Tak Melulu Glamor, Ini 5 Fakta di Balik Hidup Seorang Influencer

Dany Garjito, Amertiya Saraswati

Selasa, 03 September 2019 | 20:05 WIB
Tak Melulu Glamor, Ini 5 Fakta di Balik Hidup Seorang Influencer
Liburan bersama teman / Unsplash

Suara.com - Bicara soal influencer, banyak dari kita pasti akan teringat soal deretan berita negatif atau reputasi buruk yang kerap beredar di media.

Bukan hanya itu, influencer juga biasanya identik dengan liburan mewah, makanan gratis di restoran, serta gaya hidup yang bebas.

Meski begitu, tak semua influencer suka berulah buruk. Bahkan, beberapa influencer ternyata juga kesal dengan mereka yang kerap membuat masalah dan merusak reputasi influencer.

Belum lagi, ada banyak orang yang sebenarnya ingin menjadi influencer demi menyebarkan kebaikan.

Baru-baru ini, beberapa influencer pun membagikan rahasia di balik kehidupan mereka. Dilansir dari laman Insider, inilah fakta di balik hidup influencer yang terkesan glamor dan penuh liburan.

Ilustrasi Influencer (Pixabay/cloudllynx)
Ilustrasi Influencer (Pixabay/cloudllynx)

1. Menjalankan akun Instagram hingga sukses bukan hal mudah

Kehidupan influencer memang sekilas tampak seperti mimpi yang menjadi nyata. Namun, di balik foto-foto liburan yang diunggah, ternyata ada banyak waktu dan usaha yang harus dicurahkan.

Influencer yang baik harus bisa menjadi fotografer, jurnalis, direktur, produser, model, kritikus, hingga humas untuk diri mereka sendiri.

"Datang dari latar belakang perusahaan penerbitan, aku hanya bisa membandingkan pekerjaan influencer dengan pekerjaan di majalah. Namun, alih-alih banyak tim yang bertanggung jawab untuk berbagai aspek, kau adalah satu-satunya pekerja di sini," ujar fashion influencer Julia Lundin.

baca juga

"Aku harus mempelajari semuanya dari pemasaran, SEO, kemampuan negosiasi, membuat konten tiap hari, dan membangun koneksi dengan pengikutku. Ini adalah pekerjaan 24/7 dan tidak pernah berhenti."

Belum lagi, influencer juga masih harus menanggung kritik atau komentar pedas yang kerap diberikan warganet.

2. Influencer bisa memiliki pengaruh yang kuat

Banyak orang yang meremehkan pekerjaan influencer akibat citra negatif yang ada. Padahal, jika dilakukan dengan baik, influencer dapat memiliki pengaruh besar di media sosial.

Tidak hanya itu, pengaruh influencer pun rupanya banyak dicari oleh merek-merek besar di dunia.

Sebagai contohnya, merek Estee Lauder menghabiskan 75% dari budget pemasaran mereka untuk kolaborasi dengan influencer.

Hal ini juga dibuktikan hotel Le Riad Yasmine di Marrakesh, yang mendadak viral dan kebanjiran tamu berkat foto yang diambil influencer di sana.

Influencer (instagram.com/brittipskamp)
Influencer (instagram.com/brittipskamp)

3. Memproduksi konten untuk sponsor tidak semudah kelihatannya

Influencer kerap dianggap sebagai seseorang yang hobi meminta sponsor demi mencari uang.

Kenyataannya, para influencer sukses tidak boleh sembarang meminta-minta. Sebaliknya, mereka harus melewati seleksi lebih dulu sebelum mendapat sponsor.

Setelah diterima pun, para influencer ini akan mendapat instruksi ketat soal apa yang harus dilakukan, apa yang harus ditulis, dan kapan konten tersebut harus diunggah.

"Influencer harus bekerja lebih keras dari biasanya, menjadi seorang produser dan direktur kreatif demi membuat konten yang segar dan menarik bagi konsumen," ujar Williams, CEO sebuah platform seleksi untuk para influencer.

