Sering Disebut Festival Ciuman, Ini Uniknya Tradisi Omed-omedan di Bali

Kamis, 24 Oktober 2019 | 17:00 WIB
Sering Disebut Festival Ciuman, Ini Uniknya Tradisi Omed-omedan di Bali
Tradisi Omed-omedan di Bali (Wikimedia Commons)

Suara.com - Bali merupakan salah satu destinasi yang kaya akan tradisi dan budaya warganya. Yang unik, ada tradisi omed-omedan yang kerap disebut sebagai festival ciuman massal.

Omed-omedan adalah tradisi yang diadakan setelah Hari Raya Nyepi. Perayaan ini berupa festival, dan biasa diikuti oleh pemuda-pemudi berumur 17-30 tahun di Banjar Kala, Sesetan, Denpasar.

Tradisi ini sudah ada paling sejak ratusan tahun silam. Meski sering disebut festival ciuman massal, omed-omedan sebenarnya punya makna mendalam.

Omed-omedan sendiri adalah bahasa Bali yang dapat diartikan sebagai tarik-menarik. Ini dikarenakan para peserta omed-omedan akan melakukan aksi tarik menarik selama festival berlangsung.

Konon, acara tarik menarik ini berasal dari kisah pertarungan antara babi jantan dan betina. Selain itu, hal ini juga menggambarkan tarik-menarik antara energi positif dan negatif.

Tradisi Omed-omedan di Bali (instagram.com/tabanan_update)
Tradisi Omed-omedan di Bali (instagram.com/tabanan_update)

Saat omed-omedan, warga berumur 17-30 tahun akan dikelompokkan menjadi grup laki-laki dan grup perempuan. Kemudian, seluruh peserta harus mengikuti ibadah sembahyang dulu di pura.

Setelah sembahyang, barulah kedua kelompok tadi berdiri berhadap-hadapan di pelataran pura. Dipandu oleh pecalang (polisi adat), setiap kelompok akan memilih seorang wakil untuk diangkat dan diarak di barusan depan.

Nantinya, kedua orang ini akan saling berpelukan sementara yang lain berusaha menarik hingga terlepas. Saat inilah, ada kalanya dua orang tersebut saling beradu pipi dan terlihat seperti ciuman bibir.

Selain saling berpelukan dan menarik, para peserta juga akan disiram air selama festival omed-omedan ini.

Baca Juga: Ribuan Warga Ikuti Tradisi Sebar Apem Yaqowiyu

Tradisi Omed-omedan di Bali (instagram.com/ramitavillalegian)
Tradisi Omed-omedan di Bali (instagram.com/ramitavillalegian)

Tradisi omed-omedan sendiri punya makna mendalam lain, yaitu untuk menjalin silaturahmi.

Dengan melakukan omen-omedan, diharapkan tali persaudaraan antara anak muda di Banjar Kala, Sesetan dapat semakin erat.

Kini, selain menjadi bagian dari tradisi, festival omed-omedan juga sukses menarik minat wisatawan.

Tak heran, omed-omedan pun menjadi festival tahunan yang dinamai Omed-omedan Cultural Heritage Festival.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI