Ronald Syarif, Sosok di Balik Tim Barongsai Indonesia yang Mendunia

Ririn Indriani, Risna Halidi

Senin, 20 Januari 2020 | 09:59 WIB
Ronald Syarif, Sosok di Balik Tim Barongsai Indonesia yang Mendunia
Ronald Syarif, sosok di balik tim barongsai Kong Ha Hong Lion Dance Troupe yang prestasinya sudah tingkat dunia. (Suara.com/Risna Halidi)

Suara.com - Ronald Syarif memang sudah tak muda lagi. Lelaki kelahiran Jakarta 27 September 1945 tersebut, akan genap menginjak usia 75 tahun pada 2020 ini.

Meski demikian, Ronald Syarif masih memiliki semangat tinggi untuk membawa nama Indonesia, khususnya seni Barongsai harum di kancah internasional.

Ronald Syarif atau yang biasa dipanggil Wong Pak, merupakan ketua tim Kong Ha Hong Lion Dance Troupe.

Sudah lima kali tim barongsai besutannya mencicipi gelar juara dunia World Lion Dance Championship yaitu pada 2009, 2015 sebanyak dua kali, 2017 dan 2019 kemarin dalam ajang Guang Xi World Lion Dance Championship 2019 di China.

Menariknya, Ronald Syarif mengaku Indonesia merupakan negara dengan tim barongsai paling beragam.

Hal tersebut, sambung dia, terbukti dari anggota tim dengan latar belakang suku dan agama yang berbeda.

Tak hanya itu, Ronald Syarif bahkan juga memiliki beberapa tim barongsai yang semuanya perempuan yang dianggap 'kurang cocok' untuk bermain seni barongsai.

"Bayangkan saya punya tim, di kepala (Barongsai) Muslim dan di ekor Katolik. Jadi, kami menerima semua agama. Tidak terlepas dari agama mana pun," katanya bangga.

baca juga

Gelar juara tersebut, lanjut Ronald Syarif, tak didapat dengan cara yang gampang, sebab tim barongsainya mengalami perjalanan yang penuh liku.

Sekadar diketahui, tim barongsai Kong Ha Hong, cerita Ronald Syarif, sudah ada sejak 17 Agustus 1999, tepat setelah pemerintah Indonesia menarik larangan aktivitas berbau Tionghoa setelah 32 tahun dipraktikkan oleh pemerintah orde baru yang dipimpin Presiden Soeharto.

Tidak tanggung-tanggung, untuk kembali menemukan kejayaan permainan barongsai Tanah Air, Ronald Syarif sampai-sampai harus membawa pelatih dari luar negeri.

"Susahnya dulu itu, saya sampai bawa pelatih dari China dan Malaysia. Dulu sebelum dilarang, pelatih bisa saya datangkan dari Medan saja," kenang Ronald Syarif mengingat perjuangan membesarkan tim barongsainya.

Tim barongsai Kong Ha Hong Lion Dance Troupe asuhan Ronald Syarif saat unjuk kebolehan di salah satu pusat perbelanjaan Jakarta, menyambut Imlek 2020. (Suara.com/Risna Halidi)
Tim barongsai Kong Ha Hong Lion Dance Troupe asuhan Ronald Syarif saat unjuk kebolehan di salah satu pusat perbelanjaan Jakarta, menyambut Imlek 2020. (Suara.com/Risna Halidi)

Ya, sebelum kegiatan berbau Tionghoa dilarang, Ronald Syarif mengaku sudah bergelut di bidang seni barongsai.

