Kontroversi Wanita yang Ikut Kontes Miss Hitler dan Jadi Anggota Teroris

Rima Sekarani Imamun Nissa, Amertiya Saraswati

Kamis, 11 Juni 2020 | 12:35 WIB
Kontroversi Wanita yang Ikut Kontes Miss Hitler dan Jadi Anggota Teroris
Ilustrasi bendera Nazi (Shutterstock).

Suara.com - Seorang peserta kontes kecantikan yang bernama Alice Cutter kini tengah menjadi perhatian. Bukan ajang kontes kecantikan biasa, Alice Cutter adalah kontestan dalam Miss Hitler.

Alice Cutter, 23 tahun, dikabarkan tidak hanya berpartisipasi dalam kontes kecantikan kontroversial tersebut. Sebaliknya, Alice Cutter juga bergabung dengan kelompok teroris bersama mantan pacarnya.

Melansir Daily Mail, Alice Cutter adalah anggota kelompok teroris National Action yang dikenal mendukung paham Nazi.

Sebelumnya, Alice Cutter diketahui terlibat dengan National Action setelah berkenalan dengan salah satu anggotanya di Facebook.

Alice lantas ditawari untuk bergabung dalam kontes kecantikan Miss Hitler. Saat bergabung, Alice Cutter memakai nama Putri Buchenwald.

Nama itu sendiri merujuk pada kamp konsentrasi Nazi pada zaman Perang Dunia II.

Kontestan Miss Hitler yang Jadi Kontroversi (youtube.com/World News)
Kontestan Miss Hitler yang Jadi Kontroversi (youtube.com/World News)

"Aku ditawari beberapa kali dan aku pikir itu sesuatu yang bodoh dan aku tidak berpikir itu bernilai karena aku tidak bisa membayangkan diriku ikut kontes kecantikan," ungkap Alice Cutter kepada pihak pengadilan.

"Aku melakukannya karena terus diminta," tambahnya.

Meski mengelak dari tuduhan, Alice Cutter sendiri akhirnya dipenjara tiga tahun. Sementara, mantan pacarnya dihukum lima tahun penjara.

baca juga

Pasalnya, Alice Cutter tetap terlihat ikut dalam pawai bersama kelompok teroris National Action sembari membawa banner yang bertuliskan "Hitler was right".

Adolf Hitler, sang diktator Nazi Jerman. (Shutterstock)
Adolf Hitler, sang diktator Nazi Jerman. (Shutterstock)

Wanita 23 tahun ini juga dicurigai ikut memberikan saran soal kepemimpinan pada kelompok teroris tersebut.

Selain itu, Alice dan mantan pacarnya juga pernah mencoba merekrut siswi sekolah berusia 15-16 tahun untuk bergabung dengan gerakan teroris mereka.

Sebagai tambahan, dirinya pun kerap mengunggah foto dengan simbol-simbol Nazi serta menulis hal-hal rasis.

Di sisi lain, gerakan teroris National Action diperkirakan telah berdiri sejak tahun 2013 silam. Namun, pada tahun 2016 lalu, gerakan ini telah dilarang keras untuk beroperasi di Inggris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dunia Siber Jadi Alat Perekrutan Calon Teroris

Dunia Siber Jadi Alat Perekrutan Calon Teroris

News | Rabu, 10 Juni 2020 | 06:32 WIB

Buku Harian Nazi Ungkap Lokasi Harta Karun Emas 30 Ton di Polandia

Buku Harian Nazi Ungkap Lokasi Harta Karun Emas 30 Ton di Polandia

News | Senin, 08 Juni 2020 | 20:44 WIB

Diziarahi Kelompok Neo-Nazi, Rumah Adolf Hitler Akan Jadi Markas Polisi

Diziarahi Kelompok Neo-Nazi, Rumah Adolf Hitler Akan Jadi Markas Polisi

Tekno | Sabtu, 06 Juni 2020 | 05:09 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×