Cara Epik Menghukum Pelakor, Pakai Karangan Bunga saat Wisuda S2

Rima Sekarani Imamun Nissa, Yasinta Rahmawati

Sabtu, 19 Oktober 2019 | 12:15 WIB
Cara Epik Menghukum Pelakor, Pakai Karangan Bunga saat Wisuda S2
Labrak pelakor pakai karangan bunga. (Twitter/@trashurex)

Suara.com - Istilah pelakor atau perebut laki orang kerap berseliweran di media sosial. Berbagai kisah tentang korban menghukum pelakor pun selalu menarik untuk disimak.

Baru-baru ini, akun Twitter @trashurex mengunggah foto tentang seseorang yang memiliki cara epik untuk memberi pelajaran bagi si pelakor.

Dari dua foto yang diunggah akun tersebut, terlihat seseorang mempermalukan pelakor lewat media karangan bunga saat wisuda.

"Happy Graduation for Pelakor, dari Istri yang Kau Goda Suaminya. Semoga dengan gelar barunya bisa untuk mencari nafkah yang halal," demikian tulisan dalam karangan bunga, lengkap dengan foto seorang wanita di pojoknya.

Dari foto pertama, diketahui bahwa wanita tertuduh pelakor tersebut baru merampungkan studi S2 dan mendapat gelar Magister, yakni MBA (Master of Business Administration).

Labrak pelakor pakai karangan bunga. (Twitter/@trashurex)
Labrak pelakor pakai karangan bunga. (Twitter/@trashurex)

Sedangkan di foto kedua, diyakini masih ditujukan pada orang yang sama. Tidak menyebutkan kembali namanya, karangan bunga tersebut berisi hujatan lebih sadis.

"SD 6t ahun, SMP 3 tahun, SMA 3 tahun, S1 5 tahun, S2 2 tahun, cuma jadi pelakor. 19 tahun sekolah ngapain aja?!? Semoga dengan gelar barunya tidak ada lagi suami-suami yang kau goda, dan bisa mencari rezeki yang halal!" demikian tulisan di karangan bunga kedua.

Labrak pelakor pakai karangan bunga. (Twitter/@trashurex)
Labrak pelakor pakai karangan bunga. (Twitter/@trashurex)

Sejak diunggah pada Jumat (18/10/2019) kemarin, postingan ini menjadi viral di Twitter, menarik lebih dari 17 ribu retweets dan 15 ribu likes. Warganet pun memberi reaksi yang beragam.

Banyak yang mendukung perbuatan tersebut. Namun, banyak pula yang menganggap perspektif hanya menghukum pelakor jangan terus dilanggengkan.

baca juga

"Tamu nggak bakal masuk kalau nggak dibukain pintu dan pelakor nggak bakal masuk kalau si lakinya nggak bukain hati buat si dia. Duh, gemes," ujar salah satu warganet.

Bagaimana menurutmu?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Karangan Bunga Pernikahan dari Mantan Pacar Ini Bikin Ngakak

Karangan Bunga Pernikahan dari Mantan Pacar Ini Bikin Ngakak

Tekno | Senin, 01 Juli 2019 | 10:35 WIB

Dituding Pelakor Karena Dekat dengan Verrell Bramasta, Ini Reaksi Ria Ricis

Dituding Pelakor Karena Dekat dengan Verrell Bramasta, Ini Reaksi Ria Ricis

Entertainment | Kamis, 23 Mei 2019 | 18:11 WIB

Playboy Menikah, Begini Kocaknya Karangan Bunga yang Dikirim Mantan

Playboy Menikah, Begini Kocaknya Karangan Bunga yang Dikirim Mantan

Tekno | Selasa, 21 Mei 2019 | 14:59 WIB

Terkini

5 Bedak Padat Hasil Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak dan Mudah Kilap

5 Bedak Padat Hasil Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak dan Mudah Kilap

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:55 WIB

Bayi 8 Bulan di Labura Meninggal Diduga Korban Rudapaksa, Polisi Selidiki

Bayi 8 Bulan di Labura Meninggal Diduga Korban Rudapaksa, Polisi Selidiki

Sumut | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:55 WIB

Dari Harus Segera ke Aku Bisa Pelan-pelan, Seni Menurunkan Tempo Hidup

Dari Harus Segera ke Aku Bisa Pelan-pelan, Seni Menurunkan Tempo Hidup

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:50 WIB

2 Orang Tewas Terjebak dalam Kebakaran di Matraman Jakarta Timur

2 Orang Tewas Terjebak dalam Kebakaran di Matraman Jakarta Timur

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Sering Mengasihani Diri Sendiri? Jangan-Jangan Kamu Lupa Mengambil Jeda

Sering Mengasihani Diri Sendiri? Jangan-Jangan Kamu Lupa Mengambil Jeda

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Padmaavat: Saat Perempuan Memilih Lenyap daripada Jatuh ke Tangan Lelaki

Padmaavat: Saat Perempuan Memilih Lenyap daripada Jatuh ke Tangan Lelaki

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Tampil Stylish Gak Pakai Mahal! Ini 5 Spot Thrifting Terfavorit di Jogja

Tampil Stylish Gak Pakai Mahal! Ini 5 Spot Thrifting Terfavorit di Jogja

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:48 WIB

Tolong Teleponkan Mama: Jeritan Pilu Korban Ledakan Pakuwon City dengan Rambut Terbakar

Tolong Teleponkan Mama: Jeritan Pilu Korban Ledakan Pakuwon City dengan Rambut Terbakar

Jatim | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:43 WIB

Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR

Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:43 WIB

Lain dengan Bukti Chat WA, Ketua Yayasan Little Aresha Ngotot Tak Pernah Suruh Anak-anak Diikat

Lain dengan Bukti Chat WA, Ketua Yayasan Little Aresha Ngotot Tak Pernah Suruh Anak-anak Diikat

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:42 WIB

×