Ajakan Waspada Terkait Ramalan Bencana Mengerikan Nostradamus

Arsito Hidayatullah

Rabu, 06 November 2019 | 09:44 WIB
Ajakan Waspada Terkait Ramalan Bencana Mengerikan Nostradamus
Ilustrasi bencana dahsyat gelombang tsunami puluhan meter. [Shutterstock]

Suara.com - Dalam sejarah --setidaknya sepanjang beberapa abad terakhir-- banyak literatur, bahkan juga tokoh dunia, yang kerap menyebut-nyebut soal ramalan perang dan bencana Nostradamus. Sebenarnya apa itu, dan apa signifikansinya terhadap peradaban dunia saat ini?

Hingga saat ini, para penafsir dunia bisa dikatakan hampir sepakat bahwa ada 270 ramalan mengerikan dari Nostradamus yang belum terpecahkan, yang mengacu pada abad XXI. Dalam buku ini, Ashok K Sharma, seorang penafsir dari India, pun mencoba menerjemahkan kuatrain-kuatrain (bagian-bagian ramalan) itu sebagai sebuah ajakan untuk waspada.

Untuk diketahui, Nostradamus, seorang dokter penyembuh penyakit sampar, adalah alumni Universitas Avigon dan Montpellier yang kemudian termasyhur sebagai peramal dunia. Dia hidup di Prancis sekitar abad XVI, sebuah kerajaan besar saat itu yang masih sangat berpengaruh di Eropa bahkan dunia hingga kini.

Nyatanya, ramalan Nostradamus hingga kini dinilai banyak yang cocok, termasuk jika melihat peristiwa-peristiwa besar setelah kematiannya pada abad XVI. Diketahui pula, ia banyak menyebut pasang-surut hubungan internasional negara-negara Eropa, bahkan juga Arab, Cina, Amerika, dan Asia Tenggara, dan itu pun --menurut banyak orang-- masih kerap cocok.

Nostradamus sendiri diketahui menulis ramalan berupa kuatrain, yakni sajak 4 baris, yang kemudian dikumpulkan dalam karya berjudul Century. Ia bahkan sudah berkali-kali menerbitkan "Century", yang masing-masing memuat 100 kuatrain.

Banyak di antara ramalannya itu yang sudah terjadi. Namun sampai hari ini, oleh banyak peneliti maupun penafsir, diyakini masih ada sekitar 210 kuatrain aneh yang belum terpecahkan. Lebih dari itu, sebanyak 270 kuatrain membicarakan sebuah holokaus dunia, perang mahadahsyat yang diawali dengan berbagai bencana alam mahaparah. Benarkah demikian?

LIHAT Nostradamus - Tanda-tanda Perang & Bencana Abad XXI di Serbada.com!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duka Dari Nduga, Cerita Kristin Samah Soal Konflik HAM di Papua

Duka Dari Nduga, Cerita Kristin Samah Soal Konflik HAM di Papua

Lifestyle | Kamis, 31 Oktober 2019 | 16:40 WIB

Persembahan Terbaik Simone de Beauvoir dalam Perempuan yang Dihancurkan

Persembahan Terbaik Simone de Beauvoir dalam Perempuan yang Dihancurkan

Lifestyle | Senin, 28 Oktober 2019 | 12:05 WIB

Filosofi Albert Camus dalam Tiga Buku Penting Bertema Pemberontakan

Filosofi Albert Camus dalam Tiga Buku Penting Bertema Pemberontakan

Lifestyle | Senin, 28 Oktober 2019 | 08:10 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×