Dengan kata lain, proses membuat konten untuk sponsor adalah pekerjaan yang panjang dan tidak bisa sembarang dilakukan.

4. Tidak semua influencer mau bekerja keras

Terlepas dari ketiga fakta di atas, tak semua influencer mau repot dan bekerja keras. Influencer macam inilah yang kerap membuat masalah dan tidak disukai oleh sesama influencer.

"Ada banyak influencer di luar sana yang hanya mengunggah foto bikini dan mendapat 10.000 likes."

"Kami mendukung mereka yang bekerja dengan baik, tapi percayalah bahwa tidak semua influencer mau bekerja keras. Bekerja di industri ini membuat kami belajar siapa yang baik dan siapa yang tidak."

Ilustrasi traveler paling baik hati (Pixabay/rawpixel)
Ilustrasi traveler paling baik hati (Pixabay/rawpixel)

5. Kebanyakan orang yang benci influencer sebenarnya merasa iri

Para influencer yang berulah buruk dan melakukan hal negatif mungkin memang pantas mendapat kritik.

Namun, sebagian besar influencer yang sudah bekerja keras demi membangun nama baik tidak setuju jika mereka semua pantas dibenci.

Ya, beberapa influencer memang melakukan hal buruk. Namun, begitu pula halnya dengan orang-orang di industri lainnya. Bedanya, kesalahan influencer lebih mudah dideteksi publik.

Tidak heran, influencer pun harus berusaha keras untuk mengabaikan orang-orang yang membenci mereka tanpa alasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Liburan ke Vietnam Bisa Jadi Awal Menjelajah Asia, Ada Promo Tiket Mulai Rp0 dari Vietjet

Liburan ke Vietnam Bisa Jadi Awal Menjelajah Asia, Ada Promo Tiket Mulai Rp0 dari Vietjet

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:36 WIB

3 Alasan Disney Adventure Bisa Jadi Pilihan Menarik untuk Liburan Keluarga

3 Alasan Disney Adventure Bisa Jadi Pilihan Menarik untuk Liburan Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Parah Jadi Para, Gaji Jadi Gajih: Ketika Satu Huruf Mengubah Makna Bahasa

Parah Jadi Para, Gaji Jadi Gajih: Ketika Satu Huruf Mengubah Makna Bahasa

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Di Rumah atau Dirumah? Kesalahan Sepele yang Terus Berulang di Media Sosial

Di Rumah atau Dirumah? Kesalahan Sepele yang Terus Berulang di Media Sosial

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Cara Asyik Menikmati Momen Healing dengan Sauna hingga Kuliner Sehat di Ubud Bali

Cara Asyik Menikmati Momen Healing dengan Sauna hingga Kuliner Sehat di Ubud Bali

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:02 WIB

Bahasa Indonesia Kreatif Gen Z: Merebut Kembali Kendali Ekspresi di Medsos

Bahasa Indonesia Kreatif Gen Z: Merebut Kembali Kendali Ekspresi di Medsos

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Sering Dengar Kata 'Slay' atau 'AFK'? Kenali 5 Karakteristik Bahasa Gaul Anak Muda

Sering Dengar Kata 'Slay' atau 'AFK'? Kenali 5 Karakteristik Bahasa Gaul Anak Muda

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:08 WIB

Saat Gen Z Bertemu 'Polisi Bahasa': Butuh Ruang Diskusi, Bukan Penghakiman

Saat Gen Z Bertemu 'Polisi Bahasa': Butuh Ruang Diskusi, Bukan Penghakiman

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Gen Z Suka Code-Mixing, Memperkaya atau Justru Merusak Bahasa Indonesia?

Gen Z Suka Code-Mixing, Memperkaya atau Justru Merusak Bahasa Indonesia?

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Konten Karhutla Diduga Dibatasi, Mengapa Transparansi Medsos Penting?

Konten Karhutla Diduga Dibatasi, Mengapa Transparansi Medsos Penting?

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Terkini

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:58 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:47 WIB

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:40 WIB

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:38 WIB

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:15 WIB

×