Gerakan #Change4Future untuk Kurangi Sampah Plastik

Ade Indra Kusuma, Dinda Rachmawati

Selasa, 17 Desember 2019 | 16:41 WIB
Gerakan #Change4Future untuk Kurangi Sampah Plastik
Kurangi Sampah Plastik, FamilyMart Mulai Gunakan Produk Ramah Lingkungan [Suara.com/Dinda]

Suara.com - Kurangi Sampah Plastik, FamilyMart Mulai Gunakan Produk Ramah Lingkungan

Indonesia merupakan penghasil sampah plastik terbesar kedua di dunia setelah China.

Sampah plastik dibuang dan mencemari laut di Indonesia yang memberikan dampak besar terhadap kondisi laut dan isinya. 

Permasalahan ini tak hanya menuntut pemerintah untuk segera bergerak, tapi juga perhatian masyarakat. Salah satunya adalah dengan melakukan pengelolaan limbah yang tepat, yang bisa menjadi solusi terhadap penanganan sampah plastik. 

Guna membantu menggugah kepedulian dan mendidik masyarakat tentang bahaya sampah sedotan plastik bagi Iingkungan, jaringan waralaba Convenience Store milik Wings Group: FamilyMart meluncurkan gerakan #Change4Future, hari ini, Selasa (17/12/2019) di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan. 

Ilustrasi sedotan logam. (Pexels/Stephanie Pombo)
Ilustrasi sedotan logam atau stainless. (Pexels/Stephanie Pombo)

Kampanye #Change4Future sendiri jelas CEO FamilyMart Indonesia, Wirry Tiandra terdiri dari empat kegiatan yakni Reduce, Reuse, Replace dan Recycle. Dengannya, di bawah naungan PT Fajar Mitra Indah, FamilyMart yang kini memiliki Iebih dari 150 gerai FamilyMart di Indonesia berkomitmen menggunakan produk-produk ramah lingkungan guna mendukung target pemerintah untuk mengurangi sampah plastik hingga 70 persen pada 2025. 

"Sebagai inisiatif perdana, sedotan yang 100 persen terbuat dari bahan kertas, sedotan stainless, reusable cup, reusable bag, dan sendok garpu (spork) berbahan baku ampas kopi, akan diluncurkan dalam gerakan #Change4Future," ujarnya di sela-sela seremoni perkenalan kampanye ini, Selasa (17/12/2019) di Jakarta. 

Wirry mengatakan inisiatif itu meniadikan FamilyMart sebagai perusahaan retail Convenience Store pertama di Indonesia yang memperkenalkan bahan baku berasal dari alam sebagai pengganti plastik. Apalagi kopi merupakan produk terlaris di setiap gerai FamilyMart di Indonesia, sehingga penggunaan sedotan plastik, dan cup, menjadi ikut tinggi. 

"FamilyMart pertama kali menawarkan produk kopi pada April 2017 dan hingga kini kami berhasil menjual kopi kepada Iebih dari 2 juta pelanggan. Jadi dengan mengganti setiap produk plastik menjadi berbahan baku alami, kami harap dapat memberikan dampak yang cukup signifikan," jelasnya.

baca juga

Agar kampanye #Change4Future dapat diterima dengan baik di masyarakat, FamilyMart memberikan potongan harga sebesar seribu rupiah untuk setiap pembelian minuman dengan reusable cup FamilyMart Series. 

Tak hanya itu, pemotongan harga 25 persen untuk pembelian reusable cup iuga akan diberikan bagi para pelanggan yang mengembalikan cup plastic dari gerai minuman kopi manapun ke gerai FamilyMart terdekat. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral, Laundry di Bali Bungkus Pakaian Gunakan Daun Pisang

Viral, Laundry di Bali Bungkus Pakaian Gunakan Daun Pisang

Tekno | Kamis, 12 Desember 2019 | 15:00 WIB

Lebih Ramah Lingkungan, Maskapai Ini Sajikan Kopi dengan Gelas Biskuit

Lebih Ramah Lingkungan, Maskapai Ini Sajikan Kopi dengan Gelas Biskuit

Lifestyle | Jum'at, 06 Desember 2019 | 19:06 WIB

Ini Peluang Mengelola Sampah Plastik dengan KonsepPRO

Ini Peluang Mengelola Sampah Plastik dengan KonsepPRO

Press Release | Jum'at, 06 Desember 2019 | 15:00 WIB

Terkini

Bukan Gagal, Penurunan Kepuasan Publik ke Prabowo Disebut Bukti Agenda Bersih-bersih Berjalan

Bukan Gagal, Penurunan Kepuasan Publik ke Prabowo Disebut Bukti Agenda Bersih-bersih Berjalan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:21 WIB

Sabun Cuci Muka Sombong Apakah Sudah BPOM? Intip Fakta dan Harganya

Sabun Cuci Muka Sombong Apakah Sudah BPOM? Intip Fakta dan Harganya

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:20 WIB

Kemenko PMK dan Petani Tembakau Sepakat: Ambang Batas Nikotin Belum Menjadi Prioritas Pembahasan

Kemenko PMK dan Petani Tembakau Sepakat: Ambang Batas Nikotin Belum Menjadi Prioritas Pembahasan

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18 WIB

Calon Kades Petahana Kabupaten Bekasi Diminta Cuti

Calon Kades Petahana Kabupaten Bekasi Diminta Cuti

Bekaci | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:14 WIB

Lapor Prabowo Soal 18 Kepala Daerah Kena OTT, Tito Soroti Background Artis hingga Pengusaha

Lapor Prabowo Soal 18 Kepala Daerah Kena OTT, Tito Soroti Background Artis hingga Pengusaha

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:13 WIB

TPA Dengung Lebak Banten Terbakar

TPA Dengung Lebak Banten Terbakar

Banten | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:08 WIB

Prabowo Buka Sinyal Destry Jadi Gubernur BI Definitif: "Kayaknya Gimana? Oke Nggak?"

Prabowo Buka Sinyal Destry Jadi Gubernur BI Definitif: "Kayaknya Gimana? Oke Nggak?"

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:05 WIB

PWI Protes Ucapan 'Sirkus' Deddy Sitorus, Dinilai Berpotensi Merendahkan Wartawan

PWI Protes Ucapan 'Sirkus' Deddy Sitorus, Dinilai Berpotensi Merendahkan Wartawan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:05 WIB

Lolos ke Semifinal, Persebaya Fokus Pulihkan Kondisi Pemain Jelang Laga Berikutnya

Lolos ke Semifinal, Persebaya Fokus Pulihkan Kondisi Pemain Jelang Laga Berikutnya

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:04 WIB

Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar

Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar

Bali | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:01 WIB

×