Kerjanya Cuma Tidur Saja, Magang di Perusahaan Ini Dibayar Rp 19 Juta

Dany Garjito, Kintan Sekarwangi

Selasa, 03 Desember 2019 | 13:18 WIB
Kerjanya Cuma Tidur Saja, Magang di Perusahaan Ini Dibayar Rp 19 Juta
Ilustrasi tidur. (Shutterstock)

Suara.com - Salah satu agenda anak kuliah adalah magang. Magang ini biasanya diadakan untuk melatih para mahasiswa untuk bersiap diri ke dunia kerja yang sesungguhnya.

Anak magang tak jarang diidentikkan dengan seringnya diberi banyak tugas. Selain itu, mereka harus terima jika mendapatkan gaji yang tak seberapa. Itu sudah menjadi konsekuensi pada umumnya.

Namun bagaimana jika kamu magang di sebuah perusahaan yang kerjanya cuma tidur saja dan dibayar belasan juta? Siapa yang menolak?

Dilansir dari laman World of Buzz, kantor yang baik hati tersebut adalag Wakefit Innovations, sebuah perusahaan penyedia aplikasi membantu tidur.

Mereka mengadakan program magang yang cukup mencuri atensi ini. Para peserta magang ditugaskan untuk tidur selama beberapa jam setiap hari dan tidak melakukan apapun.

Tips tidak telat datang ke kantor
Ilustrasi tidur. (Shutterstock)

Saat ini perusahaan tersebut memang sedang mengembangkan alat pelacak waktu tidur dan memerlukan sejumlah orang untuk mencobanya. Program itu pun dinamakan 'magang tidur'.

Magang di perusahaan itu sepertinya sangat menyenangkan karena peserta hanya perlu datang memakai piyama. Setelah itu, mereka tidur di atas matras selama 9 jam per hari.

Periode uji coba alat pelacak waktu tidur itu berlangsung selama 100 hari. "Cuma tidur. Selama yang kamu bisa, senyenyak yang kamu bisa, dan sekompetitif mungkin," keterangan yang tertulis pada deskripsi pekerjaan.

Ilustrasi tidur (Pexels)
Ilustrasi tidur (Pexels)

"Kamu hanya perlu istirahat. Serahkan pekerjaan lainnya pada kami," lanjut keterangan tersebut.

baca juga

Selama melakukan pekerjaan itu, pola tidur akan dimonitor menggunakan alat pelacak tidur sebelum dan setelah tidur di matras.

Selama itu anak magang dilarang menyalakan laptop atau perangkat elektronik lainnya seperti smartphone maupun tablet. Setelah 'tidur' selama 100 hari, mereka akan mendapatkan bayaran yang tak sedikit, yaitu kurang lebih Rp 19 juta. Fantastis banget, kan!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Kurang Tidur, Ini 5 Penyebab Mata Panda Terbentuk

Selain Kurang Tidur, Ini 5 Penyebab Mata Panda Terbentuk

Health | Selasa, 03 Desember 2019 | 10:47 WIB

Tak Selamanya Negatif, Mimpi Buruk Bisa Bantu Hadapi Tekanan Hidup

Tak Selamanya Negatif, Mimpi Buruk Bisa Bantu Hadapi Tekanan Hidup

Health | Minggu, 01 Desember 2019 | 17:54 WIB

Yuk Percantik Kamar Tidur dengan 7 Tanaman Hias Ini, Bisa Bikin Tidur Lelap

Yuk Percantik Kamar Tidur dengan 7 Tanaman Hias Ini, Bisa Bikin Tidur Lelap

Lifestyle | Jum'at, 29 November 2019 | 09:14 WIB

Ingin Berhenti Mendengkur saat Tidur? Ini 7 Solusi Alami yang Bisa Dicoba

Ingin Berhenti Mendengkur saat Tidur? Ini 7 Solusi Alami yang Bisa Dicoba

Health | Kamis, 28 November 2019 | 20:00 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×