Ramai Maskapai Luar Negeri Larang MacBook Masuk Bagasi, Apa Alasannya?

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Selasa, 27 Agustus 2019 | 20:22 WIB
Ramai Maskapai Luar Negeri Larang MacBook Masuk Bagasi, Apa Alasannya?
MacBook Pro dilarang masuk bagasi pesawat. [Shutterstock]

Suara.com - Ramai Maskapai Luar Negeri Larang MacBook Masuk Bagasi, Apa Alasannya?

Maskapai penerbangan Qantas dan Virgin Australia melarang penumpang untuk membawa laptop merek Apple MacBook masuk ke dalam bagasi pesawat.

Aturan tersebut dibuat setelah adanya kekhawatiran global terhadap unit-unit elektronik buatan Apple yang disinyalir dapat memancing kebakaran.

Sebelumnya diberitakan Apple telah menarik beberapa produknya.

Pada hari Selasa lalu, Virgin mengumumkan mereka juga akan menjadi maskapai penerbangan yang mengeluarkan larangan membawa alat komputer tersebut.

Dalam sebuah pernyataan kepada news.com.au, seorang juru bicara mengatakan larangan tersebut berlaku untuk semua perangkat MacBook.

"Keamanan tamu dan kru kami selalu menjadi prioritas utama. Karena penarikan Apple MacBook di seluruh dunia, kami meminta semua tamu membawa Apple MacBooks ke kabin sebagai barang bawaan dan bentuk tindakan pencegahan," tulis laman Virgin Australia.

Tidak diketahui berapa lama larangan perjalanan membawa alat komputer jinjing merek premiun tersebut akan diberlakukan.

Setelah pengumuman tersebut, Qantas dan Jetstar juga memberikan statement yang sama. Mereka akan melarang semua elektronik Apple MacBook Pro disimpan dalam bagasi.

baca juga

"Semua Apple MacBook Pro harus dibawa dalam kabin dan dimatikan untuk penerbangan setelah pemberitahuan penarikan yang dikeluarkan oleh Apple," bunyi pernyataan itu.

Menurut Apple, jenis MacBook yang ditarik adalah MacBook Pro yang diproduksi antara September 2015 hingga Februari 2017.

Personel TNI AU berjaga di samping pesawat Virgin Australia di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (25/4). [Antara/Nyoman Budhiana]
Maskapai Virgin Australia. [Antara/Nyoman Budhiana]

Penarikan kembali dilakukan karena baterai lithium-ion pada laptop tersebut cenderung mengalami panas berlebih hingga membuat perangkat dapat terbakar.

Pekan lalu, Administrasi Penerbangan Federal Australia menyarankan maskapai penerbangan untuk melarang unit MacBook yang ditarik saja. Tetapi beberapa maskapai melangkah lebih jauh dengan melarang semua jenis MacBook.

Thai Airways bahkan melarang semua mesin MacBook Pro 15 inci yang dirilis antara September 2015 hingga Februari 2017 dari pesawat mereka sepenuhnya, termasuk bagasi check-in dan barang bawaan.

Badan pengawas Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil India juga melarang beberapa jenis laptop MacBook Pro 15 inci yang dijual oleh Apple antara September 2015 hingga Februari 2017 dari penerbangan.

Laptop MacBook Pro yang dilarang di India tidak akan diizinkan dibawa baik di kabin maupun bagasi, kecuali jika baterai telah diganti atau dianggap aman oleh pihak Apple.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MacBook Pro 15 Inci Dilarang Masuk ke dalam Pesawat Singapore Airlines

MacBook Pro 15 Inci Dilarang Masuk ke dalam Pesawat Singapore Airlines

Tekno | Senin, 26 Agustus 2019 | 15:20 WIB

Di Luar Kebiasaan, Apple Akan Luncurkan MacBook Pro 16 Inci

Di Luar Kebiasaan, Apple Akan Luncurkan MacBook Pro 16 Inci

Tekno | Sabtu, 24 Agustus 2019 | 18:05 WIB

Awas! Amerika Sudah Larang MacBook Pro Masuk Pesawat

Awas! Amerika Sudah Larang MacBook Pro Masuk Pesawat

Tekno | Rabu, 14 Agustus 2019 | 22:43 WIB

Terkini

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

×