Ia bahkan sudah tertarik bermain barongsai sejak usia belasan tahun. Sayangnya, kekhawatiran pemerintah orde baru terhadap kelompok Tionghoa, membuat Ronald dan teman-temannya tak bisa berbuat banyak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Felicia Kawilarang, Membangun Platform Kesehatan Pengedukasi Masyarakat

Felicia Kawilarang, Membangun Platform Kesehatan Pengedukasi Masyarakat

Lifestyle | Senin, 02 Desember 2019 | 09:26 WIB

Kembangkan Destinasi Wisata Toya Devasya, Ini Kisah Sukses I Ketut Mardjana

Kembangkan Destinasi Wisata Toya Devasya, Ini Kisah Sukses I Ketut Mardjana

Lifestyle | Senin, 18 November 2019 | 08:18 WIB

Kilau Franka Franklin, Istri Nadiem Makarim di Bisnis Perhiasan

Kilau Franka Franklin, Istri Nadiem Makarim di Bisnis Perhiasan

Lifestyle | Senin, 11 November 2019 | 08:02 WIB

Irwan Rovany Doke, Membawa Napas Baru dalam Dunia Tata Rambut

Irwan Rovany Doke, Membawa Napas Baru dalam Dunia Tata Rambut

Lifestyle | Senin, 30 September 2019 | 08:42 WIB

Belajar Ilmu Bahagia yang Hakiki Bersama Adjie Santosoputro

Belajar Ilmu Bahagia yang Hakiki Bersama Adjie Santosoputro

Lifestyle | Senin, 02 September 2019 | 09:00 WIB

Kisah Bhasha Mukherjee, Wanita India yang Terpilih Jadi Miss England 2019

Kisah Bhasha Mukherjee, Wanita India yang Terpilih Jadi Miss England 2019

Lifestyle | Senin, 05 Agustus 2019 | 18:05 WIB

Terkini

Juminten Edan: Suguhkan Kisah Duka dan Trauma dalam Balutan Misteri Gaib!

Juminten Edan: Suguhkan Kisah Duka dan Trauma dalam Balutan Misteri Gaib!

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:30 WIB

Diancam Pecat! Satpam Fiktor Dipaksa Sujud dan Kayuh Sepeda Terbalik oleh Penumpang Alphard

Diancam Pecat! Satpam Fiktor Dipaksa Sujud dan Kayuh Sepeda Terbalik oleh Penumpang Alphard

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:27 WIB

Sinopsis Welcome to the Jungle, Film Terbaru Akshay Kumar dan Disha Patani

Sinopsis Welcome to the Jungle, Film Terbaru Akshay Kumar dan Disha Patani

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:25 WIB

Bukan Sekadar Tipis, Ini 3 Inovasi Kunci Galaxy Z Fold8 Ultra yang Menetapkan Standar Baru HP Lipat

Bukan Sekadar Tipis, Ini 3 Inovasi Kunci Galaxy Z Fold8 Ultra yang Menetapkan Standar Baru HP Lipat

Tekno | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:17 WIB

Iran Ogah Gencatan Senjata dengan Amerika Kalau yang Ngomong 'Orang Ketiga' Ini

Iran Ogah Gencatan Senjata dengan Amerika Kalau yang Ngomong 'Orang Ketiga' Ini

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:16 WIB

Universitas Republik Indonesia dan Ironi Kesejahteraan Tenaga Pendidik

Universitas Republik Indonesia dan Ironi Kesejahteraan Tenaga Pendidik

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:15 WIB

Menggantung Nyawa di Wadah Ikan: Kisah Nelayan Situbondo Terombang-ambing 48 Jam di Laut Lepas

Menggantung Nyawa di Wadah Ikan: Kisah Nelayan Situbondo Terombang-ambing 48 Jam di Laut Lepas

Jatim | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:10 WIB

Seperti Biasa Investor Ambil Cuan di Akhir Pekan, IHSG Berakhir Ambruk ke 6.100

Seperti Biasa Investor Ambil Cuan di Akhir Pekan, IHSG Berakhir Ambruk ke 6.100

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:09 WIB

Kajati Sumsel Berganti, Siapa yang Kini Memimpin Kejati Usai Ketut Sumedana ke BGN?

Kajati Sumsel Berganti, Siapa yang Kini Memimpin Kejati Usai Ketut Sumedana ke BGN?

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:09 WIB

Jangan Bandel! SPPG Makan Bergizi Gratis yang Tak Sesuai Standar Siap-siap Ditutup

Jangan Bandel! SPPG Makan Bergizi Gratis yang Tak Sesuai Standar Siap-siap Ditutup

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:09 WIB

×