Hari Perempuan Internasional, Psikolog Ungkap Perempuan Harus Terdidik

M. Reza Sulaiman, Frieda Isyana Putri

Sabtu, 07 Maret 2020 | 20:19 WIB
Hari Perempuan Internasional, Psikolog Ungkap Perempuan Harus Terdidik
Perempuan harus bisa menjadi pemimpin. (Shutterstock)

Suara.com - Hari Perempuan Internasional, Psikolog Ungkap Perempuan Harus Terdidik

Peran pemimpin sebagai penggerak organisasi membuat siapapun harus menempuh perjalanan terjal untuk bisa mendapatkan posisi tersebut. Sayangnya, hal ini seringkali tidak berlaku ketika perempuan hendak melakukan loncatan karier sebagai pemimpin.

Jumlah pemimpin perempuan di Indonesia masih terhitung cukup minim. Walaupun Badan Pusat Statistik tahun 2017 menyatakan peningkatan perempuan yang bekerja menjadi 55,04 persen, hanya 14,1 persen perempuan yang memegang jabatan eksekutif, dan 4 persen berada pada tingkatan CEO.

Menjelang Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada tiap tanggal 8 Maret, Ratih Ibrahim, CEO & Founder Personal Growth mengajak kepada para perempuan Indonesia untuk maju dan tidak takut untuk mengembangkan diri dan menjadi pemimpin.

Ia mengutip ungkapan Brigham Young, bahwa 'When you educate a man, you educated a man; When you educate a woman, you educated a generation'.

"Untuk bisa menjadi sebuah generani, dibutuhkan perempuan yang terdidik, yang punya wawasan. Maka dia akan bisa mendidik anak anak muda untuk menjadi the pemimpin bangsa," ungkapnya di sela acara Lead-Her-Ship: Breaking Stigma and Thriving for Success di @america, Sabtu (7/3/2020).

Tapi, lanjutnya, menjadi terdidik saja tidak cukup. Perempuan juga memiliki kewajiban untuk berkontribusi pada masyarakat, baik sektor domestik maupun sektor publik.

Dengan perkembangan zaman kini, butuh kedua sisi baik dari laki-laki dan perempuan untuk bisa melakukan fungsi domestik dan publik.

baca juga

"Dan ketika perempuan ikut dilibatkan, dia akan bekerja dengan sepenuh eksistensinya. Jadi perempuan tidak berada di belakang, perempuan adalah teman di samping. Perempuan dengan perempuan, perempuan dengan laki-laki. Kita semua bergandengan tangan, bersama-sama bekerja," imbuh dia lagi.

Hari Perempuan Internasional, perempuan Indonesia wajib diberikan kesempatan untuk jadi pemimpin. (Suara.com/Frieda Isyana)
Hari Perempuan Internasional, perempuan Indonesia wajib diberikan kesempatan untuk jadi pemimpin. (Suara.com/Frieda Isyana)

Sebagai seorang psikolog, Ratih sangat yakin bahwa perempuan di Indonesia sangat mampu dan tidak ada yang bisa membatasi perempuan. Asal kalau perempuan itu mau.

Ia menegaskan, jika seorang perempuan tahu apa yang mau dia lakukan dan dia merasa berhak untuk melakukannya, maka tidak ada batasan baginya untuk bisa berkembang. Dan hal ini didukung oleh undang-undang, yakni hak untuk mengekspresikan diri.

"Apalagi mengekspresikan secara positif bagi perkembangan nusa dan bangsa. Maka perempuan akan tak terhentikan - unstoppable," katanya kepada suara.com.

Ratih menyarankan bagi semua perempuan di luar sana yang belum mengambil langkah besarnya untuk berani menembus batas dan berani menganggap diri sendiri sebagai pribadi yang berharga. Mengenali kemampuan kita, berbuat, dan menginspirasi orang lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tara Basro, Tubuh Perempuan dalam Kepungan Industri Kecantikan dan UU ITE

Tara Basro, Tubuh Perempuan dalam Kepungan Industri Kecantikan dan UU ITE

News | Kamis, 05 Maret 2020 | 14:18 WIB

Tes Kepribadian: Bagaimana Bentuk Celana Dalammu? Bisa Perlihatkan Karakter

Tes Kepribadian: Bagaimana Bentuk Celana Dalammu? Bisa Perlihatkan Karakter

Health | Rabu, 26 Februari 2020 | 07:15 WIB

Benarkah Obesitas Sebabkan Perempuan Susah Hamil?

Benarkah Obesitas Sebabkan Perempuan Susah Hamil?

Health | Senin, 17 Februari 2020 | 16:36 WIB

Terkini

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

×