Gedung Sate akan Jadi Lokasi Wisata Sejarah dan Budaya

Selasa, 20 Agustus 2019 | 08:16 WIB
Gedung Sate akan Jadi Lokasi Wisata Sejarah dan Budaya
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, dalam pameran lukisan dan penyerahan "Anugerah Barli 2019", di Gedung Sate, Kota Bandung, Jabar, Senin (19/8/2019). (Dok : Pemdaprov Jabar).

Suara.com - Bagi warga Kota Bandung dan Provinsi Jawa Barat (Jabar) pada umumnya, Gedung Sate adalah salah satu ikon kebangaan. Oleh karena itu, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mencanangkan gedung di pusat Kota Kembang ini menjadi lokasi wisata.

Hal itu diutarakan Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, saat menghadiri pameran lukisan dan penyerahan "Anugerah Barli 2019", di Gedung Sate, Kota Bandung, Jabar, Senin (19/8/2019). 

“Pameran ini (Anugerah Barli) menjadi bagian dari master plan Gedung Sate, yang akan dijadikan wisata sejarah dan wisata kebudayaan,” katanya.

Menurut Emil, ajang pameran lukisan Barli menjadi salah satu pembuktian Gedung Sate sebagai lokasi wisata budaya. Nantinya, dinding Gedung Sate akan dipenuhi lukisan yang menggambarkan sejarah berdirinya Gedung Sate, serta khasanah seni dan budaya dari 27 kabupaten/kota di Tanah Pasundan. 

“Hari ini kita ada pameran dari murid dan jaringan Museum Seni Barli. Ada 150 lukisannya, bagus-bagus lukisannya. Mengindikasikan tingginya kebudayaan dan ekspresi kesenian di Jawa Barat,” ujar Emil.

“Gedung Sate ada dua ruang besar, ada galeri barat dan galeri timur. Sesekali boleh (digelar pameran), tidak hanya acara administrasi kepemerintahan, tapi juga bisa jadi lokasi acara galeri berkesenian, seni rupa, dan lain-lain,” tambahnya.

Emil menuturkan, kebudayaan akan menjadi salah satu fokus pembangunan Jabar. Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) pun tengah dan akan membangun pusat kebudayaan di setiap kabupaten/kota di Jabar.

“Sudah kita tekadkan, dalam lima tahun semua kota/kabupaten harus punya pusat kebudayaan,” tegas Emil.

“Kita akan mengedepankan kebudayaan, karena hidup ini bukan hanya urusan ekonomi. Penting juga kita merefleksikan relasi kita terhadap sesama manusia, kepada Tuhan, melalui ekspresi kesenian, khususnya seni rupa,” katanya.

Baca Juga: Kunjungi Jatimekar, Ridwan Kamil Ikut Lomba Sepak Bola Sarung

Anugerah Barli sendiri merupakan ajang pameran bersama para perupa Jabar dan peserta kompetisi drawing. Pameran digelar pada 19 - 28 Agustus 2019 di Aula Timur Gedung Sate. Total ada 91 pelukis dengan 150 lukisan dipamerkan.

Pimpinan Balai Seni Balri, Nakis Barli mengatakan, Anugerah Barli merupakan peristiwa langka bagi Balai Seni Barli. Nakis berujar, pameran lukisan yang digelar juga merupakan representasi hidup yang dimiliki Barli semasa hidup hingga akhir hayatnya. 

“Kegiatan ini merupakan peristiwan langka bagi kami, saat Anugerah Barli digelar bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Provinsi Jawa Barat dan masih dalam rangkaian Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang sama-sama menginjak usia ke-74,” ujar perempuan yang merupakan istri pelukis (almarhum) Barli Sasmitawinata.

Berikut para penerima Anugerah Barli 2019 untuk Kategori Umum:
1. John Mamesah, kolektor lukisan terbesar;
2. Solihin Gautama Purwanegara, Gubernur Jawa Barat 1970-1975 yang merupakan inisiator pemakaman Alm. Barli di Taman Makan Pahlawan, Cikutra, Kota Bandung;
3. Buna Wijaya, generasi penerus dan pemerhati Balai Seni Barli;
4. Tanaka Hardhy, salah satu Dewan Pendiri Viatikara;
5. Fatimah Avalpo Suprayogi, pendakwah keliling yang dimulai dari kaki Gunung Galunggung sampai Amerika Serikat;
6. Sabana Prawirawidjaja, pemerhati kegiatan Balai Seni Barli;
7. Heni Smith, perempuan berprestasi, pemerhati lingkungan hidup, dan pemerhati Balai Seni Barli;
8. Ryan Brasali, Direktur Utama Kota Baru Parahyangan (lokasi Balai Seni Barli);
9. Pikiran Rakyat, media publikasi Balai Seni Barli;
10. Chusin Setiadikara, murid berprestasi Barli yang telah menggelar pameran di mancanegara; dan
11. Anna Anggraeni, penyiar pertama TVRI Jawa Barat.


Penerima Anugerah Barli 2019 untuk Kategori Khusus (Tiga Terbaik Kompetisi Drawing dari 150 lukisan yang dipamerkan):
1. Tetep Yadi Hermawan (Kabupaten Cianjur);
2. Cucu Hadis (Kabupaten Tasikmalaya); dan
3. Rizki Lutfi Wiguna (Kabipaten Garut).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI