Mantap Vasektomi, Pria Ini Ingin Memberi Istrinya Cincin Berbahan Sperma

Rima Sekarani Imamun Nissa

Kamis, 07 November 2019 | 08:52 WIB
Mantap Vasektomi, Pria Ini Ingin Memberi Istrinya Cincin Berbahan Sperma
Ilustrasi sperma laki-laki. (Shutterstock)

Suara.com - Hadiah perhiasan mewah untuk istri tersayang mungkin sudah dianggap biasa oleh seorang pria asal Inggris. Dia pun mencoba berinovasi untuk membuat cincin dari sperma miliknya sendiri.

Melansir Mirror, pria yang tak disebutkan identitasnya ini berencana vasektomi karena sudah punya lima anak. Ia lalu berpikir bagaimana caranya mengabadikan spermanya sebelum tidak berfungsi normal dan ide nyeleneh itupun muncul.

Pria ini mengungkapkan dia dan istrinya memang sering saling memberikan hadiah tidak baik untuk mengerjai pasangan tersayang. Menurutnya, cincin sperma pasti bakal menjadi kejutan terbaik untuk sang istri.

Dia ingin menjadikan cincin sperma sebagai hadiah Natal sehingga waktu yang tersisa sudah tak banyak.

"Sebelum vasektomi, aku ingin menempatkan sperma ke dalam cincin untuk diberikan kepada istriku di hari Natal," kata dia.

"Aku tahu ini sangat aneh tapi aku ingin melakukan sesuatu yang lucu dengan beberapa sperma terakhir milikku, seperti kenang-kenangan dari masa kejantanan," imbuhnya.

Ilustrasi vasektomi. [Shutterstock]
Ilustrasi vasektomi. [Shutterstock]

Pria ini bahkan sudah menyiapkan skenario sederhana pada hari cincin itu diberikan. "Aku akan menunggu sampai dia mengatakan cincin itu indah dan menggunakannya selama beberapa jam. Setelah itu, baru saya bilang dari apa cincin itu terbuat sebenarnya," tutur dia.

Pembuatan cincin sperma ternyata tak murah. Dia meyiapkan anggaran 1.500 poundsterling atau sekitar Rp 27 juta.

Namun, dia mengaku kesulitan mencari vendor perhiasan yang mau memfasilitasinya membikin cincin berbahan sperma dalam waktu sebulan. Pria ini kemudian menghubungi situs Bark.com untuk membantunya soal vendor.

baca juga
Ilustrasi cincin berlian. (Pexels/Leah Kelley)
Ilustrasi cincin. (Pexels/Leah Kelley)

Sementara itu, seorang perwakilan Bark.com, Kai Feller mengatakan ide pria tersebut memang nyeleneh dan aneh. Meski begitu, pihaknya tetap dengan senang hati membantu pelangga untuk menemukan vendor perhiasan yang tepat.

"Beberapa orang mungkin tak setuju. Namun jika orang punya cincin terbuat dari ASI dan abu manusia, mengapa sperma tidak dapat dibuat menjadi salah satunya juga? Kami mendorong siapapun dengan keterampilan membuat cincin jenis ini untuk menghubungi kami," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Khusus Pria, Konsumsi Makanan Ini agar Istri Cepat Hamil

Khusus Pria, Konsumsi Makanan Ini agar Istri Cepat Hamil

Health | Selasa, 05 November 2019 | 19:56 WIB

Lambang Kesetiaan, 5 Pilihan Cincin Berlian Solitaire untuk yang Tercinta

Lambang Kesetiaan, 5 Pilihan Cincin Berlian Solitaire untuk yang Tercinta

Lifestyle | Rabu, 06 November 2019 | 06:10 WIB

Pria Wajib Hindari 5 Makanan ini, Karena Bisa Hambat Produksi Sperma

Pria Wajib Hindari 5 Makanan ini, Karena Bisa Hambat Produksi Sperma

Health | Minggu, 03 November 2019 | 14:23 WIB

Demi Konservasi Hewan Liar, Meghan Markle Perbanyakan Koleksi Perhiasan

Demi Konservasi Hewan Liar, Meghan Markle Perbanyakan Koleksi Perhiasan

Lifestyle | Kamis, 31 Oktober 2019 | 09:22 WIB

Terkini

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:34 WIB

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:24 WIB

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:21 WIB

×