Makeup Permanen Lagi Tren, Cari Tahu Perbedaannya Antar Negara

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Senin, 02 September 2019 | 16:14 WIB
Makeup Permanen Lagi Tren, Cari Tahu Perbedaannya Antar Negara
Sulam alis, salah satu bentuk makeup permanen. (Foto: dok.)

Suara.com - Perkembangan dunia kecantikan di Indonesia semakin pesat. Saat ini, berbagai metode dan gaya bermakeup pun semakin bermunculan dan menjadi tren yang diminati. Salah satunya adalah permanent makeup atau makeup permanen.

Permanent make up sendiri merupakan seni menanamkan pewarna atau pigmen ke dalam lapisan dermis pertama pada kulit. Tujuannya adalah untuk memperbaiki bentuk area tertentu, seperti alis, bibir, dan garis bulu mata sehingga bertahan lebih lama.

Nah, untuk semakin memajukan industri permanent makeup, pada 26-28 Agustus 2019 lalu digelar sebuah acara menarik bertajuk Festival Permanent Make Up Indonesia di Hotel Pullman, Jakarta Barat.

Festival kecantikan yang baru pertama kali diselenggarakan di Indonesia ini, menghadirkan pembicara dan para pelaku permanent makeup yang kompeten dari 23 negara, mulai dari Rusia, Amerika Serikat, Jerman, Korea Selatan, Indonesia, Singapura, Filipina, Moroko, China, Turki, Thailand, dan Italia.

Salah satu praktisi permanent make up yang hadir dalam festival tersebut, Jane Razell dari JRK BrowArt, mengungkap jika dalam acara ini, dirinya jadi bisa lebih memahami mengenai perbedaan mengenai jenis dan teknik sulam yang menjadi favorit di masing-masing negara.

Misalnya, kata dia, di Indonesia banyak klien lebih suka dengan alis yang warnanya lebih nyata dan awet dalam jangka waktu lebih lama.

"Beda dengan China, Korea, Bangkok, mereka lebih suka alis yang warnanya soft dan tidak keberatan jika warnanya cepat pudar. Sedangkan untuk teknik, di Rusia, Amerika Serikat, lebih tren dengan teknik shading atau powder brow, sementara di Indonesia teknik dimensi dan kombinasi masih menjadi favorit," jelasnya dalam siaran pers yang Suara.com terima.

Dalam acara ini pula, masing-masing negara bisa mendemokan teknik sulam andalannya masing-masing. Seperti Jane yang mengenalkan teknik andalannya yang ia namakan Teknik Sulam alis Nano HD.

Teknik yang sudah ia launching sejak 2017 akhir ini menggunakan mesin sulam Nano untuk mengukir garis-garis halus seperti alis. Hasilnya, garis terlihat sangat halus dan mirip seperti aslinya. Saat pengerjaan pun tidak sakit dan tidak mengeluarkan darah, sehingga tidak membuat kulit mengalami traumatic.

baca juga

"Keunggulan lainnya adalah teknik ini cocok untuk semua jenis kulit. Retensi penyerapan warna juga sangat bagus hingga 80-90 persen tergantung jenis kulit. Proses healing tidak terasa ada kerak, jadi klien sangat nyaman dan boleh langsung terkena air," jelas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dijamin Flawless, Ini Cara Terbaik Mengaplikasikan Compact Powder

Dijamin Flawless, Ini Cara Terbaik Mengaplikasikan Compact Powder

Lifestyle | Minggu, 01 September 2019 | 13:00 WIB

Tahan Seharian, Cara Bikin Blush On Merah Merona Sepanjang Hari

Tahan Seharian, Cara Bikin Blush On Merah Merona Sepanjang Hari

Lifestyle | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 10:56 WIB

Gampang Banget, 4 Cara Instan Redakan Jerawat

Gampang Banget, 4 Cara Instan Redakan Jerawat

Lifestyle | Kamis, 29 Agustus 2019 | 17:05 WIB

Terkini

Kronologi Penyerangan Aksi Women's March di Monas: 3 Orang Jadi Korban Kekerasan OTK

Kronologi Penyerangan Aksi Women's March di Monas: 3 Orang Jadi Korban Kekerasan OTK

News | Sabtu, 07 November 2026 | 15:51 WIB

Coach Timo Scheunemann Fokus Perkembangan Skuad Putri Indonesia usai Runner-up Singa Cup 2026

Coach Timo Scheunemann Fokus Perkembangan Skuad Putri Indonesia usai Runner-up Singa Cup 2026

Bola | Sabtu, 07 November 2026 | 15:46 WIB

Komedi Negara Hukum: Mengapa Urusan Ijazah Selalu Berakhir Jadi Lelucon?

Komedi Negara Hukum: Mengapa Urusan Ijazah Selalu Berakhir Jadi Lelucon?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 15:45 WIB

Sumur JUM-101 Berproduksi, PHM Tambah Pasokan Gas 3,3 MMscfd dan Minyak 250 BOPD

Sumur JUM-101 Berproduksi, PHM Tambah Pasokan Gas 3,3 MMscfd dan Minyak 250 BOPD

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 15:37 WIB

5 Moisturizer untuk Dibawa Perjalanan Jauh, Ukuran Mini Hemat Tempat

5 Moisturizer untuk Dibawa Perjalanan Jauh, Ukuran Mini Hemat Tempat

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 15:35 WIB

Diadang Polisi hingga Saling Dorong, Womens March Desak MBG Disetop dan Pembalut Bebas PPN!

Diadang Polisi hingga Saling Dorong, Womens March Desak MBG Disetop dan Pembalut Bebas PPN!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 15:31 WIB

1.128 Perenang Jadi Saksi Pecahkya Rekor MURI di Stadion Akuatik GBK

1.128 Perenang Jadi Saksi Pecahkya Rekor MURI di Stadion Akuatik GBK

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 15:30 WIB

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Merawat Tradisi atau Cuma Demi Konten?

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Merawat Tradisi atau Cuma Demi Konten?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 15:30 WIB

Bisnis Keamanan Siber dan AI Makin Dilirik, Pendapatan ITSEC Asia Tumbuh 39 Persen

Bisnis Keamanan Siber dan AI Makin Dilirik, Pendapatan ITSEC Asia Tumbuh 39 Persen

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 15:12 WIB

Produsen Otomotif AS Desak Pemerintah Blokir Permanen Mobil Listrik Asal Tiongkok

Produsen Otomotif AS Desak Pemerintah Blokir Permanen Mobil Listrik Asal Tiongkok

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 15:10 WIB

×