Minimalkan Komplikasi, Ini Tips Aman Suntik Filler dari Dokter Tompi

Vania Rossa
Minimalkan Komplikasi, Ini Tips Aman Suntik Filler dari Dokter Tompi
Ilustrasi suntik filler. [shutterstock]

Sebelum Anda berangkat klinik atau dermatologis, simak dulu tips aman suntik filler dari dr Tompi.

Suara.com - Suntik filler jadi pilihan banyak orang untuk memperbaiki tampilan fisik, entah untuk menonjolkan tulang pipi, menghapus garis halus atau kerutan, hingga mempertebal bibir ala Kylie Jenner. Suntik filler semakin disukai lantaran hasilnya yang bisa langsung terlihat, dan konon minim efek samping.

Hal ini diamini dr. Teuku Adifitrian, Sp.BP, atau yang biasa dipanggil dokter Tompi. Ia mengatakan bahwa suntik filler itu aman, selama dilakukan dengan prosedur yang benar.

"Salah satu jenis filler yang umum digunakan saat ini adalah hyaluronic acid," kata dr. Tompi.

Hyaluronic acid (HA), seperti dikutip dari Hello Sehat, merupakan versi buatan dari senyawa alami bernama sama yang ada di dalam tubuh setiap manusia. HA banyak ditemukan di lapisan bening mata, jaringan ikat persendian, dan kulit.

HA merangsang produksi kolagen alami untuk membantu menjaga kelembapan kulit, mencegah penyumbatan minyak di pori yang menyebabkan jerawat, hingga menyamarkan garis halus dan kerutan di wajah.

Jika filler disebut aman, lalu bagaimana dengan kasus infeksi gara-gara suntik filler yang baru-baru ini dialami oleh artis Rency Milano?

"Perlu diluruskan. Ini bukan kegagalan suntik filler, tapi komplikasi yang terjadi akibat suntik filler," kata dokter yang juga pelantun lagu Sedari Dulu ini.

Ada beberapa efek samping yang mungkin terjadi setelah suntik filler, di antaranya kemerahan, bengkak dan infeksi.

"Bengkak karena komplikasi beda dengan bengkak normal setelah suntik. Dokter berpengalaman biasanya akan langsung tahu kalau itu bengkak komplikasi, dan akan buru-buru menanganinya," jelas dr. Tompi.

Mengenai nanah di area yang disuntik filler seperti yang dialami Rency Milano baru-baru ini, dr. Tompi menyebut bahwa ada banyak faktor yang menyebabkannya. Salah satunya faktor tidak higienis saat perawatan usai suntik filler.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS