Percaya Nggak Percaya, Ini Cerita Mistis Perajin Soal Gamelan Jawa

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 01 November 2019 | 06:10 WIB
Percaya Nggak Percaya, Ini Cerita Mistis Perajin Soal Gamelan Jawa
Gamelan Jawa memiliki sisi cerita mistis dan magis. (Shutterstock)

Suara.com - Percaya Nggak Percaya, Ini Cerita Mistis Perajin Soal Gamelan Jawa 

Sebagai bagian dari khazanah musik Indonesia, gamelan bukan sekadar alat musik biasa.

Ya, meski memiliki sejarah panjang, gamelan ternyata juga menyimpan cerita mistis.

Salah satu generasi ketiga perajin gamelan 'Bondho Gongso', Stevanus Permadi mengaku pernah mengalami hal-hal mistis yang berhubungan dengan gamelan.

Meski begitu, hal ini dikatakannya hanya diperuntukkan bagi yang mempercayainya. Bagi yang tidak mempercayainya, ia tak mempermasalahkannya.

"Gamelan baru, sudah selesai dibuat, dia bunyi sendiri. Bisa malam, bisa siang juga. Terutama gong sama kendang," kata dia, ditemui di rumah produksi gamelan Bondho Gongso, Gamping, Sleman, Yogyakarta, ditulis Minggu (20/10/2019).

Permadi mengaku awalnya takut dengan bebunyian yang didengarnya, karena saat itu tak terlihat siapapun yang membunyikannya. Namun sekarang ia sudah biasa dengan hal tersebut.

"Kalau saya sih percaya (dengan hal magis). Dan itu bunyinya itu bukan tang teng tang teng biasa dan ada nadanya," ungkapnya dengan nada antusias.

Permadi juga tidak menampik kala ditanya soal ritual khusus yang dilakukan oleh seorang perajin gamelan, sebelum alat musik itu berpindah tangan kepada pembeli.

baca juga

Ia menyebut, dalam tradisi lama, kakek dan ayahnya menjalankan ritual tertentu sebelum gamelan hasil karya mereka punya empu baru.

"Terutama pesanan Kraton, itu harus (ada tradisi ritual). Kalau sekarang tradisi itu sudah berkurang, pembeli minta barang harus cepat, ini itu, jadi waktunya sempit," tuturnya.

Seorang pekerja sedang membuat gong, di rumah produksi gamelan Bondho Gongso, Gamping, Sleman, Yogyakarta. (Suara.com/Uli Febriarni)
Seorang pekerja sedang membuat gong, di rumah produksi gamelan Bondho Gongso, Gamping, Sleman, Yogyakarta. (Suara.com/Uli Febriarni)

Kalau tak disambi memperbaiki alat musik atau dibarengi dengan aktivitas lain, sebagai perajin mereka bisa menyelesaikan sekitar satu setengah set musik gamelan dalam waktu satu bulan.

"Kalau murni hanya buat loh ya," ucapnya.

Tak banyak kesulitan yang dihadapi Bondho Gongso urusan produksi set gamelan. Kecuali mencari bahan kayu dan kulit untuk kendang.

"Sulit mencari ukuran (diameter) besar sekarang, kadang kami harus mencarinya sampai ke Jawa Tengah," ungkapnya.

Kontributor : Uli Febriarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Perajin Gamelan di Sleman, Lulus Kuliah untuk Bantu Bisnis Keluarga

Kisah Perajin Gamelan di Sleman, Lulus Kuliah untuk Bantu Bisnis Keluarga

Lifestyle | Sabtu, 19 Oktober 2019 | 17:43 WIB

Kisah Perajin Gamelan: Bila Tidak Mood Lebih Baik Kerjakan Hal Lain

Kisah Perajin Gamelan: Bila Tidak Mood Lebih Baik Kerjakan Hal Lain

Jogja | Sabtu, 19 Oktober 2019 | 13:36 WIB

Jelajahi Lokasi Urban Legend Bersama Komunitas Wisata Mistis, Berani?

Jelajahi Lokasi Urban Legend Bersama Komunitas Wisata Mistis, Berani?

Lifestyle | Sabtu, 19 Oktober 2019 | 09:05 WIB

Terkini

Rumus Volume dan Luas Permukaan Balok: Panduan Lengkap dengan Sifat dan Contoh Soal

Rumus Volume dan Luas Permukaan Balok: Panduan Lengkap dengan Sifat dan Contoh Soal

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:34 WIB

Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp20,18 M Disita, Negara Terancam Rugi Rp11,81 M

Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp20,18 M Disita, Negara Terancam Rugi Rp11,81 M

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Fenomena Slow Dating: Saat Gen Z Tidak Lagi Terburu-buru Menjalin Hubungan

Fenomena Slow Dating: Saat Gen Z Tidak Lagi Terburu-buru Menjalin Hubungan

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:20 WIB

Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol

Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:16 WIB

Rp660 Juta Digelontorkan Untuk Bangun Huntap Bencana Aceh

Rp660 Juta Digelontorkan Untuk Bangun Huntap Bencana Aceh

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:15 WIB

Tak Perlu ke Toko, Begini Cara Menjajal Galaxy Z Series dari Smartphone

Tak Perlu ke Toko, Begini Cara Menjajal Galaxy Z Series dari Smartphone

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:09 WIB

KPK Diam-diam Periksa Pejabat Unsoed dan Pihak Swasta di Banyumas

KPK Diam-diam Periksa Pejabat Unsoed dan Pihak Swasta di Banyumas

Jawa Tengah | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung

Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Emiten WSKT Selesaikan Bangunan Gedung Siti Baroroh Baried FIB UGM Rampung yang Bernilai Rp131 M

Emiten WSKT Selesaikan Bangunan Gedung Siti Baroroh Baried FIB UGM Rampung yang Bernilai Rp131 M

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 07:54 WIB

Mendagri 5 Hari Hadir di NTT: Pemerintah Pusat Enggak Akan Tinggal Diam, Kita 'Keroyok' Semua!

Mendagri 5 Hari Hadir di NTT: Pemerintah Pusat Enggak Akan Tinggal Diam, Kita 'Keroyok' Semua!

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 07:52 WIB

×