Duh, Survei Ungkap Banyak Orang Langgar Lockdown Demi Hubungan Seks

Bimo Aria Fundrika
Duh, Survei Ungkap Banyak Orang Langgar Lockdown Demi Hubungan Seks
Ilustrasi berhubungan seks (Shutterstock)

Survei menemukan bahwa satu dari lima orang mengatakan telah melanggar lockdown untuk berhubungan seks.

Suara.com - Duh, Survei Ungkap Banyak Orang Langgar Lockdown Demi Hubungan Seks

Pembatasan fisik atau dalam istilah lain dikenal lockdown untuk mencegah penularan virus corona memang berat. Semua orang dipaksa untuk membatasi aktivitas luar ruangan.

Tetapi bagi sebagian orang, ada godaan yang terlalu kuat untuk ditolak meski tengah dalam kondisi lockdown. Hal itu ialah seks.

Sebuah survei terhadap 2.000 orang dari IllicitEncounters.com menemukan bahwa satu dari lima orang mengatakan telah melanggar lockdown untuk berhubungan seks.

Ilustrasi hubungan seks. (Shutterstock)

IllicitEncounters.com adalah situs web untuk orang-orang yang ingin berselingkuh, sehingga temuan ini tidak mewakili populasi lainnya. Tetapi, setidaknya di dalam grup ini, lockdown tampaknya tidak menghentikan banyak orang untuk memakainya.

Seperti dilansir dari Metro UK, survei itu menemukan bahwa kelompok terbesar yang melanggar pembatsan (48 persen) adalah pasangan yang memiliki hubungan sebelum lockdown tetapi tidak tinggal bersama. Sementara 22 persen adalah orang-orang yang berselingkuh dengan pasangannya sebelum lockdown dan telah melakukan perselingkuhan

Kemudian, 8 persen yang melanggar lockdown adalah orang yang telah memulai perselingkuhan baru selama krisis dan telah bertemu dengan pasangan baru untuk seks.

Dari mereka yang disurvei, lebih dari setengah dari mereka yang melanggar aturan (61 persen ) telah menyelinap ke rumah pasangan mereka untuk berhubungan seks - atau tempat-tempat lain termasuk mobil, taman dan pantai. Sepertiga (32%) rela pergi tengah malam dan pergi ke rumah pasangan mereka khusus untuk seks.

Meski demikian, kurang dari setengah responden (48 persen ) mengatakan mereka merasa bersalah melanggar pembatasan. Dua pertiga (64 persen) mengatakan mereka akan terus melanggar aturan dan melakukan hubungan seks selama penutupan penuh berlangsung.

"Tidak mengherankan bahwa satu dari lima orang [dari survei] telah melanggar lockdown untuk seks. Sangat mudah untuk menyerah pada nafsu birahi, terutama larut malam ketika Anda telah berkomunikasi dengan pasangan yang Anda lihat sebelum lockdown," kata Pakar seks dan hubungan IllicitEncounters.com, Jessica Leoni.

Tapi, satu hal yang perlu diingat, bahwa jika Anda melanggar lockdown, karena alasan apa pun, Anda menempatkan keselamatan diri Anda dan orang yang Anda cintai

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS