- Polres Metro Bekasi Kota mengerahkan 934 personel gabungan untuk mengamankan keberangkatan suporter The Jakmania ke GBK.
- Sebanyak 913 suporter diberangkatkan secara bertahap menggunakan 23 bus dan 43 sepeda motor dari 12 titik kumpul di Bekasi.
- Seluruh rangkaian kegiatan pengawalan dan pemberangkatan rombongan suporter menuju Jakarta tersebut berlangsung dengan aman serta kondusif.
Suara.com - Sebanyak 934 personel gabungan disiagakan Polres Metro Bekasi Kota untuk mengawal keberangkatan suporter Persija Jakarta atau The Jakmania menuju Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (12/9/2026).
Ratusan personel dari unsur TNI, Polri, Dishub, dan Satpol PP tersebut ditempatkan di 47 titik pengamanan. Lokasinya meliputi titik kumpul suporter, stasiun, terminal, gerbang tol, jembatan dan JPO, ruas perbatasan, hingga jalur menuju Jakarta.
Patroli bergerak juga disiagakan di sejumlah ruas jalan tol dan arteri untuk mengantisipasi pergerakan rombongan suporter.
Dari pemantauan pukul 10.00 hingga 13.30 WIB, sebanyak 913 suporter diberangkatkan dari 12 titik kumpul di Kota Bekasi.
Sebanyak 840 suporter berangkat menggunakan 23 bus, sedangkan 73 lainnya menggunakan 43 sepeda motor. Pemberangkatan dilakukan secara bertahap untuk menjaga pergerakan rombongan tetap tertata dan arus lalu lintas berjalan lancar.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Aryana mengatakan pengamanan disiapkan secara menyeluruh, mulai dari pemetaan titik keberangkatan hingga pendampingan rombongan menuju Jakarta.
“Pertandingan besar membutuhkan pengelolaan yang cermat sejak awal. Kami tidak sekadar mengawal rombongan, tetapi memastikan setiap tahapan berlangsung tertata sehingga antusiasme suporter dapat tersalurkan seiring dengan kelancaran aktivitas masyarakat,” ujar Putu Kholis.
Hingga pukul 13.30 WIB, seluruh rangkaian pemberangkatan berlangsung aman dan kondusif.
“Kami mengajak The Jakmania mendukung Persija dengan sepenuh hati sekaligus menghormati sesama. Bawalah kebanggaan, tunjukkan sportivitas, dan kembalilah dengan selamat seraya menjaga nama baik Kota Bekasi,” pungkasnya.