Hindari Penculikan Anak, Ajari Anak 4 Hal Ini Ketika Didekati Orang Asing

Vania Rossa
Hindari Penculikan Anak, Ajari Anak 4 Hal Ini Ketika Didekati Orang Asing
Ilustrasi Penculikan Anak, Anak Didekati Orang Asing. (Shutterstock)

Pastikan anak mampu melindungi dirinya sendiri ketika Anda tak berada di dekatnya.

Suara.com - Berita penculikan anak selalu saja kita dengar. Terlepas dari hoax atau bukan, tetap saja membuat Anda sebagai orangtua jadi was-was, terlebih ketika anak tak berada di dekat kita, misal saat sedang di sekolah, di tempat les, atau di tempat bermain.

Salah satu nasehat yang bertahan dari dulu sampai sekarang guna mengantisipasi penculikan anak adalah berpesan pada anak agar tidak dekat-dekat sama orang asing. Bahkan, tak sedikit yang berpesan agar anak agar tak bicara pada orang asing.

Ini dilema, karena faktanya, meminta anak untuk tidak berbicara dengan orang asing adalah hal yang salah. Pendiri organisasi keselamatan anak yang disebut Safely Ever After, Inc, Pattie Fitzgerald,, seperti dikutip dari laman Baby Centre, menyebut hal ini akan menghambat kemampuan bersosialisasi anak, ketika anak seharusnya mulai berani menyapa orang lain dan keluar dari zona nyamannya.

Dan Anda harus akui bahwa sulit meminta anak untuk tak merespons orang asing, kecuali anak Anda sangat pemalu. Karena faktanya, kebanyakan orang asing yang menyapa anak akan berlaku sangat ramah, meski sesungguhnya ia memiliki niat jahat tersembunyi. Jadi, bagaimana cara terbaik mengajarkan akan agar ia terhindar dari korban penculikan? Begini tipsnya, seperti dirangkum dari News24.

1. Boleh menjawab orang asing, asal ada orang dewasa yang ia kenal berada di dekatnya.

Alih-alih menyuruh anak untuk sama sekali tidak merespons orang asing, Anda bisa berkata bahwa anak boleh menjawab pertanyaan orang asing ketika ada orangtua, atau orang dewasa siapapun yang dikenal baik oleh anak, ada di dekatnya. Selebihnya, tegaskan pada anak bahwa ia tak boleh menjawab pertanyaan orang asing saat sedang sendirian. Ketika ada orang asing menghampirinya ketika anak sedang sendirian, anak harus segera pergi menjauhi orang asing tersebut, dan menghampiri orang dewasa yang dikenalnya.

2. Ajari anak untuk lari dan berteriak minta tolong ketika ada orang berlaku kasar padanya.

Ketika dihadapkan pada situasi tersebut, anak mungkin akan menangis. Tapi, selain itu, Anda harus ajari anak untuk berteriak meminta tolong kepada siapapun ketika ada orang yang tak dikenalnya memaksa membawanya pergi, atau memaksanya melakukan sesuatu.

Berikutnya...

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS