Lantai Keramik atau Parket, Mana yang Terbaik?

Vania Rossa

Kamis, 13 Februari 2020 | 15:40 WIB
Lantai Keramik atau Parket, Mana yang Terbaik?
Lantai keramik. (Shutterstock)

Suara.com - Di antara berbagai macam tipe lantai, standar yang digunakan pada hunian-hunian adalah ubin keramik. Khususnya pada bangunan-bangunan baru, pengembang pasti akan memasang keramik sebagai pelapis lantai pada bangunan tersebut.

Setelah itu, barulah penghuni rumah diberi kebebasan untuk mempertahankan lantai keramik yang sudah dipasang, menggantinya dengan keramik lain, atau menggantinya dengan material lantai lainnya, seperti parket.

Parket atau yang sering disebut lantai kayu bisa dikatakan adalah antitesis dari keramik. Dengan karakter yang bertolak belakang, pada akhirnya yang menentukan jenis lantai apa yang dipakai antara ubin dan parket adalah preferensi pemilik hunian yang disesuaikan dengan gaya interior.

Untuk itu, kalau Anda kebetulan masih berpikir apakah akan mempertahankan lantai keramik atau menggantinya dengan parket, silakan simak ulasan dari Dekoruma di bawah untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan dari masing-masing material.

Parket: Variatif, Tahan Lama, dan Mudah Dibersihkan

Parket pada dasarnya terdiri dari dua jenis bahan. Ada yang terbuat dari kayu solid dan ada juga yang terbuat dari kayu olahan (laminate). Parket apapun yang Anda pilih, beberapa kelebihan menggunakan parket adalah kekuatannya yang relatif tahan lama dan bisa disandingkan dengan keramik yang umumnya terbuat dari tanah liat atau mineral logam.

Motif parket juga beragam dan bisa disesuaikan dengan selera Anda. Baik motif alami dari kayu solid seperti jati atau mahoni, atau motif-motif kontemporer yang geometris, dekoratif, dan kompleks yang bisa dibuat dari kayu olahan.

Permukaan parket yang halus pun bukan hanya membuatnya tampak elegan, tapi menjadikan parket mudah dibersihkan, baik disapu maupun dipel. Hampir sama dengan keramik yang juga punya permukaan yang halus dan licin.

Berderit dan Rawan Lembab Saat Tidak Dirawat

baca juga

Di balik kelebihannya, parket butuh perawatan ekstra dibandingkan dengan keramik. Meski sama-sama harus dipasang pada permukaan yang benar-benar rata untuk mencegah retak, pecah, atau patah, pemasangan parket yang tidak tepat bisa menyebabkan suara berderit yang mengganggu penghuni rumah. Pemasangan yang tidak rapat membuatnya berderit saat diinjak.

Selain itu, bahan kayu baik kayu solid atau kayu olahan, rawan menjadi lapuk karena kondisi lembap berkepanjangan. Saat lapuk, parket bisa mulai pecah di ujung-ujungnya hingga akhirnya patah ditambah dengan beban yang harus ditopang saat diinjak. Untuk itu pastikan parket bebas dari air.

Jangan mengepel dengan cairan pembersih yang terlalu banyak supaya tidak terlalu basah dan cepat kering. Segera bersihkan tumpahan-tumpahan air, kebocoran yang jatuh ke lantai, dan pastikan ruangan yang berparket memiliki ventilasi udara yang baik untuk mencegah kelembapan yang berlebihan.

Keramik: Awet dan Sejuk

Bicara soal keawetan dan ketahanannya sebagai material pelapis lantai, keramik dan parket punya kekuatan yang bisa dibilang setara, seperti yang sudah dikatakan sebelumnya. Bahan dasar pembentuknya memastikan ketahanannya, keramik juga punya variasi warna dan motif yang beragam, dan permukaannya yang licin serta halus membuatnya mudah dibersihkan.

Namun, satu hal yang membedakan dan membuat ubin unggul adalah kesejukan yang dibawanya. Keramik tidak menyerap dan menahan panas, berbeda dengan kayu yang menyerap panas dan menyimpannya di pori-porinya. Hal ini membuat keramik akan terasa lebih dingin dibandingkan parket. Dengan iklim Indonesia yang tropis dan lebih sering bersuhu panas, keramik lebih ideal untuk menjaga suhu rumah menjadi lebih dingin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Cara Merawat Kaktus Agar Awet

4 Cara Merawat Kaktus Agar Awet

Lifestyle | Sabtu, 08 Februari 2020 | 08:05 WIB

4 Trik Menciptakan Kamar Apartemen untuk Si Pekerja Keras

4 Trik Menciptakan Kamar Apartemen untuk Si Pekerja Keras

Lifestyle | Jum'at, 07 Februari 2020 | 08:00 WIB

Kumpul Keluarga Jadi Lebih Erat, Gunakan Desain Japandi di Hunian Anda

Kumpul Keluarga Jadi Lebih Erat, Gunakan Desain Japandi di Hunian Anda

Lifestyle | Sabtu, 01 Februari 2020 | 16:05 WIB

Terkini

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:54 WIB

×