New Normal, Simak Tips Melakukan Wawancara Kerja Virtual

Vania Rossa Suara.Com
Senin, 29 Juni 2020 | 06:47 WIB
New Normal, Simak Tips Melakukan Wawancara Kerja Virtual
Ilustrasi wawancara kerja virtual. (Shutterstock)

Suara.com - Dalam upaya menjaga jarak untuk memutus penularan Covid-19, tak sedikit perusahaan yang melakukan wawancara kerja virtual kepada para pelamarnya.

Meski interaksi hanya dilakukan lewat layar, persiapan tetap harus dilakukan agar Anda bisa mendapat kesan positif dari orang yang mewawancara Anda. Simak tips berikut ini, seperti dilansir dari Real Simple, dan dikutip dari Antara.

1. Ingat dan sebut nama pewawancara

Ini adalah hal yang sangat sederhana, tapi sangat jarang dilakukan, demikian menurut Heather Livingston, penasihat karir dari University of Phoenix.

Para pewawancara cenderung akan lebih mengingat pelamar yang menyebutkankan nama mereka.

"Jadilah pendengar yang baik dan perhatikan percakapan, sehingga Anda dapat merespons secara efektif," kata Livingston lagi.

Tunjukkan minat yang tulus pada apa yang dikatakan pewawancara, karena ini bisa menambah nilai pada percakapan dan membangun kepercayaan.

2. Siapkan latar belakang yang baik

Saat melakukan wawancara virtual, Anda harus mempertimbangkan latar belakang lokasi Anda. Jangan sampai ada jemuran atau hal yang mengganggu pemandangan perekrut kerja saat wawancara berlangsung.

Baca Juga: Hal yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Wawancara Kerja Via Telepon

Kristen Keats, pengusaha, pakar karir, CEO dan pendiri Breakaway Bookkeeping + Advising mengatakan, detil menunjukkan profesionalisme Anda, dan itu mencerminkan minat Anda pada perusahaan.

“Pilih latar belakang netral dan pastikan ruang Anda cukup terang dengan cahaya alami. Hindari mengenakan kaca atau lapisan yang mengurangi cahaya saat melakukan panggilan video, karena silau dapat mengalihkan perhatian dan mengaburkan wajah Anda," tutur Keats.

3. Ajukan pertanyaan bagus

Wawancara virtual membuat Anda tidak bisa melihat bagian dalam kantor perusahaan sebelum menerima pekerjaan itu, kata Samantha Friedman, wakil presiden senior di perusahaan Vettery.

Ini berarti menanyakan sesuatu seperti, "Seperti apa budaya perusahaan?" sebagai pertanyaan akhir wawancara bisa membuat Anda gagal diterima.

Friedman merekomendasikan untuk mengajukan pertanyaan yang lebih jelas yang menunjukkan minat Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI