Forestra 2025, Paduan Musik Orkestra dan Panggung di Tengah Hutan Lembang

Fabiola Febrinastri

Kamis, 03 Juli 2025 | 14:57 WIB
Forestra 2025, Paduan Musik Orkestra dan Panggung di Tengah Hutan Lembang
Gelaran lingkungan Forestra 2025 bakal hadir pada 30 Agustus 2025 di tengah hutan pinus Orchid Forest Cikole, Lembang, Bandung. (Dok: Forestra 2025)

Suara.com - Forestra 2025 akan menghadirkan sejumlah suguhan baru yang dirancang untuk memperkaya pengalaman penonton. Tahun ini, rangkaian istimewa yang disiapkan dimulai dari kolaborasi spesial bersama Erwin Gutawa Orchestra serta berbagai aktivasi baru di Area Gema, mulai dari sesi diskusi musik bersama Program Director Pestapora Kiki Ucup, hingga pertunjukan bertajuk “Bio-plant Sonic” dari Bottlesmoker.

Spesial di tahun ini, Forestra 2025 menyediakan akses lebih awal ke area pertunjukan melalui kategori tiket Awalan Hari hingga kembalinya kerjasama Forestra 2025 dalam gerakan lingkungan bersama Greenpeace Indonesia.

Dipersembahkan oleh ABM, Forestra 2025 akan kembali digelar pada 30 Agustus 2025 di tengah hutan pinus Orchid Forest Cikole, Lembang, Bandung.

Tahun ini, deretan penampil mencakup kolaborasi spesial Erwin Gutawa Orchestra bersama Reza Artamevia, Sal Priadi, Voice of Baceprot, The Sigit, Bernadya, Raja Kirik, Ensemble Tikoro, dan penampilan tunggal dari Iksan Skuter, The Panturas, hingga Oom Leo Berkaraoke.

Forestra selalu dirancang sebagai pengalaman kolektif yang menyatukan aransemen musik, pencahayaan, dan visual panggung dalam satu narasi utuh. Salah satu momen yang paling dinanti setiap tahunnya adalah kemunculan panggung Forestra hasil rancangan Jay Subyakto sebagai Creative Director.

“Panggung Forestra justru dibentuk agar memberi ruang bagi alam untuk ikut ‘berbicara’. Saya tidak merancangnya untuk menguasai lanskap, tapi untuk berdialog dengan hutan. Cahaya, struktur, dan susunan visual diatur dalam harmoni, membiarkan elemen alam menjadi bagian dari pertunjukan itu sendiri, bukan sekadar latar,” ujarnya.

Dalam Forestra sebelumnya, dialog ini pernah diwujudkan lewat penembakan LED projector langsung ke permukaan pohon, menghasilkan visual yang menyatu indah dengan lanskap hutan, sekaligus menjadikan alam bagian aktif dari narasi pertunjukan.

Selain tata panggung yang khas, kekuatan Forestra juga terletak pada pendekatan musikal yang dikembangkan langsung oleh Erwin Gutawa sebagai Music Director.

Tahun ini, salah satu momen yang paling dinanti adalah penampilan dari The SIGIT, band rock asal Bandung yang dikenal dengan eksplorasi musiknya. Bagi sang vokalis dan gitaris, Rekti Yoewono, tampil di Forestra adalah kesempatan langka untuk menyatukan akar musik mereka dengan lanskap tempat mereka tumbuh.

baca juga

“Kami berasal dari Bandung, tapi jarang benar-benar punya ruang seperti ini, panggung di tengah hutan, di kota sendiri. Forestra memberi kami tantangan sekaligus pengalaman emosional: bagaimana membawa musik yang biasanya kami mainkan di ruang gelap penuh distorsi, ke tempat yang sunyi dan hidup seperti ini. Rasanya seperti pulang, tapi dengan cara yang benar-benar baru,” ujar Rekti.

Forestra selalu dirancang sebagai ruang yang bukan hanya merayakan seni, tapi juga mengajak pengunjung untuk terlibat dalam gerakan yang lebih besar. Tahun ini, komitmen itu kembali diwujudkan melalui kerja sama berkelanjutan dengan Greenpeace Indonesia. Sebagian hasil penjualan tiket akan dialokasikan untuk mendukung program pemberdayaan masyarakat yang terdampak krisis iklim di wilayah Pulau Pari, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung kelompok perempuan yang terdampak dengan mengembangkan pertanian alternatif, termasuk potensi pemanfaatan energi terbarukan berupa sistem irigasi dari pompa air bertenaga surya.

Forestra 2025 menghadirkan kategori tiket baru, yaitu tiket Awalan Hari. Tiket ini memberikan akses masuk lebih awal ke area pertunjukan, memungkinkan penonton menikmati suasana hutan sejak siang hari hari.

Selama waktu ini, pengunjung dapat mengikuti berbagai aktivasi di Area Gema, mulai dari diskusi musik bersama Kiki Ucup (Program Director Pestapora), Boit dari Omuniuum (toko musik independen), dan Microgram Entertainment (kolektif kreatif), hingga talkshow seputar isu lingkungan. Area Gema juga akan diramaikan oleh Bottlesmoker, duo elektronik asal Bandung yang dikenal dengan eksplorasi suara alam, melalui konser bertajuk “Bio-plant Sonic”—sebuah pengalaman musikal dari tanaman yang mereka hadirkan bersama Greenpeace Indonesia.

