Wishnutama Jadi Menparekraf, Pengamat : Banyak PR harus Dibenahi

Ade Indra Kusuma

Kamis, 24 Oktober 2019 | 11:54 WIB
Wishnutama Jadi Menparekraf, Pengamat : Banyak PR harus Dibenahi
Wishnutama seusai menghadap Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan. (Suara.com/Ummi HS).

Suara.com - Wishnutama Jadi Menparekraf, Pengamat : Banyak PR harus Dibenahi

Wishnutama akhirnya resmi dilantik sebagai Menteri Pariwisata dan Industri Kreatif dalam kabinet periode 2019-2024 pada Rabu (23/10/2019).

Dengan suasana santai sambil duduk di pelataran Istana Kepresidenan, Jokowi memperkenalkan satu persatu Menteri yang akan menjadi pembantunya selama lima tahun ke depan.

"Ke-31, Bapak Wishnutama Kusubandio, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Urusan pariwisata, 10 destinasi wisata baru, mengembangkan industri kreatif berada di wilayah Pak Wishnu," ungkap Presiden Jokowi saat mengenalkan jajaran menterinya.

Menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2019-2024 tentu menarik menanti kinerja Wishnutama memajukan pariwisata Indonesia. 

Lantas apa pendapat pengamat pariwisata, suramkah masa depan pariwisata Indonesia di tangan Wishnutama? Prof Azril Azhari, Ketua Ikatan Cendekiawan Wisata Indonesia memberikan pandangan.

"Menteri adalah jabatan politis, namun demikian sebaiknya punya juga keahlian dasar sektor yang diamanahkan kepadanya agar tidak terlalu lama pemahamannya. Wishnutama memulai kariernya di pertelevisian yang beakhir juga sebagai pemilik dan CEO televisi. Dengan demikian beliau harus segera menggeser paradigmanya menjadi kepariwisataan," ujarnya saat dihubungi Suara.com, Kamis (24/10/2019).

Wishnutama. (instagram.com/wishnutama)
Wishnutama. (instagram.com/wishnutama)

Prof Azril mengapresiasi pilihan Jokowi yang menunjuk Wishnutama untuk memegang peran penting di sektor pariwisata. 

baca juga

"Alasan Presiden memilihnya, tentu hanya Presiden yang memahaminya sulit kita kalau berandai-andai. Namun demikian terlihat dengan jelas usianya muda sehingga diharapkan mampu menemukan kreatifitas dan inovasi baru," bebernya.

Prof Azril lantas membeberkan PR apa saja yang harus dibenahi Wishnutama

"Banyak mas, oke dibelah satu-satu, pertama belum adanya Sektor Pariwisata yang berisikan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) yang khusus di pariwisata, karena selama ini hanya mengambil dari berbagai Sektor lainnya yang telah ada. Kedua, belum adanya Perencanaan Tenaga Kerja sektor pariwisata yang berisikan kebutuhan (demand) dan ketersediaan (supply), padahal program Utama presiden adalah di bidang Sumberdaya Manusia,"

"Ketiga Indeks Daya Saing Pariwisata kita yang masih rendah dari negara ASEAN terutama beberapa sub indeks sangat rendah yaitu: Health & Hygiene, Environmental Sustainability, Tourist Service Infrastructure, Safety & Security, ICT Readiness. Keempat Human Development Indeks (HDI) yang masih rendah dari negara ASEAN yaitu Singapore, Malaysia, Thailand, Philippine dan sama peringkatnya (peringkat 116) dengan Vietnam. Kelima, Human Capital Index (HCI) sangat rendah (peringkat 87) terbawah dari negara ASEAN yaitu Singapore, Vietnam, Malaysia, Thailand dan Philippine," lanjut Prof Azril.

Menurut Prof Azril, ini adalah PR yang berat adalah membenahi destinasi dan event pariwisata yang tidak menjadi fokus sebelumnya, karena Quantity Tourism harus degeser menjadi Quality Tourism.

"Sangat tergantung dari kepiawaian beliau untuk menggeser pariwisata kita. Masukan saja, ya segera formulasikan segera Sektor Pariwisata, Susun segera Perencanaan Tenaga Kerja sektor Pariwisata,  Fokus pada Daya Tarik Pariwisata kita (Visitor Attraction) yaitu Keunikan (Uniqueness) dan Keotentikan (Authenticity), artinya menggeser fokus dari Quantity Tourism menjadi Quality Tourism, lalu Target harus berdasarkan kontribusi sektor pariwisata terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), Presentase Penyerapan tenga kerja sektor Pariwisata terhadap Nasional, Persentase Investasi terhadap Nasional," pungkas prof Azril.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mentereng! 5 Fakta Wishnutama, Menteri Pariwisata dan Industri Kreatif

Mentereng! 5 Fakta Wishnutama, Menteri Pariwisata dan Industri Kreatif

Lifestyle | Kamis, 24 Oktober 2019 | 09:26 WIB

Pesona Make Up Natural Gista Putri, Istri Menteri Pariwisata Wishnutama

Pesona Make Up Natural Gista Putri, Istri Menteri Pariwisata Wishnutama

Lifestyle | Rabu, 23 Oktober 2019 | 14:18 WIB

4 Spot Wisata di Jayapura, Kota Kelahiran Wishnutama, Menteri Pariwisata

4 Spot Wisata di Jayapura, Kota Kelahiran Wishnutama, Menteri Pariwisata

Lifestyle | Rabu, 23 Oktober 2019 | 14:35 WIB

Terkini

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:11 WIB

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

×