Penjualan Tas Mewah Malah Meningkat saat Lockdown, Ternyata Ini Sebabnya

Rima Sekarani Imamun Nissa, Amertiya Saraswati

Rabu, 24 Juni 2020 | 16:05 WIB
Penjualan Tas Mewah Malah Meningkat saat Lockdown, Ternyata Ini Sebabnya
Ilustrasi Tas Mewah (Pixabay/Engin_Akyurt)

Suara.com - Selama masa-masa lockdown karena pandemi virus corona, ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengusir rasa bosan. Salah satunya adalah lewat belanja online.

Dari semua item fesyen yang dibeli di saat lockdown, belum lama ini terungkap jika penjualan tas mewah ternyata mengalami peningkatan pesat.

Melansir dari laman CNA Lifestyle, jumlah penjualan tas mewah lewat online shopping disebut mengalami peningkatan sebanyak 261 persen di wilayah Asia-Pasifik jika dibandingkan tahun lalu.

Data ini diperoleh dari situs jual beli mewah Net-a-Porter. Menurut situs tersebut, peningkatan sebanyak 261 persen terjadi hingga tanggal 4 Mei lalu.

Hal ini bukan tanpa alasan. Meski kehidupan sosial tak bisa berlangsung seperti biasa, ada penyebab mengapa orang-orang tetap membeli tas mewah.

Ilustrasi belanja online (shutterstock)
Ilustrasi belanja online (shutterstock)

Jika dibandingkan dengan baju atau sepatu, pembelian tas mewah secara online dianggap jauh lebih mudah dan aman.

Tidak seperti baju atau sepatu yang harus dicoba, konsumen dapat memilih dan membeli tas mewah setelah melihat fotonya di Internet.

"Visual 2 dimensi dari tas sudah cukup untuk menunjukkan bagaimana tampilannya saat digunakan, sehingga risiko pembelian lebih kecil," ungkap Kapil Tuli, profesor dari Lee Kong Chian School of Business di Singapore Management University.

"Ini seperti terapi belanja. Ketika interaksi sosial hampir hilang dan stres meningkat, ini adalah mekanisme bertahan diri, sama seperti tingkat konsumsi es krim yang naik."

baca juga

Belanja online juga merupakan salah satu cara untuk menggantikan momen traveling dan liburan ke luar negeri.

Karena para konsumen tidak bisa liburan mewah, mereka pun menggantinya dengan belanja barang mewah.

Ilustrasi Tas Mewah (Pixabay/FranckinJapan)
Ilustrasi Tas Mewah (Pixabay/FranckinJapan)

Di sisi lain, aktivitas belanja online untuk kategori pakaian dan sepatu malah mengalami penurunan sampai 85,3 persen jika dibandingkan tahun lalu.

Sementara, pembelian barang mewah seperti kosmetik dan wine juga turut mengalami peningkatan.

Menurut Net-A-Porter, kebanyakan konsumen akan memilih tas mewah yang memiliki ukuran kecil hingga sedang. Tas tangan keluaran Bottega Veneta, Gucci, dan Saint Laurent dikabarkan laku keras.

"Orang-orang akan terlihat lebih rasional dengan memilih tas kecil, yang dianggap sebagai barang mewah tapi terjangkau, dibandingkan tas besar yang mahal."

Namun, terlepas dari ukurannya, tidak bisa dipungkiri jika pembelian tas mewah terus mengalami peningkatan selama lockdown virus corona kemarin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lockdown Kembali Diberlakukan di Jerman, Berasal dari Pabrik Daging

Lockdown Kembali Diberlakukan di Jerman, Berasal dari Pabrik Daging

News | Rabu, 24 Juni 2020 | 09:55 WIB

Belanja Online Celana, Pembeli Ini Malah Review Bubble Wrap Paketnya

Belanja Online Celana, Pembeli Ini Malah Review Bubble Wrap Paketnya

Tekno | Selasa, 23 Juni 2020 | 17:40 WIB

Paket Tertukar dengan iPad, Kejujuran Warganet Ini Bikin Salut

Paket Tertukar dengan iPad, Kejujuran Warganet Ini Bikin Salut

Tekno | Selasa, 23 Juni 2020 | 15:20 WIB

Terkini

Daftar Harga HP Xiaomi Agustus 2026, Lengkap Redmi dan POCO

Daftar Harga HP Xiaomi Agustus 2026, Lengkap Redmi dan POCO

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup

Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Dasco: Dwikewarganegaraan Diaspora Akan Diberlakukan Terbatas dan Sangat Selektif

Dasco: Dwikewarganegaraan Diaspora Akan Diberlakukan Terbatas dan Sangat Selektif

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Dasco Jamin PDIP Tak Ditinggal di RUU Pemilu: Mereka Fraksi Terbesar

Dasco Jamin PDIP Tak Ditinggal di RUU Pemilu: Mereka Fraksi Terbesar

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Prabowo Minta Anak 1 SD Belajar Bahasa Asing, DPR Ingatkan Tantangan Guru dan Fasilitas

Prabowo Minta Anak 1 SD Belajar Bahasa Asing, DPR Ingatkan Tantangan Guru dan Fasilitas

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Danantara Ingatkan Semua Pihak Jaga Ekonomi Tetap Kondusif demi Tarik Investor

Danantara Ingatkan Semua Pihak Jaga Ekonomi Tetap Kondusif demi Tarik Investor

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Cerita di Balik Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi, Dari Refleksi Kemerdekaan Hingga Obrolan Politik

Cerita di Balik Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi, Dari Refleksi Kemerdekaan Hingga Obrolan Politik

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:48 WIB

Prabowo: Prabowonomics Sebenarnya Marhaenisme, PDIP Sulit Tak Mendukung

Prabowo: Prabowonomics Sebenarnya Marhaenisme, PDIP Sulit Tak Mendukung

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Anggaran MBG di RABPN 2027 Sejumlah Rp240 Triliun

Anggaran MBG di RABPN 2027 Sejumlah Rp240 Triliun

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Target 150 Ribu Siswa Sekolah Rakyat Disorot, Dinilai Abaikan Akar Ketimpangan

Target 150 Ribu Siswa Sekolah Rakyat Disorot, Dinilai Abaikan Akar Ketimpangan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:41 WIB

×