Kenalkan Makanan Alternatif, Banyuwangi Gelar Festival Pangan Non-Beras

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 28 Agustus 2020 | 09:59 WIB
Kenalkan Makanan Alternatif, Banyuwangi Gelar Festival Pangan Non-Beras
Festival Pangan Non-Beras di Banyuwangi. (Dok. ANTARA)

Suara.com - Bukan cuma beras, Indonesia memiliki beragam makanan alternatif. Untuk lebih mengenalkan jenis makanan ini, Banyuwangi menggelar festival pangan alternatif.

Dilansir ANTARA, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyuwnagi, Jawa Timur, Kamis, menggelar Festival Pangan Non-Beras sebagai salah satu sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan daerah dan melatih warga makan tanpa beras.

Festival memasak dari bahan pangan bukan beras yang digelar di kawasan wisata Agrowisata Tamansuruh itu diikuti seratusan peserta, mulai dari kader PKK, masyarakat umum serta pelaku usaha kuliner.

"Pertama ini adalah bagian dari program ketahanan pangan dan kesehatan, kebetulan objek wisata ini merupakan objek wisata alam dan sehat. Maka ini bentuk kolaborasi antara Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan dan PKK, di mana melatih rakyat bagaimana makan tanpa beras," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas kepada wartawan di Banyuwangi.

Selain itu, festival ini sekaligus untuk melatih bagaimana makanan-makanan yang menyehatkan kala pandemi COVID-19 ini juga menjadi kebutuhan.

"Kami ingin masa pandemi ini menjadi momen bagi kita untuk mulai membiasakan memakan makanan sehat. Tidak hanya nasi dan tepung terigu, tapi ada bahan pokok lain yang bila diolah rasanya juga enak," ujarnya.

Menurut Anas, apa yang dilakukan Banyuwangi ini juga sebagai upaya membentuk budaya baru untuk mengolah bahan pangan lain.

"Kami melibatkan ibu-ibu dari desa untuk memicu daya inovasi mereka bagaimana mengolah umbi-umbian dan tanaman yang ada di sekitar mereka," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banyuwangi Arief Setiawan menjelaskan bahwa Festival Pangan Non-Beras melombakan kreasi makanan non-beras yang diikuti 110 peserta.

baca juga

Proses seleksi awal dilakukan lewat video yang dikirimkan oleh peserta.

"Kami menerapkan protokol kesehatan sejak awal. Jadi seleksi dilakukan lewat video yang berisi proses memasak hingga penyajian. Lalu kami menyaring yang terbaik untuk ditampilkan di festival," katanya.

Arief mengaku sengaja menggelar festival di Agrowisata Tamansuruh karena lokasinya indah dan alami serta di tempat wisata lama itu udaranya sejuk.

"Sesuai kaidah kesehatan, karena tempatnya terbuka sehingga pengunjung dan peserta bisa diatur jaraknya," katanya.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas mengatakan upaya peningkatan ketahanan pangan warga menjadi salah satu program PKK bersama dengan pemkab.

Menurut ia, PKK ingin lebih mengenalkan aneka olahan makanan yang bisa dibuat dengan bahan pangan selain beras tersebut. Selain lebih murah karena bahan mudah didapat, bahan pangan alternatif memiliki kandungan gizi yang lebih beragam.

"Seperti singkong, ubi jalar, jagung apabila diolah dengan kreatif menghasilkan makanan yang tidak hanya menarik dan enak tapi juga bergizi tinggi bagi anggota keluarga," tuturnya.

Berbagai makanan unik non-beras tersedia, seperti pancake singkong, sirop kelir, nasi talabi (talas, labu kuning, ubi ungu), rendang bunga turi, gadung isi durian. Sesuai dengan tema yang diambil "Kenyang tak Harus dengan Beras".

Festival ini digelar oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bareng Tim Penggerak PKK Banyuwangi. Dilaksanakan di sebuah destinasi wisata alam yang asri nan sejuk, pelaksanaannya dilakukan dengan protokol kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp8,3 Juta, Diambil dari APBN

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp8,3 Juta, Diambil dari APBN

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:34 WIB

BPDP Dorong Hilirisasi Komoditas Perkebunan untuk Perkuat Industri Pangan

BPDP Dorong Hilirisasi Komoditas Perkebunan untuk Perkuat Industri Pangan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Meski Harga Pangan Naik, BI Yakin Inflasi Tetap Sesuai Target

Meski Harga Pangan Naik, BI Yakin Inflasi Tetap Sesuai Target

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:38 WIB

Makan Sambal Tak Teras Pedas, Harga Cabai Lagi Mahal Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Makan Sambal Tak Teras Pedas, Harga Cabai Lagi Mahal Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Stok Beras Bulog 4,5 Juta Ton, Aman untuk Nataru hingga Ramadan

Stok Beras Bulog 4,5 Juta Ton, Aman untuk Nataru hingga Ramadan

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:41 WIB

Bencana Semakin Intens, Bagaimana Negara Cegah Krisis Pangan?

Bencana Semakin Intens, Bagaimana Negara Cegah Krisis Pangan?

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Uang Belanja Jebol, Harga Cabai Rawit Merah Masih di Atas Rp100 Ribu

Uang Belanja Jebol, Harga Cabai Rawit Merah Masih di Atas Rp100 Ribu

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 10:38 WIB

Bukan Cuma Cuaca Ekstrem, Krisis Iklim Juga Ancam Gizi Anak: Kenapa?

Bukan Cuma Cuaca Ekstrem, Krisis Iklim Juga Ancam Gizi Anak: Kenapa?

Health | Rabu, 30 September 2026 | 14:54 WIB

Target 8% Buyar, Ekonomi Indonesia Diramal Hanya Mentok di Level 5,2%

Target 8% Buyar, Ekonomi Indonesia Diramal Hanya Mentok di Level 5,2%

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 12:49 WIB

Menko Pangan Bicara Sampah: Membakar Food Waste Bikin Rugi Dua Kali?

Menko Pangan Bicara Sampah: Membakar Food Waste Bikin Rugi Dua Kali?

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:15 WIB

Terkini

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×