Hapus Bekas Gigitan Nyamuk Pakai Botox, Wanita Ini Alami Hal Mengerikan

Rima Sekarani Imamun Nissa, Amertiya Saraswati

Senin, 20 April 2020 | 13:07 WIB
Hapus Bekas Gigitan Nyamuk Pakai Botox, Wanita Ini Alami Hal Mengerikan

Suara.com - Selama ini, prosedur suntik botox dikenal sebagai salah satu cara untuk mendapatkan kulit kencang dan awet muda. Meski begitu, perawatan kecantikan yang satu ini juga mengandung risiko tersendiri.

Salah satu insiden fatal tersebut belum lama ini terjadi pada influencer asal Vietnam, Mai Suong. Dia nekat melakukan suntik botox demi menghilangkan bekas gigitan nyamuk.

Melansir laman Oddity Central, Mai mengunggah insiden tersebut lewat akun Instagram miliknya yang bernama @suongsyn.

Di sana, Mai mengaku jika dirinya mempunyai bekas gigitan nyamuk yang berbentuk seperti memar dan tidak kunjung hilang.

Suatu hari, saat Mai berkunjung ke salon kecantikan untuk prosedur filler bibir, dirinya pun ditawari melakukan filler botox di kaki demi menghilangkan bekas gigitan nyamuk.

Selebgram Vietnam Suntik Botox Akibat Digigit Nyamuk (instagram.com/suongsyn)
Selebgram Vietnam Suntik Botox Akibat Digigit Nyamuk (instagram.com/suongsyn)

Saat itu, Mai setuju dan membayar 1,5 juta Vietnam Dong atau sekitar Rp995 ribu. Prosedur itu berjalan lancar dan satu-satunya keluhan adalah rasa tersengat seperti digigit semut.

Namun, kondisi Mai tidak kunjung membaik. Tiga bulan pasca melakukan prosedur suntik, Mai malah mendapati jika kulitnya mulai berubah menjadi biru.

Tak hanya itu, cekungan pun mulai terbentuk di sekitar area tempat suntik botox dilakukan. Lama-kelamaan, kaki Mai menjadi lebih lemah dibandingkan biasanya.

Karena khawatir, influencer Vietnam ini mencoba menuntut salon kecantikan yang melakukan suntik botox. Namun, pemilik salon malah menyuruhnya makan banyak daging agar ototnya kembali pulih atau melakukan suntik filler lagi.

baca juga
Selebgram Vietnam Suntik Botox Akibat Digigit Nyamuk (instagram.com/suongsyn)
Selebgram Vietnam Suntik Botox Akibat Digigit Nyamuk (instagram.com/suongsyn)

Akhirnya, Mai pun memutuskan ke rumah sakit. Di sana, dirinya dinyatakan menderita atrofi otot atau penurunan massa otot akibat suntik botox.

Akibat insiden ini, Mai Suong harus menjalani paling tidak 8 bulan melakukan terapi karena ototnya kini menjadi lemah untuk digunakan. Daya tahan ototnya juga berkurang menjadi 40-50 persen saja.

Kendati begitu, hal ini tidak membuat Mai kapok melakukan prosedur kecantikan berupa suntik botox.

Alih-alih, Mai menyebutkan bahwa insiden ini terjadi karena prosedur yang dilakukan secara kurang baik.

Selain itu, dirinya ingin meningkatkan kesadaran bahwa prosedur kecantikan yang buruk bisa berdampak parah bagi kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harapan Baik, Begini Prediksi Nasib Tukang Cukur setelah Pandemi Corona

Harapan Baik, Begini Prediksi Nasib Tukang Cukur setelah Pandemi Corona

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2020 | 13:08 WIB

Suplemen Ini Bisa Bikin Kulit Kencang dan Awet Muda tanpa Suntik Botox

Suplemen Ini Bisa Bikin Kulit Kencang dan Awet Muda tanpa Suntik Botox

Lifestyle | Senin, 24 Februari 2020 | 20:00 WIB

Bukan Hanya Bikin Cantik, Produk Makeup Ini Juga Klaim Lebih Sehat

Bukan Hanya Bikin Cantik, Produk Makeup Ini Juga Klaim Lebih Sehat

Lifestyle | Senin, 27 Januari 2020 | 13:59 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×