingkungan yang diketahui bernama M. Rois Rizal Nugroho bahkan mengenakan kostum dari sampah plastik. Berbagai sampah plastik menutup tubuhnya.

Mulai dari ujung kepala sampai kaki tertutup dari berbagai jenis sampah plastik. Tidak pelak, aksinya tersebut sempat membuat pengunjung CFD terkejut. Banyak yang mengira badut atau semacamnya.

Tetapi, apa yang dilakukan oleh Rois adalah untuk menyadarkan masyarakat agar mulai mengurangi sampah plastik. "Kalau bisa nanti saat pembagian daging kurban tidak menggunakan plastik, salah satu alternatifnya adalah menggunakan besek," terangnya kepada Suara.com.

Rois berharap, sosialisasi ini memberikan dampak positif dalam upaya pengurangan penggunaan sampah plastik. Sementara itu, Koordinator Forum Solo Hijau, Mayor Haristanto menyampaikan, sosialisasi ini bertujuan untuk mengajak masyarakat agar mengurangi penggunaan plastik.

Termasuk saat pembagian daging kambing kurban agar tidak menggunakan plastik. "Kami juga sudah menyampaikan ke beberapa masjid dan mengajak agar tidak menggunakan plastik tapi bisa menggunakan bahan yang lain, besek misalnya," katanya.

Akan tetapi, Mayor menambahkan, yang menjadi kendala adalah harga besek yang terlalu mahal. Sehingga, masjid membutuhkan dana yang tidak sedikit jika ingin mengganti plastik dengan besek.

"Harganya memang terpaut cukup jauh, kalau plastik paling Rp 50 atau Rp 200 saja. Tetapi, kalau untuk besek bisa sampai Rp 1500. Jadi memang selisihnya cukup besar. Tapi untuk mencintai lingkungan memang mahal," katanya.

baca juga

Kontributor : Ari Purnomo

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Niatnya Mau Kasih Kejutan, Pria ini Malah Pergoki Pacarnya Selingkuh

Niatnya Mau Kasih Kejutan, Pria ini Malah Pergoki Pacarnya Selingkuh

Lifestyle | Selasa, 23 Juli 2019 | 08:06 WIB

Pamer Sepatu Daur Ulang Plastik, Ini Pesan 'Berbahaya' Susi Pudjiastuti

Pamer Sepatu Daur Ulang Plastik, Ini Pesan 'Berbahaya' Susi Pudjiastuti

Lifestyle | Senin, 22 Juli 2019 | 17:15 WIB

Jajan Kuliner Online Hasilkan Banyak Sampah, Yuk Kurangi Pakai Cara Ini

Jajan Kuliner Online Hasilkan Banyak Sampah, Yuk Kurangi Pakai Cara Ini

Press Release | Jum'at, 19 Juli 2019 | 07:05 WIB

Terkini

Sejoli Kompak Gasak Motor di Kos Cipayung, Sempat Terekam CCTV

Sejoli Kompak Gasak Motor di Kos Cipayung, Sempat Terekam CCTV

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:37 WIB

Cemara: Hamsad Rangkuti dan Seni Menemukan Makna dari Hal-Hal Sepele

Cemara: Hamsad Rangkuti dan Seni Menemukan Makna dari Hal-Hal Sepele

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Alasan Merek Thailand Makin Menarik bagi Konsumen Indonesia

Alasan Merek Thailand Makin Menarik bagi Konsumen Indonesia

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:28 WIB

Sengketa Aset Sekolah di Pamulang, Menteri PPPA Soroti Dampaknya terhadap Psikologis Anak

Sengketa Aset Sekolah di Pamulang, Menteri PPPA Soroti Dampaknya terhadap Psikologis Anak

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:21 WIB

5.417 Desa Ada di Sumut, 521 Desa Masuk Kategori Sangat Tertinggal

5.417 Desa Ada di Sumut, 521 Desa Masuk Kategori Sangat Tertinggal

Sumut | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:16 WIB

Sering Kagok saat Ada Rintangan Mendadak? Ini 3 Teknik Dasar Berkendara Motor yang Wajib Dikuasai

Sering Kagok saat Ada Rintangan Mendadak? Ini 3 Teknik Dasar Berkendara Motor yang Wajib Dikuasai

Otomotif | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Setelah 5 Laga Melempem, Messi Bawa Inter Miami Pesta 7 Gol

Setelah 5 Laga Melempem, Messi Bawa Inter Miami Pesta 7 Gol

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Hearts2Hearts dan Youth Culture yang Terus Berkembang, dari Gaya Hidup hingga Tren Makanan

Hearts2Hearts dan Youth Culture yang Terus Berkembang, dari Gaya Hidup hingga Tren Makanan

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:12 WIB

Gurihnya Bebek Goreng Mas Budi, Kuliner Lokal Semarang yang Tumbuh Bersama Ekosistem Digital

Gurihnya Bebek Goreng Mas Budi, Kuliner Lokal Semarang yang Tumbuh Bersama Ekosistem Digital

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:05 WIB

Alasan Wadirut GOTO Catherine Sutjahyo Mundur

Alasan Wadirut GOTO Catherine Sutjahyo Mundur

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:02 WIB

×