Genap Berusia Satu Abad, Ini 6 Fakta Maskapai Tertua di Dunia

Dany Garjito, Amertiya Saraswati

Senin, 21 Oktober 2019 | 15:44 WIB
Genap Berusia Satu Abad, Ini 6 Fakta Maskapai Tertua di Dunia
Pesawat KLM (Pixabay/Didgeman)

Suara.com - Pada tanggal 7 Oktober silam, maskapai KLM asal Belanda merayakan ulang tahun mereka yang ke-100. Hal ini sukses membuat KLM menjadi maskapai tertua di dunia.

Didirkan pada tahun 1919, KLM atau "Koninklijke Luchtvaart Maatschappij" adalah maskapai dengan sejarah panjang dan menarik.

Bahkan, salah satu titik penting dalam sejarah maskapai KLM ternyata masih berhubungan dengan negara Indonesia.

Merangkum dari laman Travel and Leisure, berikut adalah fakta-fakta menarik seputar KLM yang baru saja berulang tahun ke-100. Yuk simak!

KLM Royal Dutch Airlines. (Pixabay/b-1-foto)
KLM Royal Dutch Airlines. (Pixabay/b-1-foto)

1. Maskapai tertua yang tidak pernah mengalami pergantian nama

Selain KLM, maskapai British Airways sebenarnya sudah merayakan ulang tahun ke -100 pada Agustus silam.

Meski begitu, bulan Agustus sebenarnya menandai berdirinya Aircraft Transport and Travel Limited. Beberapa tahun setelahnya, barulah perusahaan ini bergabung dan berganti nama menjadi British Airways.

Dengan demikian, KLM pun menjadi maskapai tertua yang tidak pernah mengganti nama mereka sejak didirikan hingga kini.

2. Merupakan maskapai kerajaan

baca juga

Walau tanggal resmi pendirian KLM adalah 7 Oktober 1919, maskapai ini sebenarnya sudah ada sejak sebulan sebelumnya.

Saat itu, Ratu Wilhelmina menunjuk KLM sebagai maskapai kerajaan Belanda. Dengan begitu, maskapai ini pun mendapatkan tempat spesial di hati para keluarga bangsawan.

Pesawat KLM (Pixabay/jarektw)
Pesawat KLM (Pixabay/jarektw)

3. Jakarta menjadi tujuan antarbenua yang pertama

Penerbangan pertama KLM dilakukan pada 17 Mei 1920 dari London ke Amsterdam. Saat itu, KLM masih memakai pesawat De Havilland DH-9B yang merupakan pesawat pengebom dalam Perang Dunia I.

Barulah 4 tahun kemudian, KLM merilis rute penerbangan antarbenua mereka yang pertama. Rute tersebut adalah dari Amsterdam ke Jakarta.

KLM memakai pesawat Fokker VII dengan 3 penumpang di dalamnya. Total, perjalanan dari Amsterdam ke Jakarta pun memakan waktu 55 hari dengan 21 pemberhentian.

4. Maskapai pertama yang mencetak majalah dalam pesawat

Saat ini, berbagai macam hiburan dalam pesawat bisa kita temukan dengan mudah. Mulai dari majalah, musik, hingga film, semuanya sudah tersedia.

Namun, di tahun 1966 silam, KLM menjadi maskapai pertama yang menciptakan majalah in-flight untuk penumpang mereka. Majalah itu sendiri dinamai Holland Herald.

5. Karpet di kelas bisnis maskapai KLM terbuat dari seragam pramugari

Sebagai salah satu maskapai tertua di bidang aviasi, KLM juga turut berpartisipasi dalam rangka mengurangi jejak emisi karbon pesawat.

Salah satu usaha tersebut adalah dengan berinvestasi dalam membuat bahan bakar pesawat yang ramah lingkungan.

Selain itu, KLM juga melakukan daur ulang seragam pramugari yang tak lagi terpakai. Uniknya, seragam pramugari ini diubah menjadi karpet untuk kelas bisnis.

Raja Willem-Alexander, Pilot Pesawat KLM (Wikimedia Commons)
Raja Willem-Alexander, Pilot Pesawat KLM (Wikimedia Commons)

6. Punya pilot seorang raja

Bukan cuma digunakan sebagai maskapai keluarga kerajaan, KLM juga punya seorang raja sebagai pilot mereka.

Namanya adalah Raja Willem-Alexander. Raja Belanda yang kini berusia 52 tahun tersebut sudah menjadi pilot KLM selama 20 tahun lamanya.

