7 Hidangan Khas Lebaran Haji dari Berbagai Negara di Dunia

Risna Halidi, Lilis Varwati

Kamis, 30 Juli 2020 | 10:30 WIB
7 Hidangan Khas Lebaran Haji dari Berbagai Negara di Dunia
Ilustrasi Maamoul (Shutterstock)

Suara.com - Salah satu hal yang identik dengan perayaan Hari Raya Iduladha atau Lebaran Haji adalah banyaknya masakan yang berbahan dasar daging.

Meski mungkin masakan yang disajikan tak seberagam saat Idulfitri, namun makanan tetap jadi bagian penting yang disiapkan. Sebab Iduladha biasanya dimanfaatkan sebagai momen untuk berkumpul dengan keluarga.

Jika di Indonesia umumnya daging kurban dimasak menjadi sate, sup, hingga gulai, dan disajikan dengan ketupat atau nasi, di negara-negara lain juga punya makanan khas saat Iduladha.

Dikutip dari Independent, berikut makanan khas Iduladha dari berbagai negara di dunia.

1. Nasi Biriyani

Ayam briyani (shutterstock)
Ayam briyani (shutterstock)

Biriyani adalah hidangan nasi populer dari Asia Selatan. Dihidangkan dengan sayuran, daging kambing, dan bumbu rempah-rempah. Biasanya disajikan bersama semur, tagine, dan kari lainnya.

2. Tagine
Di Maroko, tagine adalah pilihan populer. Hidangan ini berupa sup gurih yang dikukus dengan sayuran. Anda juga dapat menambahkan daging unggas, sapi, kambing atau ikan ke dalamnya dan sering disajikan dengan couscous.

3. Korma
Bukan buah, Korma merupakan kari yang populer di India Utara yang terbuat dari sayuran atau daging. Biasanya direbus dengan krim atau yoghurt dengan tambahan air dan rempah-rempah untuk menghasilkan saus kental. Seperti kebanyakan kari lainnya, korma biasanya disajikan dengan nasi.

4. Maqluba
Maqluba populer di negara-negara Timur Tengah. Hidangan ini terdiri dari sayuran goreng, daging, dan nasi yang dimasak bersama dalam satu wadah. Kemudian dibalik untuk dijadikan hidangan gurih yang besar.

baca juga

5. Tufahije

Ilustrasi Tufahije (Shutterstock)
Ilustrasi Tufahije (Shutterstock)

Tufahije adalah makanan penutup khas Bosnia yang dibuat dengan merebus apel dalam air gula. Lalu diisi dengan kacang dan topping es krim atau crème fraiche. Biasanya disajikan dalam gelas besar.

6. Sheer Khurma
Sheer Khurma sering dijadikan makanan penutup di wilayah Asia Tengah seperti Pakistan. Nama lainnya adalah susu dengan kurma. Terbuat dari bihun, susu, gula, kurma dan buah-buahan kering. Hidangan ini dibuat dengan memasak bihun dalam susu sampai masak dan campurannya mengental. Buah kering kemudian ditambahkan di atasnya.

7. Maamoul
Kue-kue mentega berupa roti pendek itu populer di Libanon. Maamoul biasanya diisi dengan kenari, pistachio, dan gula.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saran WHO Untuk Pelaksanaan Kurban: Hindari Menyembelih di Rumah

Saran WHO Untuk Pelaksanaan Kurban: Hindari Menyembelih di Rumah

Health | Rabu, 29 Juli 2020 | 18:08 WIB

Hukum Memberikan Daging Kurban Idul Adha untuk Umat Agama Lain

Hukum Memberikan Daging Kurban Idul Adha untuk Umat Agama Lain

News | Rabu, 29 Juli 2020 | 17:39 WIB

Tidak Terpengaruh Pandemi, Pemesanan Sapi Kurban di Kulon Progo Meningkat

Tidak Terpengaruh Pandemi, Pemesanan Sapi Kurban di Kulon Progo Meningkat

Jogja | Rabu, 29 Juli 2020 | 15:06 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×