4 Fashion Item yang Punya Dampak Sosial, Ada yang dari Tempe!

M. Reza Sulaiman, Vessy Dwirika Frizona

Kamis, 26 September 2019 | 09:05 WIB
4 Fashion Item yang Punya Dampak Sosial, Ada yang dari Tempe!
Tidak hanya lucu dan keren, fashion item ini punya dampak bagi kesejahteran sosial. (Dok. DBS)

Suara.com - 4 Fashion Item yang Punya Dampak Sosial, Ada yang dari Tempe!

Item-item fashion seperti baju, tas, dan sepatu tidak lagi hanya dijadikan sebagai penunjang penampilan. Tentunya pilihan pakaian dan padu padan aksesoris memiliki peranan penting dalam gaya berpakaian sehari-hari dan mencerminkan kepribadian seseorang.

Akan tetapi, jarang sekali diketahui cerita di balik fashion item yang dipakai. Seperti siapa yang membuat, proses pembuatan, hingga material. Nah! Saat ini ada beberapa fashion item yang tidak hanya membuat kamu lebih stylish tetapi juga bisa memberikan dampak sosial yang baik tentunya.

Mau tahu apa saja? Yuk, cek rangkuman Suara.com dari siaran pers Bank DBS.

Aksesoris Stylish dari Jamur Tempe

Fashion item yang terbuat dari bahan dasar kulit hewan masih menjadi andalan bagi beberapa brand besar. Akan tetapi, untuk memproduksi fashion item dengan bahan dasar kulit hewan asli membutuhkan beberapa bahan kimia pendukung yang berpotensi mencemari lingkungan. Untuk itu, Mycotech, wirausaha sosial asal Bandung menggunakan limbah pertanian berbahan dasar jamur tempe sebagai pengganti kulit yang dinamakan Mylea (Mycelium Leather).

Tidak hanya lucu dan keren, fashion item ini punya dampak bagi kesejahteran sosial. (Dok. DBS)
Tidak hanya lucu dan keren, fashion item ini punya dampak bagi kesejahteran sosial. (Dok. DBS)

Kulit Mylea ini tidak kalah stylish dan juga tahan lama seperti kulit hewan. Menggunakan pewarna alami dari tumbuh-tumbuhan membuat fashion item seperti tas tangan, watch strap dan dompet dari Mycotech ramah lingkungan. Sebelumnya MyCotech telah membuktikan bahwa jamur Mylea juga dapat digunakan untuk bahan bangunan yang tidak kalah kokoh dengan produk pertambangan. Mereka berusaha menciptakan pengganti gypsum sebagai bahan bangunan menjadi jamur di mana proses produksinya diatur secara inklusif. Petani berskala kecil direkrut sebagai rekan untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari limbah pertanian yang sebelumnya tidak pernah mereka anggap berharga.

Tas Anyaman Klasik karya Mama-mama Flores

Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) terkenal dengan keindahan alam yang sangat memanjakan mata. Selain itu, dibalik keindahan alam tersebut terdapat pula warisan budaya Indonesia berupa kerajinan anyaman yang sudah turun temurun digeluti oleh para ibu di NTT. Melihat keindahan warisan budaya anyaman, Du’Anyam, wirausaha sosial asal Jakarta memperkenalkan serta melestarikan budaya anyaman Flores kepada masyarakat luas dengan desain-desain yang modern dan stylish.

Tidak hanya lucu dan keren, fashion item ini punya dampak bagi kesejahteran sosial. (Dok. DBS)
Tidak hanya lucu dan keren, fashion item ini punya dampak bagi kesejahteran sosial. (Dok. DBS)

Du’Anyam bertujuan ingin mengentaskan kemiskinan di daerah Flores melalui pemberdayaan perempuan di daerah pedesaan di Indonesia yang memiliki keterampilan tenun anyaman tradisional tetapi belum memiliki akses pasar yang memadai. Du'Anyam mampu menjembatani kesenjangan ini bagi para pengrajin, selain itu juga memberi mereka akses keuangan ke layanan kesehatan dan gizi yang lebih baik. Du’Anyam bersama lebih dari 500 wanita di pulau Flores memproduksi berbagai produk anyaman untuk fashion, home living dan souvenir. Fashion item yang paling populer adalah pouch anyaman, bucket bag dan dompet anyaman yang etnik dan juga unik.

baca juga

Pakaian Nyaman dari Bahan Organik yang Timeless

Tidak banyak yang mengetahui cerita dibalik pakaian yang kita kenakan, apalagi mengenal tokoh yang membuat pakaian yang kita pilih dan beli di toko maupun online store. Nah, brand SukkhaCitta menghadirkan ragam pakaian dan aksesoris yang timeless, simple dan tahan lama hasil dari pengrajin desa di daerah Jawa dan Flores.

Tidak hanya lucu dan keren, fashion item ini punya dampak bagi kesejahteran sosial. (Dok. DBS)
Tidak hanya lucu dan keren, fashion item ini punya dampak bagi kesejahteran sosial. (Dok. DBS)

SukkhaCitta memproduksi kain dan pakaian tradisional Indonesia premium dengan mendorong penduduk setempat, serta menggunakan bahan premium dengan desain yang stylish dan timeless. Mulai dari pakaian atasan, bawahan, outer serta aksesoris semuanya dibuat langsung oleh pengrajin di daerah Jawa dan Flores serta hasil penjualannya pun dapat langsung diterima oleh mereka. Menggunakan bahan organik dan pewarna alami, SukkhaCitta menerapkan zero waste sehingga limbah dari proses produksi pakaian mereka tidak mencemari lingkungan.

