Dugaan Penistaan Agama, Selebgram 'Kembaran' Angelina Jolie Ditahan Polisi

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rima Suliastini
Dugaan Penistaan Agama, Selebgram 'Kembaran' Angelina Jolie Ditahan Polisi
Sahar Tabar, kembaran Angelina Jolie. (Instagram/@sahartabar_officialx)

Masih ingat dengan Sahar Tabar yang mengaku kembaran Angelina Jolie?

Suara.com - Beberapa waktu lalu, foto-foto mirip Angelina Jolie dalam keadaan mengenaskan beredar di dunia maya. Rupanya itu hasil editan iseng seorang selebgram yang mengaku kembaran Angelina Jolie.

Selebgram asal Iran bernama Sahar Tabar itu kembali membuat publik terkejut. Kali ini bukan karena foto editannya, tapi aksinya yang dianggap melakukan penistaan agama.

Melansir Daily Mail, Sahar Tabar ditangkap oleh pihak berwajib karena beberapa tuntutan terkait kejahatan budaya, sosial, dan korupsi moral.

Lebih spesifik, selebgram yang mengaku operasi plastik puluhan kali demi terlihat mirip dengan Angelina Jolie ini dituduh melakukan berbagai hal yang melanggar hukum Iran, seperti penistaan agama, menghasut kekerasan, bahkan mendukung anak-anak muda untuk korupsi.

Bagi warganet yang mengikuti akun media sosial Sahar Tabar, hal ini tak lagi mengejutkan. Pasalnya, sang selebgram memang kerap membuat orang khawatir lewat unggahan yang dianggap tak layak.

Angelia Jolie-Sahar Tabar (Philipinne Daily Inquirer/Instagram Sahar Tabar)
Angelia Jolie-Sahar Tabar (Philipinne Daily Inquirer/Instagram Sahar Tabar)

Sahar bahkan dianggap mendapatkan properti dengan cara ilegal hingga menghina aturan berpakaian negara. Tak lama setelahnya, Instagram Sahar Tabar pun tak dapat diakses kembali.

Kabar tentang ditangkapnya Tabar Sahar menuai kontroversi. Banyak yang tak setuju Sahar ditangkap, sedangkan di sisi lain, mereka terang-terangan menyindir Sahar Tabar dan para penggemarnya.

Sahar Tabar
Sahar Tabar. (Instagram Sahar Tabar)

Menurut laporan BBC, Sahar Tabar bukan satu-satunya selebgram yang bermasalah dengan hukum di Iran. Beberapa influencer dan fashion blogger lain juga harus berhadapan dengan polisi karena konten yang bertentangan dengan hukum Islam di negara mereka.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS