Ingin Menginap Dengan Nuansa Kerajaan Jepang, Kastil Ini Bisa Jadi Pilihan

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Jum'at, 14 Agustus 2020 | 11:40 WIB
Ingin Menginap Dengan Nuansa Kerajaan Jepang, Kastil Ini Bisa Jadi Pilihan
Kastil Ozu. (Dok: Facebook/Discover Ehime Japan)

Hukum Jepang untuk Perlindungan Properti Budaya sangat ketat pada perubahan bangunan warisan berwujud, termasuk banyak kastil di negara itu. Tetapi, kastil Ozu saat ini telah dibangun kembali. 

Setelah pembongkaran struktur Kastil Ozu yang asli pada tahun 1888, kota tersebut memutuskan untuk membangun kembali simbol yang sangat mereka rindukan pada tahun 1990-an dengan menggunakan kayu dan bukan beton.

"Konstruksi kayu beberapa kali lebih mahal dan undang-undang konstruksi pasca perang tidak mengizinkan struktur kayu yang lebih tinggi dari 13 meter," kata Fernandez.

Setelah bertahun-tahun melobi kementerian nasional, Ozu akhirnya mendapat izin untuk membangun tempat penyimpanan kayu dan rekonstruksi selesai pada tahun 2004.

3. Dibatasi hanya enam tamu

Kastil Ozu membuka pintunya untuk tamu hotel sejak Juli, memberikan para tamu kesempatan untuk menikmati bangunan kastil secara pribadi setelah gerbang ditutup untuk pengunjung umum pada pukul 5 sore.

Untuk tahun pertama, hanya 30 masa inap yang diizinkan, dengan maksimal enam tamu diperbolehkan selama setiap masa inap.

Tarifnya satu juta yen (sekitar Rp138 juta) per malam untuk dua tamu dan 100.000 yen (sekitar Rp 14 juta) untuk setiap tamu tambahan.

baca juga

4. Kental budaya Jepang

Saat tiba, para tamu dapat memilih untuk memakai kimono tradisional dan pakaian prajurit abad pertengahan. Kemudian disambut oleh suara terompet kerang, bendera yang melambai, dan skuadron bubuk mesiu.

Mereka kemudian akan disuguhi kagura lokal, pertunjukan tari tradisional yang merupakan properti budaya rakyat tak berwujud yang penting di Jepang.

Makan malam disajikan di salah satu dari empat menara di kompleks kastil, diikuti dengan sesi melihat bulan dengan minum sake dan pembacaan puisi. Menara itu asli, bertahan selama empat abad terakhir.

Setelah bermalam di kompleks, para tamu menikmati sarapan di Garyu Sanso, villa tepi tebing bersejarah dengan kedai teh yang menghadap ke Sungai Hiji.

5. Cara sampai ke Kastil Ozu

Ozu terletak sekitar 60 kilometer dari Matsuyama, ibu kota Prefektur Ehime, dan bandaranya.

Kastil Ozu. (Dok: Facebook/Discover Ehime Japan)
Kastil Ozu. (Dok: Facebook/Discover Ehime Japan)

Wisatawan dapat mencapai Ozu melalui Stasiun Iyo-Ozu dari Matsuyama dengan bus. Waktu tempuh sekitar satu jam berkendara atau dengan kereta ekspres yang terbatas hanya memakan waktu sekitar 40 menit dan 2 jam dengan kereta lokal.

Pada akhir pekan, kereta wisata bernama Iyonada Monogatari beroperasi di antara dua kota tersebut, berjalan di sepanjang garis pantai Laut Pedalaman Seto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Unik, Perusahaan Jepang Buka Layanan Travel Virtual

Unik, Perusahaan Jepang Buka Layanan Travel Virtual

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 09:42 WIB

Gara-gara Rachel Vennya, Nihiwatu Sumba Jadi Populer

Gara-gara Rachel Vennya, Nihiwatu Sumba Jadi Populer

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 06:45 WIB

Trending Topik, Villa yang Disewa Rachel Vennya Seharga Ratusan Juta Rupiah

Trending Topik, Villa yang Disewa Rachel Vennya Seharga Ratusan Juta Rupiah

Entertainment | Kamis, 13 Agustus 2020 | 19:05 WIB

Terkini

Komitemen Tingkatkan Pelayanan, Kapolda Metro Jaya Buka Nomor WA untuk Aduan Warga

Komitemen Tingkatkan Pelayanan, Kapolda Metro Jaya Buka Nomor WA untuk Aduan Warga

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Nggak Perlu Mahal, Healing Duduk di Taman Kota Sambil Baca Buku Ternyata Bikin Pikiran Plong

Nggak Perlu Mahal, Healing Duduk di Taman Kota Sambil Baca Buku Ternyata Bikin Pikiran Plong

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Ironi Kursi Pejabat: Cukup Pintar Bicara, Keahlian Nomor Dua

Ironi Kursi Pejabat: Cukup Pintar Bicara, Keahlian Nomor Dua

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:10 WIB

6 Medali Asian Games 2026 Jadi Momentum Penguatan Pembinaan Bulu Tangkis Indonesia

6 Medali Asian Games 2026 Jadi Momentum Penguatan Pembinaan Bulu Tangkis Indonesia

Sport | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:05 WIB

Tekan Risiko Kecelakaan! Petugas Bersertifikat Disiagakan di 5 Perlintasan Rel Bekasi dan Tangerang

Tekan Risiko Kecelakaan! Petugas Bersertifikat Disiagakan di 5 Perlintasan Rel Bekasi dan Tangerang

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Putusan MK Tak Temukan Bukti Ijazah Gibran, Yenny Wahid Pertanyakan Langkah Politik

Putusan MK Tak Temukan Bukti Ijazah Gibran, Yenny Wahid Pertanyakan Langkah Politik

Video | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Cara Tepat Memilih Shade Cushion Supaya Anti-Belang dan Anti-Abu-Abu, Dijamin Natural!

Cara Tepat Memilih Shade Cushion Supaya Anti-Belang dan Anti-Abu-Abu, Dijamin Natural!

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:53 WIB

17 Siswa SD di Medan Mual-Muntah Usai Santap MBG,  SPPG Ditutup

17 Siswa SD di Medan Mual-Muntah Usai Santap MBG, SPPG Ditutup

Sumut | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Bye Kusam dan Penuaan! 4 Sunscreen Formula Pollustop Buat Aktivitas Outdoor

Bye Kusam dan Penuaan! 4 Sunscreen Formula Pollustop Buat Aktivitas Outdoor

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Bukan Musim Semi, Mengapa Bunga-Bunga Bermekaran Serentak di Jalanan Kota?

Bukan Musim Semi, Mengapa Bunga-Bunga Bermekaran Serentak di Jalanan Kota?

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:48 WIB

×