LIPUTAN KHAS: Modal Nekat, Ramai-ramai Liburan di Tengah Pandemi Covid-19

Risna Halidi, Tim Liputan Khusus

Senin, 22 Juni 2020 | 10:00 WIB
LIPUTAN KHAS:  Modal Nekat, Ramai-ramai Liburan di Tengah Pandemi Covid-19
Pengunjung melintas di Pantai Karnaval Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (20/6). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Sabtu 20 Juni 2020 adalah hari di mana banyak tempat wisata di kawasan Jabodetabek kembali dibuka untuk umum. Tempat wisata seperti Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Kebun Binatang Ragunan, hingga Taman Impian Jaya Ancol kembali buka setelah tiga bulan lamanya dipaksa tutup akibat pandemi Covid-19.

Tiga bulan juga, masyarakat Indonesia harus melakukan banyak kegiatan dari rumah mulai dari bekerja di rumah hingga belajar dari rumah.

Aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) juga membuat ruang gerak masyarakat mengerucut. Mal dan restoran tutup, pasar lebih sepi dari biasanya dan pertokoan memiliki jam operasional yang singkat.

Maka satu hal yang paling lumrah di dengar saat ini--selain rasa ngeri karena Covid-19 adalah rasa bosan karena terpaksa di rumah aja.

Pengunjung berswafoto di Pantai Karnaval Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (20/6). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung berswafoto di Pantai Karnaval Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (20/6). [Suara.com/Alfian Winanto]

Liburan, wisata, traveling, jalan-jalan atau apa pun namanya, harus ditunda dan dibatalkan. Padahal menurut studi dari Cornell University pada 2014 lalu ditemukan, merencanakan bepergian dapat meningkatkan kebahagiaan lebih tinggi daripada membeli barang.

Pun dikatakan oleh  psikolog Irene Raflesia, MPSi bahwa jalan-jalan dapat menawarkan sejumlah manfaat bagi perkembangan diri.

"Melalui traveling , kita dapat memberikan waktu bagi tubuh dan benak kita untuk beristirahat dari kesibukan sehari-hari. Selain itu, traveling memungkinkan kita untuk mempelajari budaya baru serta berinteraksi dengan orang dari ragam latar belakang budaya yang berbeda. Hal ini juga membantu kita untuk berpikiran lebih terbuka dan fleksibel terhadap berbagai situasi. Berbagi pengalaman travelling kepada teman-teman dan kerabat pun juga memberikan kita kesempatan untuk mengakrabkan diri dengan orang sekitar kita. Tentunya hal ini juga membawa efek positif bagi kesehatan mental kita," kata Irene kepada Suara.com beberapa waktu lalu.

Tiga Bulan di Rumah Aja, Warga Rindu Liburan

New Normal Tempat Wisata Dibuka, Apa Kata Mereka? (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
New Normal Tempat Wisata Dibuka, Apa Kata Mereka? (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Haikal (16), siswa kelas 1 SMA, mengaku sangat ingin liburan meski hanya sekadar jalan-jalan bersama para sepupunya. "Tapi sayang karena pandemi sudah tiga bulan lamanya saya tidak bisa pergi berlibur," ungkap Haikal beberapa waktu lalu kepada Suara.com.

baca juga

Sama rindunya dengan Haikal, Siska (26) seorang pekerja swasta di Jakarta juga merasakan hal yang sama.

Sebelum pandemi, paling sedikit sebulan sekali Siska dan keluarga pergi makan ke restoran di luar kota hanya untuk menikmati kebersamaan bersama keluarga saat hari libur.

Wisata pantai jadi tempat yang paling dirindukan Siska dan Haikal, selain bisa merasakan semilir angin berhembus, suara deburan ombak dan pasir putih bisa juga dipercaya dapat menentramkan jiwa dan pikiran.

"Pengen banget sih ke pantai sama keluarga pengen banget, sebelum pandemi sudah direncanain tapi harus ditunda," aku Siska.