Seiring dengan beragam pendekatan unik yang diusung, Forestra kembali mendapat sambutan positif dari publik di mana Tiket Harmoni 2 dan Simfoni (Presale 1 & 2) telah habis terjual dalam waktu singkat. Saat ini, tiket Simfoni (Presale 3) tersedia dengan harga Rp685.000, sementara kategori tiket Awalan Hari (Early Entry) dapat diperoleh seharga Rp395.000 yang hanya tersedia melalui situs resmi Forestra.id.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai penampil, detail pembelian tiket, serta pembaruan eksklusif lainnya, silakan kunjungi situs Forestra.id dan ikuti kanal resmi Forestra di Instagram, TikTok, dan YouTube. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suara dari Tanah yang Terluka: Orang Muda Papua Menuju COP30

Suara dari Tanah yang Terluka: Orang Muda Papua Menuju COP30

News | Kamis, 03 Juli 2025 | 13:07 WIB

Hutan Muda Bisa Serap Karbon Lebih Cepat, Mengapa Kita Belum Fokus ke Sana?

Hutan Muda Bisa Serap Karbon Lebih Cepat, Mengapa Kita Belum Fokus ke Sana?

News | Kamis, 03 Juli 2025 | 10:17 WIB

Hutan Dirusak Tambang Ilegal, Kementerian Kehutanan Gelar Operasi Gabungan

Hutan Dirusak Tambang Ilegal, Kementerian Kehutanan Gelar Operasi Gabungan

News | Rabu, 02 Juli 2025 | 18:56 WIB

Warga Brasil Beri Rating Satu Buat Gunung Rinjani, Netizen Indonesia Balas Serbu Ulasan Hutan Amazon

Warga Brasil Beri Rating Satu Buat Gunung Rinjani, Netizen Indonesia Balas Serbu Ulasan Hutan Amazon

News | Minggu, 29 Juni 2025 | 15:14 WIB

Indeks Hubungan Alam, Terobosan Baru Ukur Pembangunan Berkelanjutan

Indeks Hubungan Alam, Terobosan Baru Ukur Pembangunan Berkelanjutan

News | Sabtu, 28 Juni 2025 | 12:40 WIB

Mentawai di Ujung Tanduk: Izin Konsesi Kayu Ancam Bencana Ekologis Lebih Dahsyat

Mentawai di Ujung Tanduk: Izin Konsesi Kayu Ancam Bencana Ekologis Lebih Dahsyat

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 21:39 WIB

Terkini

Tumbangkan Banda Aceh, SKO Riau Wakili Northern Sumatra di Grand Final AXIS Nation Cup 2026

Tumbangkan Banda Aceh, SKO Riau Wakili Northern Sumatra di Grand Final AXIS Nation Cup 2026

Sumut | Sabtu, 12 September 2026 | 19:55 WIB

Dari PMI Jadi Pengusaha, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei

Dari PMI Jadi Pengusaha, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei

Kalbar | Sabtu, 12 September 2026 | 19:53 WIB

Dari Media hingga Gerakan Lingkungan, Ini Cerita 4 Kreator di Gen Z Impact Fest 2026

Dari Media hingga Gerakan Lingkungan, Ini Cerita 4 Kreator di Gen Z Impact Fest 2026

News | Sabtu, 12 September 2026 | 19:53 WIB

Bubur Cirebon Tembus Taipei, Kisah Tati Purwanti Bertumbuh Bersama BRI

Bubur Cirebon Tembus Taipei, Kisah Tati Purwanti Bertumbuh Bersama BRI

Sumut | Sabtu, 12 September 2026 | 19:51 WIB

Sengketa Tower di Bali Memanas, Komdigi: Asasnya Tidak Boleh Monopoli

Sengketa Tower di Bali Memanas, Komdigi: Asasnya Tidak Boleh Monopoli

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 19:50 WIB

Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei, Kisah Mantan PMI Tati Purwanti yang Bertumbuh Bersama BRI

Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei, Kisah Mantan PMI Tati Purwanti yang Bertumbuh Bersama BRI

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 19:46 WIB

Azarine Gandeng Nailong Hadirkan Sun-Block di Blok M, Ada Sunscreen Gratis

Azarine Gandeng Nailong Hadirkan Sun-Block di Blok M, Ada Sunscreen Gratis

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 19:36 WIB

Kata-kata Berkelas Shin Tae-yong Usai Persija Pecundangi Persib Setelah Sekian Lama

Kata-kata Berkelas Shin Tae-yong Usai Persija Pecundangi Persib Setelah Sekian Lama

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 19:32 WIB

Belajar dari The Early Spring: Jangan Meremehkan Orang yang Sedang Berjuang

Belajar dari The Early Spring: Jangan Meremehkan Orang yang Sedang Berjuang

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 19:30 WIB

Saksikan Persija vs Persib di GBK, Pramono: Sempat Deg-degan, Prediksi Skor Saya Tepat!

Saksikan Persija vs Persib di GBK, Pramono: Sempat Deg-degan, Prediksi Skor Saya Tepat!

News | Sabtu, 12 September 2026 | 19:16 WIB

×