Biasanya, Raja Willem-Alexander terbang sebanyak dua kali dalam sebulan. Sementara, rute yang paling sering dilalui adalah dari Amsterdam ke Istanbul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wasit yang Batal Pimpin Laga Piala Dunia 2026 Ditemukan Tewas Tak Wajar di Tempat Umum

Wasit yang Batal Pimpin Laga Piala Dunia 2026 Ditemukan Tewas Tak Wajar di Tempat Umum

Bola | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:24 WIB

Kata-kata Bomber Timnas Indonesia Ole Romeny Lanjutkan Karier di Fortuna Sittard

Kata-kata Bomber Timnas Indonesia Ole Romeny Lanjutkan Karier di Fortuna Sittard

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 10:24 WIB

Post Kantoor Cikini, Restoran Vintage di Bekas Kantor Pos Zaman Belanda

Post Kantoor Cikini, Restoran Vintage di Bekas Kantor Pos Zaman Belanda

Your Say | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:00 WIB

Sang Maharani: Ketika Rumah Sendiri menjadi Tempat yang Paling Berbahaya

Sang Maharani: Ketika Rumah Sendiri menjadi Tempat yang Paling Berbahaya

Your Say | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:00 WIB

Virgil Van Dijk Batal Gantung Sepatu? Sosok Arne Slot Jadi Kunci

Virgil Van Dijk Batal Gantung Sepatu? Sosok Arne Slot Jadi Kunci

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 01:29 WIB

Out of the Box! Sarina Wiegman Didorong Jadi Pelatih Belanda Gantikan Ronald Koeman

Out of the Box! Sarina Wiegman Didorong Jadi Pelatih Belanda Gantikan Ronald Koeman

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 01:21 WIB

Putra Patrick Kluivert Jadi Korban Rasis usai Belanda Dihajar Maroko, KNVB Siap Bawa ke Ranah Hukum

Putra Patrick Kluivert Jadi Korban Rasis usai Belanda Dihajar Maroko, KNVB Siap Bawa ke Ranah Hukum

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:01 WIB

Belanda Remuk di Piala Dunia 2026: Koeman Mundur dan Rasisme Pemain Merebak

Belanda Remuk di Piala Dunia 2026: Koeman Mundur dan Rasisme Pemain Merebak

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:37 WIB

Belanda Kena Getahnya, Teknik Stutter Penalti Mulai Kehilangan Efektivitas di Piala Dunia 2026?

Belanda Kena Getahnya, Teknik Stutter Penalti Mulai Kehilangan Efektivitas di Piala Dunia 2026?

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:00 WIB

Sang Maha Sentana: Beban Tanggung Jawab Bangsawan yang Melampaui Janji Suci

Sang Maha Sentana: Beban Tanggung Jawab Bangsawan yang Melampaui Janji Suci

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:00 WIB

Terkini

Rupiah Jadi Mata Uang Terkuat di Asia, Dolar AS Turun ke Rp17.919

Rupiah Jadi Mata Uang Terkuat di Asia, Dolar AS Turun ke Rp17.919

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:53 WIB

Kejagung Periksa Febrie Adriansyah Sebagai Tersangka, Bersamaan dengan Pelimpahan Barang Bukti

Kejagung Periksa Febrie Adriansyah Sebagai Tersangka, Bersamaan dengan Pelimpahan Barang Bukti

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:52 WIB

Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Bintang Berlabel Timnas Indonesia

Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Bintang Berlabel Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:52 WIB

Genggaman yang Terlepas di Pulau Rimau: Detik-Detik Tragis Penombak Ikan Ditelan Ombak

Genggaman yang Terlepas di Pulau Rimau: Detik-Detik Tragis Penombak Ikan Ditelan Ombak

Lampung | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:52 WIB

Liga Aspal Ramai di Jakarta, Pramono Janji Bangunkan Sarana Olahraga

Liga Aspal Ramai di Jakarta, Pramono Janji Bangunkan Sarana Olahraga

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:43 WIB

Calon Manajer Koperasi Merah Putih Didominasi Perempuan, Capai 60 Persen!

Calon Manajer Koperasi Merah Putih Didominasi Perempuan, Capai 60 Persen!

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:37 WIB

Jaringan Tembus 1,13 Juta Agen, BRI Perkuat Penetrasi Pasar Lewat Sektor Ritel

Jaringan Tembus 1,13 Juta Agen, BRI Perkuat Penetrasi Pasar Lewat Sektor Ritel

Bri | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:36 WIB

Gabung Persija, Kwon Chang-hoon Singgung Nama Shin Tae-yong

Gabung Persija, Kwon Chang-hoon Singgung Nama Shin Tae-yong

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:35 WIB

Ulasan Novel Kendat, Misteri Kasus Berdarah Pulung Gantung di Desa Rangi

Ulasan Novel Kendat, Misteri Kasus Berdarah Pulung Gantung di Desa Rangi

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:35 WIB

Menelusuri Lorong Sunyi JGC: Saat Kilau Bacan Rp15 Juta Tak Lagi 'Sewangi' Dulu

Menelusuri Lorong Sunyi JGC: Saat Kilau Bacan Rp15 Juta Tak Lagi 'Sewangi' Dulu

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:34 WIB

×