Gegara Corona, Tradisi Ramadan Festival Meriam Karbit Pontianak Ditiadakan

Risna Halidi | Suara.com

Senin, 11 Mei 2020 | 20:40 WIB
Gegara Corona, Tradisi Ramadan Festival Meriam Karbit Pontianak Ditiadakan
Ilustrasi Festival Meriam Karbit, yang biasanya diselenggarakan di sepanjang Sungai Kapuas untuk memeriahkan bulan Ramadan dan menyambut hari Lebaran. (Antara)

Suara.com - Gegara Corona, Tradisi Ramadan Festival Meriam Karbit Pontianak Ditiadakan.

Pemerintah Kota Pontianak di Provinsi Kalimantan Barat secara terpaksa meniadakan Festival Meriam Karbit, yang biasanya diselenggarakan di sepanjang Sungai Kapuas untuk memeriahkan bulan Ramadan dan menyambut hari Lebaran.

Ini semua dilakukan guna mencegah penularan virus corona penyebab Covid-19.

"Khusus tahun ini, dengan pertimbangan pandemi COVID-19, maka kami putuskan pelaksanaan Festival Meriam Karbit ditiadakan dulu," kata Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di Pontianak, Senin (11/5/2020), seperti yang Suara.com lansir di Antara.

Dia mengatakan acara budaya Festival Meriam Karbit sementara ditiadakan karena pada masa pandemi seperti sekarang menggelar acara yang mengumpulkan banyak orang berisiko menyebabkan penularan Covid-19.

"Siapa yang bisa menjamin, ketika masyarakat memainkan meriam karbit, kemudian banyak warga yang ikut menonton, sehingga dalam hal ini, semua pihak harus ikut serta dalam melakukan pencegahan pandemi Covid-19," ujarnya.

Dia juga mengingatkan kembali warga agar selalu mengenakan masker apabila keluar rumah, menjaga jarak fisik saat berinteraksi dengan orang lain, serta mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir untuk menghindari penularan Covid-19.

Kota Pontianak biasanya setiap tahun menggelar Festival Meriam Karbit untuk memeriahkan tradisi Ramadan dan menyambut Hari Raya Idulfitri. 

Meriam karbit dibuat dari kayu balok yang dililit dengan rotan. Meriam itu berdiameter 60 sampai 70 cm dan panjangnya lima hingga tujuh meter. 

Untuk membunyikannya, karbit dimasukkan ke dalam meriam hingga mencapai titik didih tertentu dan kemudian disulut. Suara yang dihasilkan meriam karbit menggelegar, getarannya bisa dirasakan oleh warga yang bermukim di sekitarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tantowi Yahya Ungkap 5 Kunci Sukses Selandia Baru Atasi Covid-19

Tantowi Yahya Ungkap 5 Kunci Sukses Selandia Baru Atasi Covid-19

Health | Senin, 11 Mei 2020 | 11:55 WIB

Studi Terbaru: Tanpa Vaksin, Pandemi Covid-19 akan Bertahan Hingga 2022

Studi Terbaru: Tanpa Vaksin, Pandemi Covid-19 akan Bertahan Hingga 2022

News | Minggu, 10 Mei 2020 | 15:05 WIB

Kentang Membludak, Warga Belgia Diminta Banyak Makan Kentang Goreng

Kentang Membludak, Warga Belgia Diminta Banyak Makan Kentang Goreng

News | Minggu, 10 Mei 2020 | 11:01 WIB

Terkini

Kekerasan Balita di Penitipan Anak Jogja, IDAI: CCTV Daycare Harus Dipantau Orangtua!

Kekerasan Balita di Penitipan Anak Jogja, IDAI: CCTV Daycare Harus Dipantau Orangtua!

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 18:17 WIB

Sosok Diyah Kusumastuti: Diduga Otak Kekerasan Anak di Little Aresha, Riwayat Korupsi Disorot

Sosok Diyah Kusumastuti: Diduga Otak Kekerasan Anak di Little Aresha, Riwayat Korupsi Disorot

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 17:11 WIB

Ini Sosok Suami Menteri PPPA Arifah Fauzi, Ternyata Bukan Orang Sembarangan

Ini Sosok Suami Menteri PPPA Arifah Fauzi, Ternyata Bukan Orang Sembarangan

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 17:10 WIB

Apa Itu Kereta Aling-Aling? Mendadak Ramai gegara Kecelakaan di Stasiun Bekasi

Apa Itu Kereta Aling-Aling? Mendadak Ramai gegara Kecelakaan di Stasiun Bekasi

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 16:35 WIB

UPT PPA Yogyakarta Beri Pendampingan Psikologis Anak dan Orang Tua Korban Little Aresha

UPT PPA Yogyakarta Beri Pendampingan Psikologis Anak dan Orang Tua Korban Little Aresha

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 16:30 WIB

Usul Gerbong KRL Khusus Wanita di Tengah, Menteri PPPA Arifah Fauzi dari Partai Apa?

Usul Gerbong KRL Khusus Wanita di Tengah, Menteri PPPA Arifah Fauzi dari Partai Apa?

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 16:12 WIB

Pemkot Yogyakarta Fasilitasi 37 TPA Pengganti Gratis bagi Anak Korban Little Aresha, Cek Daftarnya!

Pemkot Yogyakarta Fasilitasi 37 TPA Pengganti Gratis bagi Anak Korban Little Aresha, Cek Daftarnya!

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 16:02 WIB

5 Pilihan Air Cooler Portable Hemat Listrik buat Anak Kos, Kamar Adem Tanpa Boncos

5 Pilihan Air Cooler Portable Hemat Listrik buat Anak Kos, Kamar Adem Tanpa Boncos

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 16:00 WIB

Pendidikan AHY Dikulik, Caranya Tanggapi Tragedi KRL Dinilai Lebih Bijak dari Menteri PPPA

Pendidikan AHY Dikulik, Caranya Tanggapi Tragedi KRL Dinilai Lebih Bijak dari Menteri PPPA

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 15:47 WIB

5 Fakta Pintu Perlintasan Ampera, Titik Awal Kecelakaan KRL Bekasi Ternyata Tak Punya Palang Resmi

5 Fakta Pintu Perlintasan Ampera, Titik Awal Kecelakaan KRL Bekasi Ternyata Tak Punya Palang Resmi

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 15:41 WIB