Terkenal Mahal, Ternyata Ini Rahasia Rumit di Balik Kek Lapis Sarawak

Rima Sekarani Imamun Nissa, Arendya Nariswari

Minggu, 14 Juni 2020 | 12:35 WIB
Terkenal Mahal, Ternyata Ini Rahasia Rumit di Balik Kek Lapis Sarawak
Kek lapis sarawak. (Shutterstock)

Suara.com - Jika Indonesia memiliki lapis legit dan Lapis Surabaya, lain halnya dengan Malaysia. Negeri Jiran rupanya juga punya kue lezat bernama Kek Lapis Sarawak.

Sekilas memang sedikit mirip dengan lapis legit, tapi kue tradisional ini memiliki keunikan tersendiri yang membuat banyak orang kagum.

Keunikan dari Kek Lapis Sarawak terletak pada motif di bagian tengah kue yang unik bak anyaman. Kombinasi warna dari Kek Lapis Sarawak ini juga begitu indah dan menarik.

Kek Lapis Sarawak sendiri juga dikenal memiliki harga yang cukup mahal, satu loyangnya dibanderol mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Namun tentu saja, ada alasan di balik mahalnya Kek Lapis Sarawak ini. Beberapa waktu lalu, seorang anak pembuat Kek Lapis Sarawak membeberkan rahasianya.

"Orang-orang banyak bertanya mengapa Kek Lapis Sarawak sangat mahal. Berikut saya perlihatkan perencanaan ibu untuk panggangan kue selanjutnya," tulis akun Twitter @ruffleseed, dikutip Suara.com, Minggu (14/6/2020).

Sering Disebut Mahal, Ternyata Ini Rahasia Rumit di Balik Kek Lapis Sarawak. (Twitter/@ruffleseed)
Sering Disebut Mahal, Ternyata Ini Rahasia Rumit di Balik Kek Lapis Sarawak. (Twitter/@ruffleseed)

Rupanya pria ini memperlihatkan rancangan Kek Lapis Sarawak yang hendak dibuat oleh ibundanya.

Dari gambaran tersebut, seluruh bahan dan trik tampak diperhitungkan dengan matang layaknya merancang sebuah desain bangunan yang rumit.

Tentu saja, melihat rahasia di balik pembuatan Kek Lapis Sarawak ini tidak sedikit warganet yang kagum dan mulai mengerti mengapa harga dari kue tersebut mahal.

baca juga

"Usahanya sesuai dengan harga, dibuatnya tentu dengan banyak cinta. Aku ingin mencobanya suatu saat nanti jika memiliki banyak uang," sebut salah seorang warganet.

"Aku tidak pernah komplain tentang harga Kek Lapis Sarawak, soalnya aku tahu bahwa waktu yang dibutuhkan untuk membuat kue ini sangat lama dan membosankan," imbuh warganet lain.

"Wow, apakah ibumu seorang arsitek, itu rumit bung," timpal warganet lainnya.

Hingga artikel ini ditulis, cuitan sekaligus foto rumitnya proses di balik pembuatan Kek Lapis Sarawak tersebut telah viral dan mendapatkan 100 ribu lebih likes serta 52 ribu retweets dari warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mirip Aslinya, Penampakan Kue Berbentuk Bakso Ini Buat Warganet Takjub

Mirip Aslinya, Penampakan Kue Berbentuk Bakso Ini Buat Warganet Takjub

Lifestyle | Selasa, 09 Juni 2020 | 15:26 WIB

Bentuknya Unik dan Rasanya Lezat, Begini Cara Mudah Membuat Kue Garpu

Bentuknya Unik dan Rasanya Lezat, Begini Cara Mudah Membuat Kue Garpu

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2020 | 07:00 WIB

Terpopuler: Kue Lebaran yang Susah Habis, Filter 'Jahat' pada Foto,

Terpopuler: Kue Lebaran yang Susah Habis, Filter 'Jahat' pada Foto,

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2020 | 11:13 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×