Tak Banyak yang Tahu, Ini 5 Negara yang Lolos dari Jajahan Eropa

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Senin, 17 Agustus 2020 | 10:55 WIB
Tak Banyak yang Tahu, Ini 5 Negara yang Lolos dari Jajahan Eropa
Ilustrasi Peta Dunia (pixabay/kaboompics)

Suara.com - Tepat 17 Agustus 2020, Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan yang ke-75. Sejumlah negara seperti Belanda hingga Jepang pernah menduduki Tanah air.

Lamanya masa penjajahan yang dilakukan oleh Belanda, membawa sejumlah pengaruh. Bukan hanya pada sistem pendidikan, tapi juga soal hukum, hingga bahasa Indonesia sebagian besar menyisakan bekas peninggalan bangsa Eropa seperti dan Belanda pada masa itu.

Terlepas dari itu, jika mundur ke belakang ternyata penjajah Eropa seperti Belanda memang hampir menjelajahi semua negara di dunia, dan berlangsung sejak 1500 hingga 1960-an. Mengutip laman Vox, Senin (17/8/2020) hanya ada 5 negara yang terbebas dari penjajahan bangsa Eropa, negara mana saja?

Kelima negara itu adalah Jepang, Korea, Thailand, Liberia, dan Ethiopia. Lima negara ini memang tidak dijajah bangsa Eropa tapi dijajah oleh negara lain. Tapi dibanding penjajah lain, diumpamakan bangsa Eropa termasuk negara penjajah negara terbanyak di dunia.

1. Jepang

Ilustrasi Jepang. (Shutterstock)

Alasan Jepang berhasil lolos dari penjajahan Eropa lantaran kekuatan dan diplomasi negara ini yang tidak bisa disepelekan. Bahkan kekuatan diplomasi itu yang akhirnya membuat Jepang berani menjajah negara lain seperti Korea dan Thailand pada periode kekaisaran di abad 20.

2. Korea

Sedangkan Korea yang dijajah Jepang justru memiliki kekuatan kebijakan isolasionis yang hebat sehingga penjajah Eropa lebih memilih menjaga jarak. Namun usai merdeka dari Jepang pada 15 Agustus 1945, 3 tahun kemudian Korea terpecah menjadi dua antara Korea Selatan dan Korea Utara.

3. Thailand

baca juga
Ilustrasi Thailand, pemandangan dari sungai Chao Phraya. (Shutterstock)
Ilustrasi Thailand, pemandangan dari sungai Chao Phraya. (Shutterstock)

Saat itu penjajah Eropa baik Inggris dan Prancis memutuskan untuk membiarkan Thailand tetap merdeka, dengan alasan Thailand sebagai penyangga atau jembatan antara Burma dan Indochina Perancis yang dalam kendali Inggris. Tapi tetap saja abad 20 Thailand tidak bisa lolos dari penjajahan Jepang di bawah sistem kekaisaran.

4. Liberia

Alasan Liberia tidak bisa diduduki Eropa lantaran saat itu Liberia tengah mendapat dukungan Amerika. Liberia sendiri adalah negara yang didirikan oleh budak-budak Amerika yang sudah dibebaskan dan memutuskan pindah ke benua Afrika. Orang Amerika yang berpindah ke Liberia sebagai minoritas dan memiliki hak istimewa.

5. Ethiopia

Ini karena Italia yang sedang menjajah negara tetangga Ethiopia, kemudian Ethiopia menyerahkan beberapa wilayah ke Italia berdasarkan perjanjian 1889. Perjanjian itulah yang membuat Ethiopia tidak boleh ikut campur urusan negara tetangganya, dan menyerahkan seutuhnya ke Italia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maknai 75 Tahun Indonesia Merdeka, Merdeka Hakiki untuk Hidup Lebih Baik

Maknai 75 Tahun Indonesia Merdeka, Merdeka Hakiki untuk Hidup Lebih Baik

DPR | Senin, 17 Agustus 2020 | 10:30 WIB

Jadi Inspektur Upacara, Jokowi Kenakan Baju adat Timor Tengah Selatan

Jadi Inspektur Upacara, Jokowi Kenakan Baju adat Timor Tengah Selatan

News | Senin, 17 Agustus 2020 | 10:24 WIB

Teks Proklamasi Asli Tulisan Soekarno Akan Dipamerkan di Istana Negara

Teks Proklamasi Asli Tulisan Soekarno Akan Dipamerkan di Istana Negara

Video | Minggu, 16 Agustus 2020 | 21:30 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×