Kain Tenun Toraja untuk Daily Wear

Siapa yang tak kenal akan keindahan tenun Toraja? Yup, tenun Toraja yang biasa digunakan pada saat acara-acara besar atau tertentu kini juga bisa menjadi pilihan pakaian sehari-hari, lho.

Tidak hanya lucu dan keren, fashion item ini punya dampak bagi kesejahteran sosial. (Dok. DBS)
Tidak hanya lucu dan keren, fashion item ini punya dampak bagi kesejahteran sosial. (Dok. DBS)

Brand Toraja Melo menghadirkan tenun Toraja dalam bentuk pakaian sehari-hari. Toraja Melo bertujuan untuk melestarikan kain tenun tradisional dengan menginovasikan pengaplikasian kain ke banyak produk fashion yang berbeda. Toraja Melo berfokus untuk memberdayakan perempuan dalam kegiatan mereka, terutama untuk juga mengadvokasi hak perempuan.

Produk mereka sekarang populer tidak hanya di Toraja tetapi juga di seluruh Indonesia. Setiap koleksi ini terinspirasi dari budaya asli Tanah Toraja dan diaplikasikan ke setiap koleksi mereka. Toraja Melo pertama kali didirikan dengan misi pengentasan tingkat kemiskinan yang cukup tinggi di Indonesia dengan mata pencaharian yang berkelanjutan bagi penduduk desa yaitu menciptakan produk tenunan tangan yang berkualitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Curi Perhatian di Acara Yves Saint Laurent, Intip Gaya Keren Rose BLACKPINK

Curi Perhatian di Acara Yves Saint Laurent, Intip Gaya Keren Rose BLACKPINK

Lifestyle | Rabu, 25 September 2019 | 10:38 WIB

4 Gaya OOTD yang Wajib Dicoba Supaya Feed Instagram Makin Kece

4 Gaya OOTD yang Wajib Dicoba Supaya Feed Instagram Makin Kece

Lifestyle | Selasa, 24 September 2019 | 11:04 WIB

Tak Terduga, Model Gucci Lakukan Aksi Protes di Milan Fashion Week 2019

Tak Terduga, Model Gucci Lakukan Aksi Protes di Milan Fashion Week 2019

Lifestyle | Selasa, 24 September 2019 | 13:56 WIB

Terkini

Lepas dari Bayang-bayang Kantoran, Gen Z Ditantang Jadi Job Creator di Gen Z Impact Fest 2026

Lepas dari Bayang-bayang Kantoran, Gen Z Ditantang Jadi Job Creator di Gen Z Impact Fest 2026

News | Sabtu, 12 September 2026 | 16:02 WIB

Viral Bus Transjakarta Dituding Ugal-ugalan! Rekaman CCTV Ungkap Fakta Sebenarnya

Viral Bus Transjakarta Dituding Ugal-ugalan! Rekaman CCTV Ungkap Fakta Sebenarnya

News | Sabtu, 12 September 2026 | 16:02 WIB

Berapa Tahun Batas Usia Ideal Pemakaian HP Murah Sebelum Mulai Lemot?

Berapa Tahun Batas Usia Ideal Pemakaian HP Murah Sebelum Mulai Lemot?

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 16:02 WIB

Novel Home Sweet Loan: Perjuangan Kaluna Mewujudkan Rumah Impian

Novel Home Sweet Loan: Perjuangan Kaluna Mewujudkan Rumah Impian

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 16:00 WIB

Menjelajahi Kedalaman Cerita dan Visual dalam Film Moana (2026)

Menjelajahi Kedalaman Cerita dan Visual dalam Film Moana (2026)

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 15:55 WIB

Begadang demi Pekerjaan: Benarkah Bekerja di Malam Hari Lebih Efektif?

Begadang demi Pekerjaan: Benarkah Bekerja di Malam Hari Lebih Efektif?

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 15:50 WIB

Draf RUU Reforma Agraria Masih Berpihak pada Swasta! Tanah untuk Rakyat atau Korporasi?

Draf RUU Reforma Agraria Masih Berpihak pada Swasta! Tanah untuk Rakyat atau Korporasi?

News | Sabtu, 12 September 2026 | 15:45 WIB

Sinopsis Drama Jepang 'Wheat, Butter, and Revenge', Dibintangi Ihara Rikka

Sinopsis Drama Jepang 'Wheat, Butter, and Revenge', Dibintangi Ihara Rikka

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 15:40 WIB

Kawal Jakmania ke GBK, 934 Petugas Disiagakan di 47 Titik Pengamanan Kota Bekasi

Kawal Jakmania ke GBK, 934 Petugas Disiagakan di 47 Titik Pengamanan Kota Bekasi

News | Sabtu, 12 September 2026 | 15:30 WIB

Whoosh dan Jeratan Utang: Antara Siasat Penyelamatan dan Bom Waktu Fiskal

Whoosh dan Jeratan Utang: Antara Siasat Penyelamatan dan Bom Waktu Fiskal

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 15:30 WIB

×