5 Tanda Pekerjaan Menggrogoti Anda, Kesehatan Fisik dan Mental Taruhannya

Silfa Humairah Utami

Jum'at, 09 Agustus 2019 | 22:05 WIB
5 Tanda Pekerjaan Menggrogoti Anda, Kesehatan Fisik dan Mental Taruhannya
Ilustrasi pekerjaan tidak seimbang dengan kehidupan pribadi. (Shutterstock)

Suara.com - 5 Tanda Pekerjaan Menggrogoti Anda, Kesehatan Fisik dan Mental Taruhannya.

Sebutan workholic disematkan pada mereka yang gila kerja. Namun benarkah workholic tidak memiliki keseimbangan dalam hidup?

Tidak semua orang sadar bahwa mereka cenderung lebih mementingkan pekerjaan daripada kehidupan pribadinya. Padahal kesehatan fisik dan mental taruhannya.

Maka dari itu, kenali tanda-tandanya dan segera buat perubahan dalam hidup Anda jika kehidupan kerja Anda mengganggu kehidupan pribadi hingga kesehatan mental dan fisik Anda dilansir dari Hello Sehat.

1. Tidak jaga kesehatan

Orang yang lebih mementingkan pekerjaan biasanya cenderung cuek atau masa bodoh dengan kondisi tubuhnya sendiri. Bahkan data menunjukkan lebih dari 40 persen pegawai mengabaikan aspek lain di hidupnya hanya karena pekerjaan. Bagaimana mau tetap sehat dan bugar jika hampir seluruh waktu Anda dihabiskan hanya untuk bekerja?

Coba ingat-ingat, kapan terakhir kali Anda tidur cukup atau berolahraga? Kapan pula terakhir kali Anda pergi ke bioskop atau salon untuk sekadar melepas penat? Atau mungkin selama ini Anda tak pernah lagi makan makanan rumahan dan hanya membeli junk food karena kepraktisannya?

Jika berbagai hal ini sudah mulai dialami, tandanya ada yang tidak beres dengan kehidupan Anda. Kesibukan pekerjaan membuat Anda hanya memikirkan deadline dan target tanpa ingat bahwa diri Anda juga perlu diperhatikan.

2. Cepat stres, mudah marah dan gelisah

baca juga

Ketika hidup dan kerja sudah tidak lagi seimbang, bukan hanya kesehatan fisik yang tergerogoti tapi juga kesehatan mental Anda.

Mengurus pekerjaan tanpa kenal waktu istirahat membuat Anda rentan mengalami stres berkepanjangan. Akibatnya, Anda akan lebih mudah marah, gelisah, panik, bahkan hingga mengalami depresi. Lagi-lagi, hal ini muncul ketika otak Anda hanya memikirkan soal pekerjaan.

Dilansir dari laman Mental Health Foundation, 27% karyawan yang bekerja berlebihan merasa amat stres, 34 persennya merasa cemas, dan lebih dari setengahnya mudah marah.

3. Merasa tidak kompeten

Faktanya semakin lama bekerja, semakin besar pula kekhawatiran seseorang akan pekerjaannya. Akibatnya, Anda merasa bahwa apa yang sudah dilakukan tidak pernah cukup.

Anda selalu merasa kualitas kerja Anda menurun. Padahal nyatanya hal ini mungkin hanya kekhawatiran berlebih yang muncul karena Anda terlalu berlebihan dalam bekerja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Media Sosial Bikin Tertekan, Ratu Kecantikan Ini Diet Ekstrem Sejak Remaja

Media Sosial Bikin Tertekan, Ratu Kecantikan Ini Diet Ekstrem Sejak Remaja

Lifestyle | Minggu, 04 Agustus 2019 | 18:20 WIB

Tak Bisa Dengar Suara Orang Kunyah Makanan, Pria Ini Punya Penyakit Aneh

Tak Bisa Dengar Suara Orang Kunyah Makanan, Pria Ini Punya Penyakit Aneh

Lifestyle | Minggu, 04 Agustus 2019 | 18:26 WIB

Ingin Coba One Night Stand? Ketahui Dulu Risiko yang Akan Kamu Hadapi

Ingin Coba One Night Stand? Ketahui Dulu Risiko yang Akan Kamu Hadapi

Health | Kamis, 01 Agustus 2019 | 21:30 WIB

Terkini

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:53 WIB

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Jogja | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:44 WIB

Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia

Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli

Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?

Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:37 WIB

Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul

Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul

Bogor | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:36 WIB

BBM Mulai Normal, 47 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Setelah Gempa

BBM Mulai Normal, 47 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Setelah Gempa

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×