Suara.com - Kabar duka tengah menyelimuti belantika musik Tanah Air. Pasalnya, tepat hari ini, Selasa (5/5/2020) penyanyi legendaris Didi Kempot dikabarka meninggal dunia.
Pria asal Ngawi, Jawa Tengah tersebut diberitakan meninggal dunia di usianya yang ke 53 tahun. Didi Kempot meninggal dunia usai sempat dibawa ke Rumah Sakit (RS) Kasih Ibu, Solo, Jawa Tengah.
Terlepas dari berita duka meninggalnya Didi Kempot, pria yang dijuluki Godfather of Broken Heart tersebut diketahui hidup sejak kecil di Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi.
Berlokasi di antara dua provinsi yakni Jawa Timur dan Jawa Tengah, rupanya Ngawi menyimpan segudang keunikan dan menarik untuk disimak.
Lalu, apa saja ciri khas dari Kabupaten Ngawi? Berikut Suara.com rangkum selengkapnya di bawah ini.
1. Populer dengan wisata bersejarah Benteng Pendhem
Jika berkunjung ke Ngawi, alangkah sebaiknya travelers mampir sejenak untuk menilik keelokan dari bangunan Benteng Pendhem ini.
Usut punya usut, benteng dengan nama asli Van den Bosch ini merupakan bangunan bersejarah peninggalan kolonial Belanda.

Nama Benteng Pendhem sendiri tercetus karena bangunannya yang memang sengaja dibuat lebih rendah dari tanah sekitar.
2. Banyak ditemukan manusia purba
Kabupaten Ngawi juga dikenal dengan banyaknya temuan fosil manusia purba, tepatnya di wilayah Trinil dan juga Sangiran. Kini seiring berjalannya waktu, kawasan tersebut telah difasilitasi dengan adanya Museum Trinil untuk menyimpan koleksi fosil serta manusia purba dan replika benda bersejarah lainnya.

3. Populer dengan oleh-oleh tempe kripiknya yang khas
Ya, bicara soal oleh-oleh, Kabupaten Ngawi memiliki ciri khas sajian keripik tempe yang cocok dijadikan sebagai camilan.
Keripik tempe khas Ngawi ini tak sulit untuk ditemukan. Untuk membawanya pulang ke daerah asal, travelers cukup membelinya di sejumlah pusat oleh-oleh Ngawi.
4. Gerbang menuju Jawa Timur