Begini Panduan Belanja Selama Pandemi Covid-19

Vania Rossa, Frieda Isyana Putri

Selasa, 31 Maret 2020 | 18:51 WIB
Begini Panduan Belanja Selama Pandemi Covid-19
Ilustrasi belanja di supermarket (Shutterstock)

Suara.com - Dampak virus corona di seluruh dunia memunculkan imbauan untuk berada di rumah saja, kecuali untuk melakukan hal-hal penting seperti berobat, berolahraga, atau belanja kebutuhan sehari-hari.

Berbelanja merupakan aktivitas berisiko tinggi, karena selain berada dekat dengan orang lain, Anda juga berisiko membawa produk-produk yang mungkin sudah terpapar dengan virus tersebut.

Panduan Belanja Selama Pandemi Covid-19
Panduan Belanja Selama Pandemi Covid-19

Charlotte Baker, DrPH, MPH, asisten profesor epidemiologi di Virginia-Maryland College of Veterinary Medicine mengatakan bahwa risiko terbesar kita adalah kontak dekat dengan seseorang yang sedang sakit. Maka dari itu, penting untuk menjaga jarak sekitar dua meter dari orang lain.

"Jangan takut meminta orang lain untuk mundur apabila terlalu dekat dengan Anda saat mengantre. Atau tunggu beberapa saat untuk mengambil barang jika orang lain berada di tempat barang tersebut," katanya, dikutip dari Healthline.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menambahkan bahwa selain kontak dekat, orang-orang juga bisa tertular virus dengan menyentuh permukaan yang terkontaminasi dan kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulut mereka.

Baker mengatakan, bahwa saat berbelanja, asumsikan bahwa semua permukaan di sana telah disentuh oleh orang yang sedang sakit. Termasuk produk barang belanja dan makanan.

"Hanya sentuh barang-barang yang akan Anda beli, usap pegangan troli atau keranjang dengan tisu basah disinfektan, dan cuci tangan atau gunakan hand sanitizer setelah Anda selesai," lanjutnya.

Ketika sampai di rumah, berhati-hatilah dalam menangani barang belanjaan Anda. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi penularan virus ke orang lain ataupun di permukaan rumah Anda.

Menurut Elizabeth L. Andress, PhD, profesor pangan dan gizi di University of Georgia, minimal Anda harus mencuci tangan setelah membereskan dan menyimpan barang belanjaan Anda. Anda juga bisa melakukan langkah tambahan seperti mengelap atau mencuci kaleng, kotak makanan sebelum menyimpannya, atau membuang kemasan yang bisa dibuang.

baca juga

Setelah selesai, ia menyarankan Anda untuk mencuci meja, pinggiran meja, atau permukaan lainnya yang tersentuh tas belanjaan dan isinya lalu cuci tangan Anda lagi.

Jika Anda menggunakan tas kain, cuci langsung setelah berbelanja dengan deterjen di mesin cuci dan keringkan dengan baik sebelum menggunakannya kembali.

Andress tidak menyarankan untuk mencuci buah dan sayur menggunakan sabun karena berisiko tertelan, sehingga lebih baik cuci bersih saja dengan air sebelum menyimpannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cuma di New York, Panic Buying Anak Ayam di Tengah Pandemi Covid-19

Cuma di New York, Panic Buying Anak Ayam di Tengah Pandemi Covid-19

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2020 | 14:08 WIB

Supaya Nggak Panic Buying di Pasar, Buat Daftar Belanja!

Supaya Nggak Panic Buying di Pasar, Buat Daftar Belanja!

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2020 | 20:15 WIB

Jangan Panic Buying, Ini Bahan Makanan yang Perlu Dibeli Saat di Rumah Aja

Jangan Panic Buying, Ini Bahan Makanan yang Perlu Dibeli Saat di Rumah Aja

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2020 | 17:41 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×