Komite Buku Nasional Bawa Konten Nonbuku ke Frankfurt Book Fair 2019

Vania Rossa

Jum'at, 11 Oktober 2019 | 15:08 WIB
Komite Buku Nasional Bawa Konten Nonbuku ke Frankfurt Book Fair 2019
Gulai Cubadak dan Teh Kembang akan Dibawa Komite Buku Nasional ke Frankfurt Book Fair. (Suara.com/Vania)

Suara.com - Komite Buku Nasional (KBN) kembali akan membawa konten Indonesia ke Frankfurt Book Fair (FBF), pameran buku terbesar di dunia, yang akan berlangsung pada 16-20 Oktober 2019 mendatang. Kali ini, selain konten buku, KBN yang didirikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai motor penyelenggara keikutsertaan delegasi Indonesia di pameran-pameran buku internasional ini juga akan menghadirkan konten nonbuku.

Menurut Laura Bangun Prinsloo, Ketua KBN, dengan membawa konten-konten nonbuku, KBN ingin memperlihatkan potensi dan dinamisnya relasi industri perbukuan dan konten kreatif di Indonesia. "Ajang FBF telah menjadi ajang pameran konten yang bentuknya tidak hanya dalam buku cetak tapi berbagai produk alihwahana lainnya. Dan Indonesia kali ini juga hadir dan menawarkan konten kreatif karya anak bangsa yang diharapkan bisa diminati pasar luar dan membuka peluang untuk diaplikasikan ke berbagai medium," katanya dalam jumpa pers di Ramurasa pada Selasa (8/10/2019).

Lalu, apa saja konten nonbuku yang akan dihadirkan dalam FBF kali ini? Di antaranya adalah sajian kuliner dari Aku Cinta Makanan Indonesia (ACMI) yang diwakili oleh Santhi Serad dan Astrid Enricka, pakar kopi Indonesia Adi Taroepratjeka dan Ronald Prasanto, penampilan musik dari Oppie Andaresta, serta 4 seniman ilustrasi yang akan melukis mural dan aurmented reality di stan Indonesia selama pameran berlangsung.

Gulai Cubadak dan Teh Kembang akan Dibawa Komite Buku Nasional ke Frankfurt Book Fair. (Suaera.com/Vania)
Gulai Cubadak dan Teh Kembang akan Dibawa Komite Buku Nasional ke Frankfurt Book Fair. (Suara.com/Vania)

Khusus untuk sajian kuliner, ACMI akan menyajikan demo masak, di antaranya Western Sumatera Young Jackfruit Curry atau Gulai Cubadak asal Sumatera Barat, spiced ginger tea, serta yang paling menarik adalah Moluccas Butterfly Pea Flowers Tea with Nutmeg atau teh kembang telang.

"Bahannya sangat sederhana, hanya kembang telang dan bunga pala, ditambah sedikit gula. Kembang telang sendiri populer digunakan di beberapa negara Asia sebagai pewarna makanan. Dan bunga pala dikenal sebagai rempah-rempah khas, di mana ini sesuai dengan misi kami yang ingin memperkenalkan Indonesia sebagai The Spice Island," kata Santhi.

"Minuman ini cukup menggambarkan betapa Indonesia sangat kaya akan rempah. Warna birunya mungkin akan mengundang orang untuk bertanya-tanya, 'Ini pakai pewarna apa?' Tapi mereka bisa lihat sendiri bahwa ini semua bahannya alami. Dan nanti akan ada gimmick juga dari kita. Teh kembang telang ini, kalau ditetesi asam, warnanya akan berubah dari biru menjadi ungu. Nanti kita akan pakai perasan jeruk nipis. Perubahan warnanya akan langsung terlihat setelah 1 detik," jelas Astrid.

Untuk membuat minuman kembang telang ini sendiri cukup mudah. Semua bahan, yaitu kembang telang, bunga pala, dan gula diseduh selama 5-8 menit agar aroma bunga palanya keluar. Untuk memperkaya rasa dan mengubah warna minuman, kamu bisa meneteskan perasan jeruk nipis ke dalamnya. Rasanya? Unik, dengan dominasi rasa bunga pala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maestro Seni Raden Saleh Jadi Tema Utama Gelaran Frankfurt Book Fair 2019

Maestro Seni Raden Saleh Jadi Tema Utama Gelaran Frankfurt Book Fair 2019

Lifestyle | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 13:00 WIB

Pedasnya Bikin Meleleh, Berani Coba Resep Sop Janda?

Pedasnya Bikin Meleleh, Berani Coba Resep Sop Janda?

Lifestyle | Kamis, 03 Oktober 2019 | 07:00 WIB

Intip Formulanya, Telur Dadar Minang Punya Resep Sendiri Lho

Intip Formulanya, Telur Dadar Minang Punya Resep Sendiri Lho

Lifestyle | Rabu, 02 Oktober 2019 | 07:00 WIB

Terkini

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Sport | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

DPR | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:54 WIB

×