alexametrics

Rajin Berhubungan Seks, Berapa Kali Sebaiknya Harus Ganti Seprai?

Rima Sekarani Imamun Nissa
Rajin Berhubungan Seks, Berapa Kali Sebaiknya Harus Ganti Seprai?
Ilustrasi berhubungan seks (Shutterstock)

Apa risikonya jika tidak segera mengganti seprai setelah berhubungan seks?

Suara.com - Banyak pasangan kurang menyadari bahwa seprai tempat tidur bisa menjadi sangat mudah kotor dan harus cepat diganti, apalagi jika mereka melakukan hubungan seks.

Melansir Hellosehat, menurut sebuah survei yang dilansir dari situs Elite Daily, ternyata ada perbedaan dalam berapa kali wanita dan pria ganti seprai setelah bercinta.

Rata-rata orang menunggu hingga 24,4 hari untuk mengganti seprai, terlepas dari sering berhubungan seks atau tidak. Jika dikategorikan berdasar jenis kelamin, pria biasanya mengganti seprai setelah 29,6 hari, sedangkan wanita selama 19,4 hari.

Pada orang-orang yang aktif berhubungan seks, angka tersebut bakal bergeser. Rata-rata pria akan mengganti seprai 11,7 hari setelah berhubungan intim, sementara wanita hanya menunggu waktu 4,3 hari sebelum mengganti seprai.

Baca Juga: Didiagnosis PGAD, Wanita ini Cuman Bisa Hubungan Seks Setahun Sekali

Namun, intensitas ini ternyata menurun pada pasangan yang sudah menikah dan hidup bersama. Hasil survei menunjukkan mereka jadi lebih sering mengganti seprai seusai berhubungan intim.

Ilustrasi hubungan seks di tempat gelap. (Shutterstock)
Ilustrasi hubungan seks di tempat gelap. (Shutterstock)

Menurut beberapa ahli, masih mengutip dari Hellosehat, saat Anda sedang melakukan hubungan seks, tubuh Anda dan pasangan akan mengeluarkan lebih banyak cairan tubuh dibanding ketika tidur.

Cairan tersebut dapat berasal dari keringat dan alat kelamin masing-masing pasangan. Semua itu berpotensi menjadi tempat bakteri dan virus berkembang biak.

Jika cairan tersebut mengendap di kasur dan dibiarkan begitu saja, seprai akan menjadi lebih lembap. Akibatnya, seprai menjadi sarang yang ideal bagi bakteri dan virus untuk bertahan hidup.

Pertumbuhan bakteri dan virus juga dapat diperparah oleh penumpukan sel-sel kulit mati dan debu pada seprai. Kondisi ini dapat mengakibatkan Anda mengalami masalah-masalah kulit, seperti gatal-gatal, ruam, dan alergi.

Baca Juga: Berapa Kali Anda Mencuci Seprai dan Sarung Bantal? Begini Aturan yang Benar

Hal yang lebih berbahaya lagi, seprai ranjang yang jarang diganti berpotensi mengundang kemunculan kutu kasur. Kemungkinan munculnya masalah-masalah kulit pun jauh lebih besar.

Komentar