Aokigahara, Hutan Bunuh Diri yang Cantik Jadi Spot Selfie

Vania Rossa

Jum'at, 13 Desember 2019 | 08:05 WIB
Aokigahara, Hutan Bunuh Diri yang Cantik Jadi Spot Selfie
Aokigahara Hutan Bunuh Diri. (Suara.com/Vania)

Suara.com - Tak ada prasangka apa-apa ketika Suara.com memasuki hotel Jiragonno Fuji No Yakata, yang menjadi tempat menginap rombongan wartawan "Smartfren International Roaming - Japan Experience" saat berada di kawasan kaki Gunung Fuji. Hotel yang memiliki onsen atau pemandian air panas publik itu hanya terkesan tua namun terawat. Ada satu lorong berdinding kaca yang menghubungkan antara lobi dan lift yang selalu remang-remang, meski area di antaranya terang benderang.

Keesokan harinya, kami baru sadar kalau ternyata tepat di samping hotel ini ada sebuah hutan yang cantik. Kebetulan, dini harinya turun salju, sehingga pohon-pohon yang tinggi dan ramping tersebut tampak semakin cantik dengan sisa salju di ranting yang tampak seperti butiran garam. Tentu saja hutan tersebut langsung menjadi spot selfie untuk Suara.com dan beberapa wartawan lainnya.

Aokigahara Hutan Bunuh Diri. (Suara.com/Vania)
Aokigahara Hutan Bunuh Diri. (Suara.com/Vania)

Ternyata, hutan tersebut cukup luas. Sepanjang perjalanan dari hotel menuju Iyashino Sato Nemba, kami masih bisa melihat hutan tersebut di sepanjang pinggir jalan yang dilalui. Di perjalanan itulah kami baru tahu kalau hutan cantik tempat foto selfie kami tadi adalah Aokigahara, hutan bunuh diri yang namanya sudah terkenal di seluruh dunia.

Dalam bahasa Jepang, Aokigahara berarti 'lautan pohon di Gunung Fuji. Konon, jika angin meniup pepohonan di sana, terlihat seperti ombak di laut. Hutan yang diperkirakan berusia sekitar 1200 tahun ini dikenal sebagai tempat bunuh diri populer di Jepang karena 'murah'.

Kenapa disebut murah?

Lho, kok murah? Iya. menurut tour guide kami, Andi, mahasiswa Indonesia yang telah 7 tahun menetap di Jepang, jika orang bunuh diri di rel kereta, hal itu akan membuat perjalanan kereta di seluruh kota jadi terhambat karena proses evakuasi. Untuk itu, pemerintah kemudian akan mendenda keluarga orang yang bunuh diri karena telah mengakibatkan kekacauan dan keterlambatan transportasi di kota.

Nah, dengan bunuh diri di hutan Aokigahara, dendanya tidak akan semahal kalau bunuh diri di rel kereta, karena memang proses evakuasinya lebih sederhana.

Aokigahara Hutan Bunuh Diri. (Suara.com/Vania)
Aokigahara Hutan Bunuh Diri. (Suara.com/Vania)

Jepang, diketahui sebagai salah satu negara dengan angka bunuh diri tertinggi di dunia. Dan dengan semakin populernya Aokigahara sebagai hutan bunuh diri, pemerintah Jepang pun mulai melakukan berbagai upaya untuk mencegah orang-orang yang datang ke sana dengan niat untuk bunuh diri. Menurut Andi, salah satunya dengan memasang banyak tulisan motivasi atau penyemangat di berbagai pintu masuk hutan, yang diharapkan dapat mengurungkan niat mereka untuk bunuh diri.

baca juga

Setiap beberapa waktu sekali, polisi dibantu relawan setempat menyisir kawasan hutan untuk melakukan pencarian mayat. Saat pencarian tersebut, biasanya ditemukan tas ransel yang ditinggalkan pemiliknya, botol-botol sake kosong, atau benda-benda lain peninggalan orang-orang yang putus asa dan memilih mengakhiri hidupnya di sana.

Aokigahara Hutan Bunuh Diri. (Suara.com/Vania)
Aokigahara Hutan Bunuh Diri. (Suara.com/Vania)

Kawasan di dalam hutan sangatlah gelap akibat tinggi dan rapatnya pohon di sana. Bahkan, tak ada hewan yang tinggal di dalam hutan tersebut. Para wisatawan ataupun pendaki gunung yang menjelajahi Aokigahara harus menggunakan selotip plastik atau apapun untuk menandai jejak mereka agar tidak tersesat.

Tertarik jalan-jalan menyusuri Aokigahara? Tidak akan mudah, sih, karena hampir semua pintu masuk saat ini dijaga oleh polisi, dan setiap pengunjung yang datang akan menghadapi interogasi ketat karena dicurigai berniat melakukan bunuh diri di dalam hutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keliling Tokyo, Anti Tersesat Berkat International Roaming Smartfren

Keliling Tokyo, Anti Tersesat Berkat International Roaming Smartfren

Tekno | Kamis, 12 Desember 2019 | 13:04 WIB

Prank Bunuh Diri, Cara Pansos Artis dan Influencer yang Menyedihkan

Prank Bunuh Diri, Cara Pansos Artis dan Influencer yang Menyedihkan

Health | Rabu, 11 Desember 2019 | 16:55 WIB

Kaki Gunung Fuji, Tempat Pengujian Jaringan International Roaming Smartfren

Kaki Gunung Fuji, Tempat Pengujian Jaringan International Roaming Smartfren

Tekno | Rabu, 11 Desember 2019 | 12:33 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×