"Ke pantai, main air," sahut Haikal.

Mengaku bosan terus menerus beraktifitas termasuk belajar di rumah, Haikal mengaku akan langsung mengiyakan ajakan untuk liburan apabila tempat wisata sudah dibuka dikondisi new normal, terlebih jika waktunya bertepatan saat libur sekolah.

"Tergantung, kalau misalkan pas masuk sekolah bagaimana. Nggak takut (corona), kalau diajak liburan ayo aja," kata Haikal bersemangat.

Berbeda dengan Haikal, Siska lebih memilih menunda liburan bersama keluarga lantaran masih khawatir kasus Covid-19 yang angkanya masih terus meningkat. Ia juga mengkhawatirkan orang yang berlibur pulang ke rumah berisiko membawa virus ke lingkungan sekitarnya.

Kekhawatiran Siska beralasan, tapi adakah dampak dari menunda dan membatalkan liburan secara psikologis?

Selanjutnya, dampak penundaan liburan dan jaminan rasa aman dari pengelola tempat wisata...

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Kedua Buka, Pengunjung Ancol Naik 200 Persen dari Hari Sebelumnya

Hari Kedua Buka, Pengunjung Ancol Naik 200 Persen dari Hari Sebelumnya

News | Minggu, 21 Juni 2020 | 22:14 WIB

Dampak Pandemi Covid-19, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Alami Perlemahan

Dampak Pandemi Covid-19, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Alami Perlemahan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2020 | 20:56 WIB

Covid-19: Para Perempuan yang Menghindari KDRT saat Karantina

Covid-19: Para Perempuan yang Menghindari KDRT saat Karantina

Video | Senin, 22 Juni 2020 | 09:00 WIB

Terkini

Survei Ipsos: Masyarakat Kini Tak Lagi Mudah Tergiur Promo

Survei Ipsos: Masyarakat Kini Tak Lagi Mudah Tergiur Promo

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 22:16 WIB

Keberlanjutan Tak Lagi Sekadar Tren, Begini Cara Industri Mulai Mengubah Cara Bertumbuh

Keberlanjutan Tak Lagi Sekadar Tren, Begini Cara Industri Mulai Mengubah Cara Bertumbuh

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 22:02 WIB

Pameran Hewan Kini Punya Wajah Baru, Edukasi dan Komunitas Jadi Daya Tarik Utama

Pameran Hewan Kini Punya Wajah Baru, Edukasi dan Komunitas Jadi Daya Tarik Utama

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 20:04 WIB

6 Sunscreen Terbaik untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat di Indonesia

6 Sunscreen Terbaik untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat di Indonesia

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 19:10 WIB

6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab

6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 18:48 WIB

3 Moisturizer Jepang Terbaik untuk Lawan Penuaan Dini, Bikin Kulit Kencang dan Glowing!

3 Moisturizer Jepang Terbaik untuk Lawan Penuaan Dini, Bikin Kulit Kencang dan Glowing!

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 18:39 WIB

Apa Cushion yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi Terbaik sesuai Review

Apa Cushion yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi Terbaik sesuai Review

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 18:20 WIB

Sunscreen atau Primer Dulu? Ini Panduan Skincare dan Makeup Tahan Lama

Sunscreen atau Primer Dulu? Ini Panduan Skincare dan Makeup Tahan Lama

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 17:35 WIB

Sabun Cuci Muka Apa yang Cocok untuk Kulit Berminyak? Ini 5 Pilihan dengan Klaim Kontrol Minyak

Sabun Cuci Muka Apa yang Cocok untuk Kulit Berminyak? Ini 5 Pilihan dengan Klaim Kontrol Minyak

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 17:05 WIB

Kardinal Suharyo Soroti Krisis Moral di Era Teknologi: Dunia Masih Butuh Suara Hati

Kardinal Suharyo Soroti Krisis Moral di Era Teknologi: Dunia Masih Butuh Suara Hati

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 17:05 WIB

×