Dapat Hantaran Kurban, Bolehkah Daging Kambing dan Sapi Masak Dicampur?

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi
Dapat Hantaran Kurban, Bolehkah Daging Kambing dan Sapi Masak Dicampur?
Ilustrasi daging. (Shutterstock)

Setiap Hari Raya Kurban, masyarakat Indonesia biasa mendapat hantaran entah itu berupa daging sapi atau kambing.

Suara.com - Setiap Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban, masyarakat Indonesia biasa mendapat hantaran entah itu berupa daging sapi atau daging kambing.

Kedua daging hewan ini memiliki testur dan khas aroma masing-masing, dan biasanya pengolahannya juga dilakukan berbeda-beda. 

Tapi apakah daging kambing dan daging sapi bisa disatukan dalam masakan?

Ilustrasi daging kambing. (Pixabay/RitaE)
Ilustrasi daging kambing. (Pixabay/RitaE)

Meski sah-sah saja, tapi Executive Chef Aprez Catering by Amuz Group Chef Stefu Santoso tidak setuju dengan ide tersebut. 

Kata Chef Stefu, daging sapi dan daging kambing memiliki tekstur dan aroma yang sangat berbeda dan jika disatukan, bisa membuat bingung.

"Memasak daging kambing dan daging sapi dicampur, saran saya kurang pas karena akan terjadi pencampuran aroma sehingga menghasilkan makanan yang akan membingungkan aromanya," ujar Chef Stefu dalam acara diskusi Kulwap Media beberapa waktu lalu.

Itulah mengapa selama pengalamannya sebagai seorang chef dan juga menjabat president of association of culinary professionals, Chef Stefu tidak pernah menyatukan kedua daging tersebut dalam satu masakan. 

Jika saat mendapat hantaran kedua daging kadung tercampur, bukan berarti tidak bisa diolah ya!

"Prinsipnya tetap memakai rempah atau herbal yang cukup untuk menetralisir aroma dari daging kambing yang secara umum akan lebih kuat dibandingkan daging sapi," jelasnya.

Sementara itu olahan yang paling mudah, memasak daging kurban biasanya dilakukan dengan membuat sate.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS