Catat! Ini Bahaya Masak Ketupat dan Lontong dengan Bungkus Plastik

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Kamis, 21 Mei 2020 | 19:30 WIB
Catat! Ini Bahaya Masak Ketupat dan Lontong dengan Bungkus Plastik
Penjual kulit ketupat musiman di sekitar Jalan RS Fatmawati, Pondok Labu, Jakarta Selatan, Senin (3/6). . [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Catat! Ini Bahaya Masak Ketupat dan Lontong dengan Bungkus Plastik

Menyantap ketupat dan lontong merupakan tradisi di Hari Raya Idul Fitri. Sajian lontong dan ketupat kerap disajikan bersama sayur santan yang menggugah seleranya.

Idealnya, ketupat dan lontong dibuat dengan membungkus nasi atau ketan menggunakan daun pisang.

Namun kekinian, penggunaan plastik untuk membungkus lontong atau ketupat pun biasa dilakukan penjual.

Lalu, amankah membungkus lontong dan ketupat dengan bungkus plastik?

Ahli gizi Leona Victoria Djajadi, MND, mengatakan memasak lontong menggunakan nasi sejatinya tidak akan mengurangi nilai gizi. Meski begitu, faktor keamanan makanan wajib diperhatikan.

"Mengurangi nilai gizi tidak. Tapi yang dikhawatirkan plastiknya bukan yang khusus tahan panas tinggi dan bisa untuk memasak, sehingga ada mikropartikelnya yang luntur ke makanan," urai Victoria, saat berbincang dengan Suara.com.

Dijelaskan Victoria, risiko mikropartikel plastik yang masuk ke makanan ini cukup beragam. Dalam tahap rendah, pengaruhnya mungkin tidak akan terasa oleh tubuh.

Namun dalam tahap tinggi, kontaminasi plastik bisa menyebabkan bahaya dan meningkatkan risiko berbagai macam penyakit.

"Ya seperti logam berat saja, kalau bertumpuk di dalam tubuh bisa menyebabkan penyakit," papar ahli gizi dan nutrisi lulusan University of Sydney, Australia ini.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam pengumumannya mengatakan penggunaan plastik untuk memasak lontong dibolehkan, asalkan plastik yang digunakan memiliki daya tahan panas yang tinggi.

Pada umumnya plastik yang tersedia di pasaran terbuat dari bahan baku Low Density Polyethylene (LDPE), Linear Low Density Polyethylene (LLDPE), High Density Polyethylene (HDPE), Polypropylene (PP), dan Oriented Poly Propylene (OPP).

Masing-masing jenis plastik tersebut memiliki sifat yang berbeda-beda, seperti titik leleh, kelenturan, kejernihan, ketahanan terhadap suhu, dan lain-lain.

Ilustrasi lontong yang dibungkus daun pisang. (Shutterstock)
Ilustrasi lontong yang dibungkus daun pisang. (Shutterstock)

Berdasarkan sifat tersebut, terdapat beberapa jenis plastik yang titik leleh dan titik melunak (softening point) tinggi (di atas 100°C), yaitu plastik jenis LLDPE, HDPE, PP, dan OPP.

Dengan demikian, plastik jenis tersebut relatif aman jika digunakan pada suhu tinggi untuk memasak, termasuk untuk digunakan dalam pembuatan lontong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Kesalahan Umum Masak Ketupat Buat Lebaran, Nomor 1 dan 5 Bikin Cepat Basi

5 Kesalahan Umum Masak Ketupat Buat Lebaran, Nomor 1 dan 5 Bikin Cepat Basi

Lifestyle | Kamis, 21 Mei 2020 | 16:23 WIB

Cara Membuat Ketupat Tahan Lama Tanpa Pengawet, Bisa Dicoba Nih!

Cara Membuat Ketupat Tahan Lama Tanpa Pengawet, Bisa Dicoba Nih!

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2020 | 14:40 WIB

Cara Membuat Ketupat Ketan Khas Medan Untuk Lebaran, Gurih Banget!

Cara Membuat Ketupat Ketan Khas Medan Untuk Lebaran, Gurih Banget!

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2020 | 07:30 WIB

Terkini

Alasan Mengapa Banyak Orang Selalu Menantikan Arigato Indonesia Setiap Tahun

Alasan Mengapa Banyak Orang Selalu Menantikan Arigato Indonesia Setiap Tahun

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:46 WIB

7 Barang Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui yang Bisa Ditaruh di Rumah

7 Barang Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui yang Bisa Ditaruh di Rumah

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:45 WIB

6 Rekomendasi Bedak Dingin BPOM, Mulai Rp7.500 Wajah Mulus dan Cerah Alami

6 Rekomendasi Bedak Dingin BPOM, Mulai Rp7.500 Wajah Mulus dan Cerah Alami

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:30 WIB

4 Bedak yang Diperkaya Vitamin C, Bikin Makeup Lebih Halus dan Wajah Cerah

4 Bedak yang Diperkaya Vitamin C, Bikin Makeup Lebih Halus dan Wajah Cerah

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:26 WIB

4 Cara Merebus Daging Kurban biar Cepat Empuk tanpa Panci Presto

4 Cara Merebus Daging Kurban biar Cepat Empuk tanpa Panci Presto

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:05 WIB

5 Sampo Rosemary untuk Atasi Kebotakan, Rambut Segar dan Kuat Seharian

5 Sampo Rosemary untuk Atasi Kebotakan, Rambut Segar dan Kuat Seharian

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:34 WIB

Film Gohan dan Pelajaran Tentang Cinta yang Datang dalam Bentuk Sederhana

Film Gohan dan Pelajaran Tentang Cinta yang Datang dalam Bentuk Sederhana

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:17 WIB

Bolehkah Kurban Pakai Uang Istri? Begini Hukumnya dalam Islam

Bolehkah Kurban Pakai Uang Istri? Begini Hukumnya dalam Islam

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:05 WIB

5 Bedak yang Mengandung Zinc Oxide, Rahasia Makeup Mulus meski Wajah Berminyak

5 Bedak yang Mengandung Zinc Oxide, Rahasia Makeup Mulus meski Wajah Berminyak

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:15 WIB

5 Rekomendasi Parfum Lokal untuk Olahraga, Kena Keringat Makin Wangi Harga di Bawah Rp100 Ribu

5 Rekomendasi Parfum Lokal untuk Olahraga, Kena Keringat Makin Wangi Harga di Bawah Rp100 Ribu

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:07 WIB