Slurrrp, Siang Terik Jadi Segar, di Balik Kelezatan Dawet Bayat Khas Klaten

Rauhanda Riyantama | Aditya Prasanda
Slurrrp, Siang Terik Jadi Segar, di Balik Kelezatan Dawet Bayat Khas Klaten
(Instagram Es Dawet Bayat Mas Farid)

Minuman segar pelepas dahaga.

Suara.com - Sambil memikul penompo rotan, keduk dan kuali gerabah berisikan cendol, santan serta juruh, para penjual dawet bayat berkeliling dari gang ke gang.

Dawet bayat, minuman khas Klaten ini begitu sempurna diseruput tatkala terik menyeringai di siang hari.

Cita rasa manis gurih yang dihasilkan cendol, berkelindan bersama santan kelapanya nan begitu menyegarkan.

Konon untuk menghasilkan minuman segar asli Desa Bogem, Kecamatan Bayat ini para penjaja dawet bayat setempat menggunakan bahan-bahan pilihan.

Gula Jawa yang digunakan hanya gula yang berasal dari Kulonprogo sebab cita rasanya yang lebih manis, gurih dan harum.

Sementara santan, diolah dari kelapa yang masih utuh dan segar. Usianya tak terlalu muda, tak pula terlalu tua dan diperoleh dari petani lokal di Bayat.

(Instagram Es Dawet Bayat Mas Farid)
(Instagram Es Dawet Bayat Mas Farid)

Hmmm, tak heran minuman segar ini jadi favorit banyak wisatawan ya!

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS