- PIHPS Bank Indonesia mencatat harga rata-rata nasional cabai rawit merah bertahan di atas Rp100 ribu per kilogram pada Rabu, 30 September 2026.
- Kenaikan harga tertinggi terjadi pada cabai merah keriting yang melonjak sebesar 13,96 persen menjadi Rp78.350 per kilogram.
- Komoditas daging sapi, daging ayam, dan telur ayam ras segar mengalami penurunan harga di pasar tradisional pada tanggal tersebut.
Suara.com - Rata-rata nasional harga cabai rawit merah di pasar tradisional masih tinggi dengan bertahan di atas Rp100 ribu per kilogram pada Rabu (30/9/2026). Bahkan, harganya naik hampir 9 persen dalam sehari.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia yang dilihat melalui situs web bi.go.id/hargapangan pukul 09.00 WIB, harga cabai rawit merah naik Rp7.900 atau 8,32 persen menjadi Rp102.850 per kilogram.
Kenaikan harga juga terjadi pada cabai merah keriting. Harganya melonjak Rp9.600 atau 13,96 persen menjadi Rp78.350 per kilogram. Kenaikan tersebut menjadi yang tertinggi secara persentase dalam pantauan harga pangan hari itu.
Sementara itu, harga cabai merah besar justru turun Rp1.900 atau 3,37 persen menjadi Rp54.500 per kilogram.
Penurunan paling dalam terjadi pada cabai rawit hijau. Harganya anjlok Rp18.150 atau 27,51 persen menjadi Rp49.000 per kilogram.
![Pedagang menata barang dagangannya di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Senin (29/1/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/01/29/50078-pasar-induk-kramat-jati-ilustrasi-cabai-harga-cabai-harga-cabe.jpg)
Pergerakan harga beras juga berbeda-beda berdasarkan kualitasnya. Harga beras kualitas bawah I naik Rp750 atau 5,03 persen menjadi Rp15.650 per kilogram. Beras kualitas medium I juga naik Rp100 atau 0,60 persen menjadi Rp16.700 per kilogram.
Sebaliknya, beras kualitas bawah II turun Rp100 atau 0,68 persen menjadi Rp14.600 per kilogram. Beras medium II turun Rp400 atau 2,44 persen menjadi Rp16.000 per kilogram.
Harga beras kualitas super I turun Rp50 atau 0,28 persen menjadi Rp17.850 per kilogram. Sementara beras super II turun Rp550 atau 3,18 persen menjadi Rp16.750 per kilogram.
Pada komoditas protein hewani, harga daging sapi mengalami penurunan.
Daging sapi kualitas 1 turun Rp5.700 atau 3,74 persen menjadi Rp146.900 per kilogram. Kemudian daging sapi kualitas 2 turun Rp2.950 atau 2,06 persen menjadi Rp140.350 per kilogram.
Harga daging ayam ras segar juga turun Rp250 atau 0,59 persen menjadi Rp41.950 per kilogram.
Sementara harga telur ayam ras segar turun Rp100 atau 0,33 persen menjadi Rp29.950 per kilogram.
Kenaikan harga juga terjadi pada seluruh jenis minyak goreng yang tercantum dalam pantauan. Minyak goreng curah naik Rp650 atau 3,18 persen menjadi Rp21.100 per kilogram. Minyak goreng kemasan bermerek 1 naik Rp1.800 atau 7,41 persen menjadi Rp26.100 per kilogram.
Kemudian minyak goreng kemasan bermerek 2 naik Rp1.350 atau 5,74 persen menjadi Rp24.850 per kilogram.
Untuk komoditas gula, harga gula pasir premium naik Rp300 atau 1,48 persen menjadi Rp20.600 per kilogram. Sedangkan gula pasir lokal turun Rp50 atau 0,26 persen menjadi Rp19.100 per kilogram.
Harga bawang merah ukuran sedang turun Rp300 atau 0,80 persen menjadi Rp37.100 per kilogram. Bawang putih ukuran sedang juga turun Rp300 atau 0,77 persen menjadi Rp38.800 per kilogram.