Hana Madness, Ciptakan Monster Melawan Bipolar

Vania Rossa, Frieda Isyana Putri

Senin, 23 Maret 2020 | 09:00 WIB
Hana Madness, Ciptakan Monster Melawan Bipolar
Hana Madness. (Instagram/@hanamadness)

"Banyak dosa besar yang aku lakukan dalam hidupku, hingga aku menemukan hal-hal itu sebagai sebuah terapi," aku Hana.

Kini nama Hana semakin dikenal, banyak orang mengapresiasi hasil karyanya. Makin banyak merek-merek terkenal yang ingin bekerjasama menggunakan desainnya. Tiga tahun belakangan ini diakuinya ia cukup intens bekerja.

Sesekali, seperti seniman pada umumnya, Hana menemui jalan buntu. Namun ia tak perlu khawatir dengan hadirnya pasangan yang selalu menemaninya dari awal sebagai seorang caregiver hingga ke jenjang pernikahan.

"Dia kayaknya udah kasihan lihat aku nangis terus tanpa sebab, histeris, sering nyakitin diri. Disodorin kanvas, dikasih banyak warna, di situ aku mulai main warna," kisahnya.

Gambar-gambarnya pun bermetamorfosis, dari yang sebelumnya sangat gelap, menjadi berwarna. Dari yang sebelumnya hanya coretan, lalu dipindai dan diwarnai di komputer, kini sudah menggunakan media canvas.

Ia juga menggunakan Hana Madness sebagai nama 'panggungnya'. Alasannya, ia menyukai band asal Inggris bernama sama dan merasa cukup unik karena sesuai dengan kondisi mental dirinya.

Hana menyebut kini ia sedang berada dalam titik terbaik dirinya. Ia berdamai dengan dirinya sendiri, dengan keluarganya, bahkan hubungan mereka sangat membaik dan sudah mulai saling mendoakan.

"Aku bersyukur sih, tapi aku masih berjuang ya sampai sekarang. Aku ada di titik terbaik dalam hidup aku," ungkap Hana.

Ia juga menjadikan gambarnya sebagai salah satu jalan untuk mengadvokasikan kesehatan jiwa kepada siapapun. Ia telah berkeliling Indonesia seperti kota Ambon, Palu, Semarang, Malang, bahkan ke luar negeri seperti Jerman, Korea, Jepang, dan Inggris.

baca juga

Hana kini sedang kembali menjalani pengobatan, tapi ia merasa jauh lebih baik dan bersyukur karena gejala-gejalanya sudah sangat berkurang ia rasakan.

Ia juga tak ingin ada lagi stigma mengenai kesehatan jiwa yang erat dengan seniman. Baginya mungkin karena seniman dekat dengan perfeksionisme dan kompleksitas, serta dituntut untuk terus menghasilkan sesuatu sehingga ada tekanan dalam dirinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luncurkan Buku Soal Bunuh Diri, Noriyu: Banyak Stigma Seputar Bunuh Diri

Luncurkan Buku Soal Bunuh Diri, Noriyu: Banyak Stigma Seputar Bunuh Diri

Lifestyle | Kamis, 12 Maret 2020 | 08:50 WIB

Wow, Seniman Ini Bikin Celana Seukuran Bokong Kim Kardashian

Wow, Seniman Ini Bikin Celana Seukuran Bokong Kim Kardashian

Lifestyle | Rabu, 19 Februari 2020 | 14:18 WIB

Imutnya Boneka Wol Karya Seniman Moscow Ini, Tertarik Belajar Membuatnya?

Imutnya Boneka Wol Karya Seniman Moscow Ini, Tertarik Belajar Membuatnya?

Lifestyle | Senin, 10 Februari 2020 | 13:34 WIB

Terkini

Muktamar NU di Jombang Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Pesantren

Muktamar NU di Jombang Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Pesantren

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:48 WIB

Sebut Demo Hal Biasa, Fadli Zon Sayangkan Kalau Ada Perusakan Fasum

Sebut Demo Hal Biasa, Fadli Zon Sayangkan Kalau Ada Perusakan Fasum

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:48 WIB

Mulai Besok Sore, Masyarakat Bisa Akses dan Beri Masukan Draf PPHN

Mulai Besok Sore, Masyarakat Bisa Akses dan Beri Masukan Draf PPHN

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Tersangka Karhutla Naik Jadi 89 Orang, Polri Mulai Bidik Jejak Keterlibatan Korporasi

Tersangka Karhutla Naik Jadi 89 Orang, Polri Mulai Bidik Jejak Keterlibatan Korporasi

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:46 WIB

Gegara Investor Ambil Cuan, IHSG Melemah Tipis ke Level 6.518

Gegara Investor Ambil Cuan, IHSG Melemah Tipis ke Level 6.518

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Penampakan Halte Petamburan Usai Jadi Sasaran Vandalisme Massa Aksi 27 Agustus

Penampakan Halte Petamburan Usai Jadi Sasaran Vandalisme Massa Aksi 27 Agustus

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:44 WIB

Dari Lidi Sawit Jadi Cuan, Ketika Produk Sederhana Petani Indonesia Tembus Pasar Tiongkok

Dari Lidi Sawit Jadi Cuan, Ketika Produk Sederhana Petani Indonesia Tembus Pasar Tiongkok

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:41 WIB

Tanpa Gaji Tetap, Kisah Penjaga Pantai Gaza Bertaruh Nyawa di Tengah Tawa Warga Palestina

Tanpa Gaji Tetap, Kisah Penjaga Pantai Gaza Bertaruh Nyawa di Tengah Tawa Warga Palestina

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:38 WIB

Polri Klaim Situasi Nasional Pasca Demo 27 Agustus Kondusif: Aktivitas Berjalan Normal

Polri Klaim Situasi Nasional Pasca Demo 27 Agustus Kondusif: Aktivitas Berjalan Normal

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:37 WIB

Sempat Dikira Kondusif, Pramono Anung Kecewa Demo DPR Berujung Perusakan Fasilitas

Sempat Dikira Kondusif, Pramono Anung Kecewa Demo DPR Berujung Perusakan Fasilitas

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:36 WIB

×